Keren! Pulau Komodo Jadi Lokasi Syuting Film Thailand

Pulau Komodo (Foto: Shutterstock)
DESTINATION  |  3 Januari 2018 12:09

Bukan film biasa, film yang bakal mengambil lokasi di Pulau Komodo ini dibintangi oleh artis-artis Thailand yang namanya sudah sangat populer.

Reporter : Puri Yuanita

Dream - Angin segar kembali menerpa pariwisata Pulau Komodo di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Keindahan alamnya akan terpapar jelas lewat film 'Lover Over' besutan Nation Pictures dan Tech Thailand.

" Pulau Komodo sudah oke. Kita mulai syuting bulan April 2018. Yang pasti kita ingin mengangkat Pulau Komodo ke dunia," kata Delon Tio, Co-Produser film 'Lover Over', dikutip dari keterangan pers tertulis, Rabu 3 Januari 2018.

Film yang akan dirilis bulan Agustus tersebut dijamin paten. Sederet nama besar dunia perfilman akan tampil di dalamnya. Empat karakter utamanya akan diperankan oleh Mario Maurer, Kan Kanthathavorn, Pramote Pathan dan Isara Kitnichee. Sutradaranya juga nggak main-main. Panjapong Kongkanoy sang sutradara film 'Shambala' (2012) didaulat " menukangi" film tersebut. Di bangku produser akan ada Akarapol Techaratanaprasert, pria di balik sukses 'Crazy Little Thing Called Love' dan 'Ong Bak 2'.

" Kami all out. Filmnya pasti keren. Makanya wajar deretan nama besar dihadirkan di film ini," ujar Delon.

Ceritanya juga unik. Dijamin nggak bikin bosan. Akan ada banyak hal tak terduga yang bakal mengiringi film tersebut.

" Ceritanya sangat istimewa. Joe yang baru dipecat dari pekerjaannya punya impian untuk jadi Youtuber terkenal. Makanya dia ingin mendokumentasikan kejadian-kejadian tidak terduga dalam perjalanan mereka menelusuri negara-negara ASEAN," pungkas Delon.

Bukan kali ini saja keindahan alam Indonesia diangkat ke dalam film produksi asing. Bahkan produsen film Hollywood ikut melirik Indonesia sebagai lokasi syuting film mereka. Film 'Eat, Pray, Love' adalah milestone keseriusan Hollywood menampilkan Indonesia dalam layar perak.

Setelah itu, satu persatu film Hollywood bermunculan syuting di Tanah Air seperti 'The Philosopher (After the Dark)' yang mempopulerkan Candi Prambanan dan 'Java Heat' di 2013 . Ada juga film Indonesia yang sukses di Hollywood seperti 'The Raid 2' yang mengangkat Benteng van Der Wijck Kebumen.

Menpar Arief Yahya menyambut gembira hal ini. Dia jadi makin yakin, pamor Pulau Komodo akan tambah berkibar di level dunia.

" Thailand punya Pulau James Bond, gara-gara syuting filmnya di Koh Ping Ghan. New Zealand juga ngetop setelah film 'The Lord of the Rings', menggunakan lokasi di sana 2012-2014. Julia Robert dengan 'Eat, Pray, Love' di Bali. Siapa tahu Pulau Komodo bisa ikut ngetop setelah film ini," kata Menpar Arief Yahya.

Baginya, hubungan mesra film dan destinasi wisata Indonesia tidak akan berhenti sampai di sini. Pertama, Indonesia tidak pernah kehabisan destinasi indah untuk dijelajahi. Kedua, insan film tidak pernah kehabisan kreativitas untuk menuangkan keindahan destinasi itu ke dalam film mereka.

" Jangan lupa, Labuan Bajo sudah menjadi destinasi snorkeling nomor dua terbaik di dunia, setelah Raja Ampat, versi CNN Internasional tahun 2015. Di sana juga ada manta point, ada komodo, si kadal raksasa. Sangat keren. Ini pasti sangat menguntungkan satu sama lain," kata Arief Yahya.

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Terungkap, Ini Harga Cicilan Apartemen Nikita Mirzani
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :