Bonjeruk, Sudut Belanda di Pedalaman Lombok

Bangunan tua di Desa Bonjeruk, Lombok Tengah (Liputan6.com)
DESTINATION  |  28 Februari 2019 11:11

Desa ini menyimpan peninggalan sejarah berupa bangunan Belanda.

Reporter : Ahmad Baiquni

Dream - Menyebut Lombok, mungkin yang terlintas dalam pikiran kita adalah pantai indah dengan air jernih dan pasir putih. Atau persawahan menghijau di lereng gunung.

Jikapun menggelar traveling budaya dan sejarah, kita kerap disuguhkan suasana di kampung adat dengan Baruga sebagai ikon. Beruga adalah bangunan yang berfungsi sebagai lumbung padi di atas sekaligus tempat bersantai di bawahnya.

Padahal, Lombok juga menyimpan jejak kolonialisme. Pulau ini pernah menjadi salah satu daerah kekuasaan Hindia Belanda.

Jejak tersebut dapat ditemukan di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Ada beberapa bangunan dengan desain art deco peninggalan Belanda.

 Bangunan tua di Bonjeruk Lombok

Desa Bonjeruk sendiri pernah menjadi pusat administrasi kolonial. Tidak mengherankan jika terdapat beberapa bangunan bergaya Eropa di desa tersebut.

Salah satu bangunan tersebut yaitu gapura berwarna krem. Terdapat tulisan 'Bondjeroek den 10 mei' dengan angka tahun 1933. Bangunan ini didirikan pada 1933, sebagai gerbang masuk menuju komplek perumahan era Belanda.

Tidak jauh dari bangunan itu, berdiri Masjid Raden Nunu Unas. Masjid ini juga menggunakan gaya arsitektur art deco lantaran dibangun sejak zaman Belanda.

 Bonjeruk

Keberadaan bangunan peninggalan Belanda tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi Desa Bonjeruk. Sebagai tujuan wisata, desa ini menghadirkan perpaduan sejarah dengan budaya yang kental sekaligus pemandangan alam yang asri.

Ini karena posisi Bonjeruk yang merupakan kawasan permukiman dikelilingi area persawahan. Kamu dapat merasakan suasana yang tenang dan hangat jika berkunjung ke desa ini.

Sumber: Liputan6.com

Bukan Pertama Kali, Ini Deretan Kebrutalan Anjing Milik Bima Aryo
Join Dream.co.id
Anda Perlu Tahu :
Kocak Abis, Gaya Barbie Kumalasari Ngomong Bahasa Inggris
Komentar Anda :
Jangan Lewatkan :