Bali Akan Jadi Destinasi Bagi Para Pengembara Digital Mancanegara

Destination | Senin, 14 September 2020 11:10
Bali Akan Jadi Destinasi Bagi Para Pengembara Digital Mancanegara

Reporter : Arini Saadah

Digital nomad adalah istilah bagi orang-orang yang tidak menetap di satu tempat untuk bekerja.

Dream – Mungkinkah Indonesia menjadi salah satu destinasi bagi para digital nomad? Wisatawan mancanegara yang masih berada di Bali tidak semata-mata karena dampak pandemi, tetapi juga karena mereka memilih untuk tetap tinggal sebagai digital nomad.

Digital nomad adalah istilah bagi orang-orang yang tidak menetap di satu tempat untuk bekerja. Mereka bekerja sekaligus traveling pada saat yang sama dengan mengandalkan teknologi digital.

Biasanya digital nomad adalah pekerja kreatif yang tidak terlalu membutuhkan kehadiran fisik di tempat kerjanya.

Dengan bekal visa digital nomad, mereka bisa menetap di negara yang diinginkan dengan visa perpanjangan hingga dua kali lipat. Jadi bisa menetap lebih lama karena pertimbangan pandemi, yang mana tidak boleh keluar masuk suatu negara dengan seenaknya.

2 dari 5 halaman

Kumpulkan Petisi ke Presiden

Sekelompok pekerja lepas di Bali dan pengusaha mencoba menjadikan Bali sebagai salah satu destinasi bagi para digital nomad. Mereka berusaha melakukan advokasi supaya pemerintah Indonesia mau membuat visa digital nomad.

Sebab negara-negara lain sudah mulai memperkenalkan program visa digital nomad baru sebagai reaksi terhadap pandemi.

“ Kami membuat petisi untuk pembuatan visa digital nomad untuk diberikan kepada Presiden Indonesia Joko Widodo,” ucap Olumide Gbenro, pendiri agensi pemasaran media sosial yang beroperasi di Bali.

Petisi yang dibuat berhasil ditandatangani oleh lebih dari dua ribu orang pemegang digital nomad. Tentu hal ini menjadi daya tarik untuk ditinjau lebih lanjut oleh Pemerintah Indonesia.

“ Kami telah bekerja sama dengan Lembaga-lembaga yang menjadi mitra publik dan swasta. Fokus utamanya adalah mendorong petisi itu mencapai 10 ribu tanda tangan,” tambahnya.

3 dari 5 halaman

Mendorong Diciptakannya Visa Digital Nomad

Olumide bersama dengan para pengembara digital lainnya beserta penduduk lokal yang mencakup pengacara dan dosen universitas mengadakan pertemuan dengan pemerintah untuk membahas manfaat visa digital nomad.

Visa digital nomad ini akan memungkinkan orang asing untuk bekerja sekaligus liburan di negara tujuan. Mereka meminta visa jangka panjang dengan minimal waktu satu tahun menetap.

Indonesia, khususnya Bali, selama ini menjadi destinasi bagi para wisatawan mancanegara. Namun kebijakan visa yang tidak ramah membuat banyak pekerja jarak jauh dan pekerja lepas menjalani hidup semi-ilegal di Indonesia.

4 dari 5 halaman

Bali, Tempat Terbaik Para Traveller

Janet Newenham, seorang pendiri blog travel Journalist on the Run yang pernah tinggal di Bali selama empat tahun terakhir, mengatakan Bali adalah tempat bagi pengembara digital yang paling baik.

“ Menurut saya kualitas hidup di Bali tidak ada bandingannya dengan tempat lain. Kita bisa mendapatkan kolam renang dengan fasilitas luar biasa, menyewa sepeda motor, makan di luar setiap hari dengan harga yang terjangkau daripada di apartemen saya di Dublin. Bali sangat ramah bagi para wisatawan dengan kafe yang menyediakan WIFI cepat dan meeting room yang ada di seluruh pulau, terutama di Canggu dan Ubud,” jelasnya.

 

5 dari 5 halaman

Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Wahyu Taufik, advokat yang bekerjasama dengan Olumide dalam petisi tersebut mengatakan bagaimana visa digital nomad ini sangat bermanfaat bagi pengembara asing sekaligus pengusaha lokal.

Ia ingin mewujudkan kesadaran potensi di Bali untuk mengembalikan kerugiannya akibat Covid-19 dengan mengadakan visa digital nomad baru.

“ Harus ada jalan tengah di mana digital nomad bisa secara legal menyumbang pendapatan ekonomi lokal. Kami berharap dengan adanya visa ini, kami bisa mendatangkan lebih banyak kunjungan wisatawan asing untuk meningkatkan sektor pariwisata,” jelas Wahyu.

(Beq, Sumber: Lonely Planet)

Join Dream.co.id