10 Destinasi Keren Surakarta, dari Kuliner hingga Instagramable

Destination | Selasa, 1 Oktober 2019 14:33

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Tak jauh dari Yogyakarta, Surakarta atau Solo juga menawarkan nuansa budaya Jawa yang eksotis.

Dream - Surakarta, kota yang turut berperan dalam sejarah kebudayaan Jawa. Kota yang akrab dengan nama Solo ini merupakan salah satu pusat peradaban Jawa selain Yogyakarta. 

Surakarta punya banyak sekali tempat menarik untuk dikunjungi. Butuh yang Instagramable? Ada banyak tempat yang bakal memuaskan hasratmu. 

Wisata di Surakarta meliputi berbagai bidang. Mulai sejarah, religi, hingga kulinernya yang terkenal menggugah selera. 

Kebudayaan Jawa di Solo juga masih kental. Masih banyak pagelaran seni kebudayaan wayang yang digelar oleh komunitas seni. Pengrajin batik, blangkon dan wayang kulit, masih subur di Solo, membuat wisata Solo tak pernah sepi.

Bagi Sahabat Dream yang berencana berlibur ke Solo, jangan lewatkan tempat wisata Solo berikut ini ya. Dijamin akan membuat liburan kalian di Solo semakin berkesan dan bikin ketagihan.

10 Destinasi Keren Surakarta, dari Kuliner hingga Instagramable
Sumber: Shutterstock
2 dari 6 halaman

Tengkleng dan Nasi Liwet

Masakan Surakarta terkenal dengan cita rasanya yang manis. Tetapi, dua menu ini berbeda lantaran menawarkan rasa kaya karena bumbu rempah yang melimpah. 

Tengkleng Klewer

Salah satu kuliner Solo yang wajib dicoba adalah tengkleng. Makanan satu ini terbuat dari tulang kambing yang ditumis dengan bumbu rempah dan cabai.

Cita rasanya sangat khas dan bikin ketagihan. Salah satu tempat makan tengkleng terkenal di Solo adalah Tengkleng Klewer Bu Edi, berlokasi di Kawasan Pasar Klewer.

Nasi Liwet

 Wisata Solo© https://travelingyuk.com/nasi-liwet-solo/72339/?utm_source=travelingyuk.com&utm_medium=Nasi%20Liwet%

Tak kalah menggoda, Nasi Liwet memiliki cita rasa yang unik. Menu ini terdiri dari nasi berbumbu yang disajikan bersama sayur labu siam bumbu pedas, suwiran ayam, dan kuah santan khas.

Tidak hanya unggul di rasa, harga dua makanan khas Solo ini sangat terjangkau. Satu porsi tengkleng ditawarkan dengan harga mulai Rp30 ribu. Sedangkan satu porsi nasi liwet bisa dinikmati dengan harga mulai dari Rp15 ribu.

3 dari 6 halaman

Selat Solo dan Timlo

Selain dua kuliner di atas, Solo masih punya kuliner yang tak kalah sedapnya. Seperti Selat Solo dan Timlo Solo yang segar. Dua makanan ini berupa sup dengan isian dan bumbu kuah yang unik.

Selat Solo

Selat Solo diadaptasi dari menu Belanda yang disesuaikan dengan gaya Solo. Makanan ini terdiri dari potongan daging, kentang, timun, wortel, telur rebus, selada, dan saus khas dengan kuah berwarna coklat pekat yang manis.

Salah satu warung Selat Solo yang terkenal ialah Selat Solo Mbak Lies dan Selat Viens. Selat Solo juga akan memanjakan dompet, karena harganya sangat terjangkau. Satu porsi Selat Solo biasa dihargai Rp10-Rp15 ribu.

Timlo Solo

 Wisata Solo© Travelingyuk.com

Satu lagi kuliner khas Solo yang tak boleh ketinggalan, yaitu Timlo. Hampir sama dengan sup, berkuah dan berisi sayuran.

Bedanya, isian Timlo tidak sepenuhnya sayur. Umumnya dalam satu mangkok Timlo diisi oleh mie bihun putih, potongan jamur kuping, telur rebus, wortel, dan daun bawang.

4 dari 6 halaman

Pasar Triwindu dan Pasar Gede

Puas menikmati kelezatan kuliner Solo, saatnya jalan-jalan menyusuri setiap sudut kota yang asri dan mencari spot foto instagramable. Di Solo, ada beberapa tempat favorit bagi wisatawan untuk berfoto.

Pasar Triwindu

Pasar yang menjual barang-barang antik ini selalu menggoda. Suasana tempat ini menarik untuk diabadikan gambar setiap sudutnya.

Pasar yang dibangun oleh Raja Mangkunegaran, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya Mangkunegara VII pada 1939 ini mempunyai keunikan tersendiri. Lokasi pasar ini sangat strategis, cukup dengan berjalan kaki dari Jalan Utama Slamet Riyadi ke arah Istana Mangkunegaran.

Pasar Gede

 Wisata Solo© Indonesia Kaya

Berbeda dengan Pasar Triwindu, Pasar Gede menjual berbagai kebutuhan sehari-hari mulai dari sayur hingga buah-buahan. Pasar ini sudah ada sejak berdirinya Kraton Kasunanan Surakarta.

Yang membuat pasar ini unik adalah lokasinya di tengah kota dan bangunannya yang masih mempertahankan gaya lama. Selain bisa berbelanja, wisatawan bisa berfoto di bangunan pasar yang unik.

5 dari 6 halaman

Kraton Kasunanan dan Mangkunegaran

Tak jauh dari lokasi ke dua pasar tersebut, ada pusat pemerintahan Jawa zaman kerajaan, Kraton Kasunanan Surakarta dan Mangkunegaran. Keduanya kerajaan ini masih bersaudara, dan memiliki keunikan tersendiri.

Kraton Kasunanan Surakarta

 Wisata Solo© @kraton_solo


Sebelum terpecah, Surakarta dan Yogyakarta merupakan kekuasaan Kerajaan Mataram Islam. Karena konflik internal, Mataram Islam runtuh dan berganti dengan Kasunanan Surakarta serta Kasultanan Yogyakarta.

Dua kraton memiliki banyak kesamaan dari segi bangunan. Sama-sama kental dengan gaya arsitektur Jawa yang dipadu dengan gaya Eropa.

Sama dengan Kraton Yogyakarta, Kraton Surakarta yang terletak di tengah Kota Solo ini bisa dikunjungi wisatawan umum. Di dalam kraton terdapat museum berisi peninggalan kraton, foto raja-raja, dan kediaman keluarga kerajaan. Untuk masuk ke Museum Kraton, wisatawan lokal dikenai biaya sebesar Rp10-Rp15 ribu.

Kraton Mangkunegaran

Setelah terbelah dengan Yogyakarta, Kraton Kasunanan Surakarta kembali mengalami perpecahan. Kondisi tersebut membuat Kraton Surakarta terbagi menjadi dua, Kraton Kasunanan Surakarta dan Kraton Mangkunegaran. Wilayah kekuasaan kedua kraton ini sangat dekat, hanya berjarak kurang dari 5 kilometer saja.

Sama seperti Kraton Kasunanan Surakarta, Mangkunegaran juga dibuka untuk umum. Di dalamnya tersimpan peninggalan keluarga kerajaan dan sebagian bangunan masih digunakan oleh keluarga kerajaan.

6 dari 6 halaman

De Tjolomadoe dan Heritage Palace

Tidak hanya bangunan kraton saja yang menarik, di Solo ada beberapa bangunan bekas pabrik zaman kolonial yang disulap menjadi tempat wisata unik dan instagramable. Di antaranya De Tjolomadoe di Kecamatan Colomadu dan Heritage Palace di Kecamatan Kartasura.

De Tjolomadoe

Bangunan ini dulunya adalah pabrik gula. Warga sekitar kerap menyebutnya sebagai Pabrik Gula Colomadu. Lama terbengkalai, pemilik serta pemerintah merenovasi bangunan bekas pabrik ini jadi museum yang instagramable.

Gaya arsitektur khas Eropa sangat terasa. Saat masuk ke dalam bangunan, masih terdapat peralatan pengolah tebu. Peralatan ini dirapikan dan ditata sedemikian rupa sehingga menghasilkan latar yang cocok untuk berfoto.

Heritage Palace

 Wisata Solo© @theheritagepalace


Tak jauh dari De Tjolomadoe, terdapat bangunan bekas pabrik tembakau yang juga disulap menjadi tempat wisata Instagramable. Dulunya, bekas pabrik ini terkenal dengan cerita horornya karena kondisi bangunan yang tua dan sudah tidak digunakan lagi.

Kini, bangunan ini diubah bak istana Eropa yang dijamin bikin fotomu terasa seperti sedang berlibur ke Eropa.

Sumber: Indonesia Kaya dan beberapa sumber lainnya.

Join Dream.co.id