Hindari 7 Menu Makanan Agar Liburan Tak Terganggu Sakit Perut

Community-travel | Jumat, 30 Agustus 2019 15:05
{IMAGE_NORMAL}

Reporter : Siwi Nur Wakhidah

Sakit perut saat liburan jadi pengalaman yang sangat menjengkelkan.

Dream- Ketika liburan, tubuh harus beradaptasi dengan kegiatan baru yang berbeda dengan rutinitas biasanya. Terkadang, cara beradaptasi tubuh diwujudkan berupa rasa sakit perut.

Supaya risiko sakit perut menurun, kita harus memperhatikan makanan yang kita konsumsi.

Terkadang liburan dijadikan sebagai pelampiasan untuk mengonsumsi semua makanan yang diinginkan. Namun, justru inilah yang dapat menyebabkan perut menjadi bermasalah dan merusak liburan yang sudah direncanakan jauh-jauh hari.

Untuk mencegah terjadinya gangguan pencernaan saat liburan, coba hindari beberapa menu makanan peningkat risiko sakit perut berikut ini.

{IMAGE_PAGING}
2 dari 8 halaman

Menu Makanan dari Kerang Mentah

Menghabiskan liburan di daerah pesisir, tak lengkap rasanya kalau tidak mencoba berbagai menu makanan laut. Kita bisa saja mencicipi ikan laut bakar, udang goreng, atau cumi asam manis, tapi usahakan untuk menghindari kerang kerang mentah.

Segela jenis makanan bercangkang dari laut sebaiknya dihindari, seperti yang disampaikan oleh Elizabeth Ward, Ahli Diet di Boston, yang mengatakan bahwa kerang mentah meningkatkan risiko vibriosis yang bisa berakibat pada kematian.

3 dari 8 halaman

Menu Makanan dari Melon

Selain kerang mentah, buah melon juga sebaiknya dihindari saat berlibur karena dapat menyebabkan sakit perut. Kulit buah melon yang mengandung E. Coli dan apabila disimpan pada suhu tertentu, dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang dapat menyebabkan tubuh sakit.

Tidak hanya itu, menu makanan dari buah melon yang tidak disimpan dengan baik dapat menyebabkan bakteri dan virus seperti salmonella dan noroviruss berkembang dan menyebar dalam tubuh. Lebih baik mengonsumsi lemon ketika berada di rumah dan dalam keadaan segar tanpa harus disimpan terlebih dahulu.

4 dari 8 halaman

Menu Makanan dari Kecambah

Salah satu jenis kecambah yang kerang digunakan sebagai tambahan makanan di sandwich atau salad, yaitu kecambah alfalfa sebaiknya juga dihindari saat liburan. Terlebih saat kita makan di restoran atau tempat asing.

Pengolahan kecambah yang salah, dapat menyebabkan bakteri dan mikroba tumbuh subur di dalamnya. Salah satunya salmonella, listeria, dan E. Coli. Terutama kecambah yang disimpan di suhu yang panas dan lembab. Untuk menghindari sakit perut saat liburan lebih baik hindari menu makanan yang menggunakan kecambah.

5 dari 8 halaman

Menu Makanan dari Bush Meat

Bush meat atau daging yang berasal dari hewan liar, juga masuk dalam daftar menu makanan yang sebaiknya dihindari saat berlibur. Jenis daging ini biasa kita temui ketika berlibur ke daerah tertentu, seperti kawasan daerah adat atau daerah pedalaman.

Daging hewan yang jarang kita temukan, seperti daging rusa, kuda, dan hewan lain, biasanya dimanfaatkan oleh penduduk setempat untuk bahan makanan. Bagi kita yang tidak terbiasa dengan menu makanan dari bush meat, bisa menyebabkan sakit perut, bahayanya lagi tubuh bisa terkontaminasi penyakit endemik yang berbahaya.

6 dari 8 halaman

Menu Makanan dari Sayuran Mentah

Menu makanan selanjutnya yang harus dihindari saat liburan ialah menu makanan yang berasal dari sayuran mentah. Saat liburan, terkadang kita ingin mencoba menu baru yang menyehatkan seperti salad. Namun, memilih salad sebagai menu makanan saat liburan lebih baik dihindari.

Sayuran mentah yang digunakan untuk membuat salad di tempat asing, bisa membuat perut sakit. Menu makanan ini juga berlaku untuk burger atau hotdog yang menggunakan selada dan tomat mentah. Inilah faktor utama yang menyebabkan perut mulas saat selesai memakan hotdog atau burger.

7 dari 8 halaman

Menu Makanan Sushi

Sama seperti halnya menu makanan dari kerang mentah, makanan khas jepang ini umumnya dibuat dari makanan laut yang masih mentah. Bagi yang tidak terbiasa dengan sushi, dan mencoba sushi saat liburan, dapat meningkatkan risiko sakit perut.

Pengolahan makanan laut yang tidak tepat dapat menyebabkan tubuh orang yang mengonsumsinya terinfeksi bakteri atau parasit yang terbawa dari daging ikan mentah. Untuk mengatasi sakit perut karena sushi, lebih baik kita memilih restoran sushi yang terpercaya akan jaminan kebersihan dan pengolahannya.

8 dari 8 halaman

Menu Makanan dari Es Balok

Siapa sangka ternyata es balok juga dapat menyebabkan sakit perut saat liburan. Yang menyebabkan es balok masuk daftar menu makanan yang harus dihindari saat liburan ialah karena penggunaan air saat pembuatan es di tempat wisata yang tidak kita tahu kebersihannya.

Dikutip dari Reader’s Digest, 30-70 persen wisatawan mengalami diare saat liburan, dan salah satu penyebabnya ialah konsumsi es balok.

Pembuatan es balok yang menggunakan air yang tidak matang dapat membuat bakteri E. Coli berkembang pesat, dan menyebabkan orang yang mengonsumsinya mengalami sakit perut.

Yang perlu diperhatikan dalam memilih makanan saat liburan ialah kebersihannya. Hal ini wajib dilakukan apabila tidak ingin mengalami sakit perut selama menikmati liburan di tempat asing.

Sumber: Reader’s Digest

Join Dream.co.id