Tips Sukses Rapat Virtual

Techno | Selasa, 4 Mei 2021 06:45
Tips Sukses Rapat Virtual

Reporter :

Apa sih COLAB itu?

Dream - Pandemi COVID-19 telah mengubah pola kehidupan sosial yang sudah kita miliki sejak lama. Hampir semua kegiatan sosial, termasuk urusan kerja yang mengharuskan untuk menghadiri rapat pun terganggu.

Tapi di balik bencana tersebut, kemajuan teknologi berhasil memberikan solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Rapat saat ini bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun kita berada tanpa harus berada di satu lokasi tertentu melalui platform rapat virtual.

“ Tapi masih banyak yang tidak sadar kalau ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan ketika melakukan rapat virtual. Salah satunya perihal teknis yang bisa memengaruhi jalannya rapat,” kata Regional Product Marketing Manager APAC Jabra, Ling Lu, dalam keterangannya pada Senin 3 Mei 2021.

Lu mengatakan, rapat virtual tetap merupakan kegiatan formal sebagai pekerja setiap individu yang menghadirinya. Karena itu, perlu bagi masyarakat untuk bisa memberikan impresi profesionalisme untuk memberi kesan baik untuk rekan dan mitra kerja.

“ Kami punya lima tips sukses yang kami namai COLAB,” ujar Lu. COLAB adalah singkatan dari Camera, Ourselves, Lighting, Audio, dan Background.

Berikut paparan dari COLAB yang dimaksud Lu:

2 dari 7 halaman

1. C untuk Camera

Pilihan tidak mengaktifkan kamera saat rapat virtual memang disenangi banyak orang. Namun ternyata jika kita mengaktifkan kamera sepanjang rapat, dapat memberikan impresi positif untuk peserta lainnya.

Mengaktifkan kamera menandakan bahwa kita menghadiri rapat secara serius.

 Ilustrasi
© Shutterstock

Sebenarnya bukan berarti jika kita mematikan kamera menandakan tidak menghadiri rapat secara penuh. Tapi dengan menampilkan video, kita lebih menunjukkan sikap profesionalis dan penghargaan pada si lawan bicara.

Apalagi jika membiasakan untuk menatap langsung lensa kamera di perangkat kita. Meski terasa aneh ketika dilakukan, melihat lensa kamera memberikan tatapan kontak mata secara langsung kepada peserta rapat yang sedang berbicara.

Hal tersebut sudah dikonfirmasi dalam riset Hiatanen J.O, Peltota M.J, Hiatanen J.K dalam Psychophysiological responses to eye contract in a live interaction and in video call tahun 2020, tatapan mata virtual juga memberikan efek yang sama dengan tatapan mata langsung di dunia nyata.

3 dari 7 halaman

Sebagai penyedia perangkat audio visual khusus ritel dan enterprise, Jabra membagikan beberapa tip tambahan optimalisasi kamera yang bisa mendukung jalannya rapat-rapat virtual para pekerja:

• Posisikan kamera sejajar dengan mata. Hindari posisi yang terlalu ke bawah ataupun terlalu ke atas. Biasanya dengan meletakkan kamera di sisi atas monitor. Jika dengan laptop, bisa gunakan penopang tambahan agar kamera sejajar.

• Duduk pada posisi tengah layar. Dekatkan kamera hingga setidaknya wajah memenuhi 50% layar dengan menyisakan sedikit ruang kosong di atas kepala kita.

• Jika menatap lensa kamera sulit dilakukan, letakan konten materi rapat di sebelah lensa kamera untuk tetap bisa mempertahankan atensi tatapan kita kepada peserta rapat.

• Jika terdapat isu koneksi internet, matikan incoming video stream. Hal ini tidak akan mengganggu koneksi internet peserta lainnya.

• Gunakan perangkat keras kamera yang mumpuni seperti yang dimiliki Jabra untuk bisa memberikan gambar nyata layaknya menghadiri rapat offline.

4 dari 7 halaman

2. O untuk Ourselves (Tampilan diri)

Dalam kondisi professional, tampilan diri sangatlah penting. Karena itu, kita perlu menjaga penampilan kita dengan baik. Beberapa hal untuk diperhatikan:

• Pakaian: Gunakan pakaian sopan dan formal. Jika perlu berdandan dengan layak. Hindari penggunaan pakaian yang senada dengan warna background, seperti pakaian putih dengan dinding putih, atau pakaian warna hitam dengan dinding gelap.

Penggunaan pakaian yang terlalu berwarna-warni juga berisiko mengaburkan tampilan gambar kita di layar.

• Postur dan gestur: Duduk tegak dan minimalisir gerakan badan. Setiap pergerakan tubuh bisa menarik perhatian peserta rapat lainnya.

• Atensi: 57% orang yang melakukan rapat virtual mudah terdistraksi oleh notifikasi telepon selularnya seperti email, percakapan, dan panggilan yang masuk. Belum lagi terhadap situasi sekitarnya.

Memberi perhatian penuh akan sangat membantu kita untuk membangun koneksi dengan peserta rapat.

5 dari 7 halaman

3. L untuk Lighting (Pencahayaan)

Refleksi kamera sangat tergantung pada cahaya. Semakin bagus pencahayaan, akan mendongkrak penampilan kita ketika menghadiri rapat. Karena itu, bisa dipertimbangkan untuk memiliki beberapa hal ini:

• Pencahayaan tambahan: Ketika berbicara dalam rapat, semua perhatian akan tertuju kepada kita. Jika begitu tentunya kita perlu memastikan tampilan yang optimal di kamera.

Banyak orang terlihat lebih gelap di video karena lampu ruangan yang terletak di atas. Adanya sumber pencahayaan tambahan dari arah muka akan memberi kilau wajah secara optimal.

• Manfaatkan cahaya alami: Menyediakan perangkat pencahayaan tambahan bisa sedikit merepotkan. Untuk mengatasinya, kita bisa manfaatkan cahaya alam, seperti melakukan rapat dekat jendela.

• Pencahayaan ringan: Ada kalanya, kita hanya membutuhkan cahaya dengan intensitas ringan. Kita bisa menggunakan dinding sebagai peredam cahaya.

• Tiga titik pencahayaan: Trik pencahayaan ini dibutuhkan bagi profesional yang mengharuskan penampilan sempurna. Letakan tiga perangkat pencahayaan searah jarum jam 11.00 untuk pencahayaan utama, arah jam 12.00 untuk pencahayaan sekunder, dan arah jam 14.00 untuk pencahayaan ketiga.

6 dari 7 halaman

4. A untuk Audio (Suara)

Suara juga tidak kalah penting dalam setiap rapat. Menghindari adanya gangguan suara yang tidak diinginkan, serta menghasilkan suara yang optimal ketika kita berbicara dalam rapat sangat wajib dipenuhi.

• Pastikan tempat ketika sedang melakukan rapat virtual sepi dan bebas dari potensi gangguan suara seperti suara keramaian, anak kecil, hewan, kendaraan bermotor, aktivitas dapur, hingga televisi.

• Gunakan perangkat penghasil suara yang berkualitas dari Jabra yang bisa meredam sumber kebisingan dengan optimal.

7 dari 7 halaman

5. B untuk Background (Gambar Latar)

Gambar latar yang ditampilkan mencerminkan siapa dan karakteristik kita. Tidak perlu terlalu rumit untuk menyiapkannya. Tampilan citra yang sederhana dan rapi sudah cukup efektif. Beberapa persiapan yang diperlukan antara lain:

• Rumah akan menjadi ruang serba guna di masa pandemi. Jika sedang rapat virtual, hindari tertangkapnya citra peralatan kesehatan, perabotan yang tidak tertata rapih, hingga mainan anak-anak.

Jika ingin memanfaatkan perabotan rumah yang ada, tanaman hias bisa jadi solusi terbaik untuk ditampilkan.

• Jika anda ingin atau diharuskan menggunakan gambar latar virtual, kita perlu meletakkan diri di depan dinding polos berwarna putih agar tampilan visual gambar latar virtual yang dikehendaki optimal.

Berbagai tips di atas dapat dioptimalkan dengan ketersediaan perangkat kerja yang juga mumpuni.

“ Melalui produk dan teknologi Jabra, kami ingin para pengguna bisa meningkatkan perangkat komunikasi mereka agar dapat merasakan pengalaman kerja yang nyaman, konsentrasi optimal, dan kolaborasi lancar. Hal ini rasanya akan terus dibutuhkan, terlepas bagaimana masa depan lingkungan kerja atau kantor kita semua nantinya,” tambah Lu.

“ Terakhir, yang tidak kalah penting, jangan lupa untuk selalu tersenyum, karena Anda sedang live di kamera,” tutupnya.

Join Dream.co.id