Tiga Hari Magang di NASA, Pemuda Ini Temukan Planet Baru

Techno | Minggu, 12 Januari 2020 17:02
Tiga Hari Magang di NASA, Pemuda Ini Temukan Planet Baru

Reporter : Maulana Kautsar

Awalnya dikira gerhan.

Dream - Badan Antariksa dan Penerbangan Amerika Serikat (NASA) kembali menemukan planet baru. Uniknya, planet itu bukan ditemukan oleh ilmuwan NASA, melainkan lulusan sekolah menengah yang baru magang selama tiga hari.

Nama pemuda magang itu Wolf Cukier. Lulusan Sekolah Menengah Atas Scarsdale, New York, itu bergabung dengan Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Greenbelt, Maryland, sebagai pekerja magang musim panas.

Cukier bertugas meneliti variasi-variasi dalam kecerahan bintang yang ditangkap Satelit Transit Exoplanet Survei NASA (TESS) dan mengunggahnya ke proyek sains Planet Hunters TESS.

" Saya sedang melihat melalui data untuk semua yang telah ditandai oleh sukarelawan sebagai biner gerhana, sebuah sistem di mana dua bintang mengelilingi satu sama lain dan dari pandangan kami saling gerhana satu sama lain setiap orbit," kata Cukier, dikutip dari laman NASA, Jumat, 10 Januari 2020.

 

2 dari 6 halaman

Ukurannya

“ Sekitar tiga hari dalam masa magang, saya melihat sinyal dari sistem yang disebut TOI 1338. Awalnya saya pikir itu adalah gerhana bintang, tetapi salah. Ternyata itu sebuah planet,” kata dia.

TOI 1338 b, seperti yang sekarang disebut, adalah planet sirkumbiner pertama TESS, sebuah dunia yang mengorbit dengan dua bintang. Penemuan ini ditampilkan dalam diskusi panel pada hari Senin, 6 Januari 2020, dalam pertemuan Masyarakat Astronomi Amerika ke-235 di Honolulu.

Sebuah makalah, yang ditulis bersama Cukier bersama dengan para ilmuwan dari Goddard, Universitas Negeri San Diego, Universitas Chicago dan lembaga-lembaga lain, telah diserahkan ke jurnal ilmiah.

Sistem TOI 1338 terletak 1.300 tahun cahaya di konstelasi Pictor. Dua bintang saling mengorbit setiap 15 hari.

Satu bintang punya ukuran sekitar 10 persen lebih besar dari Matahari. Sementara yang lain lebih dingin, redup, dengan ukuran sepertiga massa Matahari.

TOI 1338 b adalah satu-satunya planet yang dikenal dalam sistem tata surya. Planet sekitar 6,9 kali lebih besar dari Bumi, atau antara ukuran Neptunus dan Saturnus. Planet ini mengorbit di bidang yang hampir persis sama dengan bintang-bintang, sehingga dia mengalami gerhana bintang biasa.

3 dari 6 halaman

Uni Eropa Luncurkan Teleskop Pencari Kehidupan Lain di Antariksa

Dream - Badan Antariksa Eropa (ESA) meluncurkan teleskop untuk berburu kehidupan di luar angkasa, CHEOPS, pada Rabu, 18 Desember 2019. CHEOPS digunakan untuk mengukur kepadatan, komposisi, dan besar planet di luar Tata Surya.

" CHEOPS berjarak 710 kilometer jauhnya, tepat di tempat yang kami inginkan, itu benar-benar sempurna," kata Didier Queloz, diakses dari Science Alert.

Queloz dan koleganya, Michel Mayor mengidentifikasi sebanyak 4.000 planet di luar Tata Surya. Planet pertama yang ditemukan 24 tahun lalu diidentifikasi dengan 51 Pegasi b.

Para ilmuwan hari ini memperkirakan ada sekitar 100 miliar galaksi di Semesta.

" Kami ingin melampaui statistik dan mempelajarinya secara rinci," ujar kepala misi, David Ehrenreich.

4 dari 6 halaman

Mencari Peluang Kehidupan

Para astronom tertarik mempelajari kelayakhunian dunia yang jauh. Upaya ini dilakukan bergantung pada kontur sebuah planet berbatu (lebih dekat dengan ukuran Bumi) atau berbentuk gas (lebih dekat dengan ukuran Uranus, Neptunus, Saturnus atau Jupiter).

" CHEOPS akan melakukan pengamatan presisi tinggi ukuran planet saat lewat di depan bintang inangnya," tulis ESA.

" Satelit ini akan fokus pada planet-planet di kisaran ukuran Bumi hingga Neptunus."

CHEOPS nantinya bakal melalui " metode transit" mengukur seberapa banyak bintang inang meredup ketika sebuah planet melintas di depan perspektif wahana itu.

5 dari 6 halaman

Kumpul di Area 51 Cari Bukti Makhluk Asing, Pemburu Alien Ini Malah Dapat...

Dream - Ratusan pecinta alien tak menggubris imbauan penegak hukum dan Angkatan Udara Amerika Serikat (AS). Mereka ngotot menyerbu Area 51 untuk membuktikan keberadaan alien.

Dilaporkan The Independent, para pecinta alien itu datang untuk merespon undangan di Facebook, Storm Area 51, They Can't Stop All of Us.

Diperkirakan tidak lebih dari 200 orang yang mengikuti kegiatan, yang akhirnya tak membuktikan keberadaan alien ini. Para penggemar alien meninggalkan area tersebut usai mendapat peringatan dari kepolisian.

Dua orang diamankan karena memasuki fasilitas perimeter keamanan di Nevada.

Undangan kegiatan ini ditutup setelah kecaman dari otoritas Amerika dan penduduk setempat. Warga dan polisi khawatir datangnya " bencana" jika kerumunan besar itu masuk turun ke daerah gurun yang keras.

6 dari 6 halaman

Bikin Sibuk Tentara

Undangan itu melahirkan festival-festival bertema alien di kota kecil Rachel di Nevada dan Hiko yang terdekat dengan situs militer.

Sheriff Daerah Lincoln, Kerry Lee memperkirakan sekitar 1.500 orang telah berkumpul di lokasi-lokasi festival dan mengatakan lebih dari 150 orang melakukan perjalanan besar.

Kelompok lain yang terdiri dari sekitar 40 orang berkumpul di Lembah Amargosa.

Militer telah mengeluarkan peringatan keras mengenai undangan kegiatan itu. Militer tak segan menggunakan `tindakan kekerasan` seandainya para peserta merangsek ke Daerah Uji dan Pelatihan Nevada. 

" Itu tanah publik," kata sheriff. " Mereka diizinkan pergi ke gerbang, selama mereka tidak melewati batas."

Join Dream.co.id