Setelah Bumi, Sekarang Sudah Ada Peta Bulan

Techno | Minggu, 26 April 2020 16:01

Reporter : Sugiono

Peta Bulan itu sangat berguna dalam perencanaan misi pendaratan manusia di sana.

Dream - Untuk pertama kalinya dalam sejarah, seluruh permukaan Bulan telah dipetakan dan geologinya diklasifikasikan.

Pencapaian besar-besaran di bidang astronomi ini membuka jalan bagi pendaratan di Bulan yang lebih aman di masa depan.

Para ilmuwan dari USGS Astrogeology Science Center, bekerja sama dengan NASA dan Lunar and Planetary Institute, telah menghasilkan 'Peta Geologi Bulan Terpadu'.

Setelah Bumi, Sekarang Sudah Ada Peta Bulan
Setelah Bumi, Sekarang Sudah Ada Peta Bulan. (Foto: Ilustrasi Bulan Freepik.com)
2 dari 6 halaman

Dibuat dalam Skala 1:5.000.000

Dibuat pada skala 1:5.000.000, keberhasilan ini menandai puncak dari kerja keras ketiga badan yang fokus di bidang angkasa luar itu selama puluhan tahun.

 Peta bulan dan klasifikasi geologisnya yang dibuat NASA dan USGS di AS.
© NASA/GSFC/USGS

" Orang-orang selalu terpesona oleh Bulan dan kapan kita bisa kembali," kata Jim Reilly, direktur USGS saat ini dan mantan astronot di NASA.

" Jadi, sungguh luar biasa melihat USGS menciptakan sumber daya yang dapat membantu NASA dengan rencana mereka untuk misi luar angkasa di masa depan," tambah Reilly.

3 dari 6 halaman

Menggunakan Data Lama dan Baru

Untuk melakukan pemetaan dan klasifikasi permukaan Bulan, peneliti USGS menggabungkan data lama dan baru. Sehingga dihasilkan deskripsi yang terpadu dari lapisan batuan di Bulan.

Untuk menandai era geologis yang berbeda di Bulan, peneliti USGS menggunakan warna yang berbeda pula. Misalnya, warna pink menunjukkan era Imbrian di Bulan.

Era Imbrian ini mendominasi permukaan Bulan yang menandai waktu di mana satelit alami Bumi itu dibombardir oleh asteroid dari luar angkasa.

4 dari 6 halaman

Manusia Kembali Mendarat di Bulan Tahun 2024

Perlu diketahui bahwa NASA saat ini sedang mempersiapkan misi pendaratan baru di Bulan.

Misi diperkirakan akan dimulai pada 2024 dan kemungkinan mengikutkan astronot wanita pertama yang berjalan di permukaan Bulan.

5 dari 6 halaman

Rusia Ciptakan Peta Bulan Tiga Dimensi

Sementara itu, Lembaga Penelitian Luar Angkasa Rusia sedang menciptakan peta Bulan dalam bentuk 3D untuk pertama kali dalam sejarah.

Peta berbentuk 3D ini untuk membantu pengintaian lokasi misi pendaratan di Bulan milik Rusia, Roscosmos, di masa depan.

Sumber: RT.com

6 dari 6 halaman

Lihat Videonya

Begini penampakan peta Bulan dan klasifikasi lapisan batuan yang menyusun permukaan satelit alami Bum ini.

Join Dream.co.id