Putri Pendiri Huawei Ditangkap Otoritas Kanada, Masalah Iran?

Techno | Selasa, 11 Desember 2018 16:15
Putri Pendiri Huawei Ditangkap Otoritas Kanada, Masalah Iran?

Reporter : Maulana Kautsar

Pemerintah China mendesak agar dibebaskan.

Dream - Meng Wangzhou, putri pendiri Huawei, Ren Zhengfei, ditangkap otoritas Kanada karena tuduhan melakukan penipuan. Fakta itu terkuak saat Meng menjalani sidang di pengadilan Kanada, Jumat 7 Desember 2018.

Menurut laman BBC, Meng yang menjabat Kepala Keuangan Huawei, juga dituduh melanggar sanksi Amerika Serikat terhadap Iran. Kondisi itu membuat Meng berpotensi diekstradiksi ke Negeri Paman Sam.

Berita penangkapan Meng mulai beredar ke publik sejak Sabtu 7 Desember 2018. Meng dibekuk di Vancouver, otoritas hukum Kanada memilih diam.

Laman BBC menyebut, Mahkamah Agung British Columbia telah mendapat informasi bahwa Meng menggunakan anak perusahaan Huawei, Skycom, untuk menghindarkan diri dari sanksi terhadap Iran antara 2009 dan 2014.

Meng diduga telah salah mengartikan Skycom sebagai perusahaan terpisah. Pengacara pemerintah Kanada mengatakan, Meng dituduh " bekerja sama untuk menipu beberapa lembaga keuangan." Jika tuduhan ini terbukti, Meng terancam pidana hingga 30 tahun di AS.

The Straits Time menyebut, atas peristiwa ini, Kementerian Luar Negeri China segera memanggil Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk negeri Tirai Bambu itu, Terry Branstad. Pemerintah China ingin mengetahui fakta-fakta penangkapan Meng.

Pertemuan tersebut sekaligus untuk menyampaikan tuntutan agar Meng dilepaskan. Wakil Menteri Luar Negeri China, Le Yucheng menuding AS telah meminta bantuan ke Kanada untuk menangkap Meng.

" China akan mengambil sikap lebih lanjut berdasarkan tindakan AS," kata Yucheng. Menurut Strait Times, teguran keras juga juga disampaikan China ke Duta Besar Kanada.

Terkait
Komentar
Beri Komentar
Ibu Negara Iriana Memperingati Hari Kartini di Solo
Join Dream.co.id
Deretan Artis yang Diprediksi Gagal Masuk DPR