Pengertian Ekosistem: Inilah Komponen Beserta Macam-macam Ekosistem

Techno | Jumat, 29 Mei 2020 05:00
Pengertian Ekosistem: Inilah Komponen Beserta Macam-macam Ekosistem

Reporter : Arini Saadah

Ekosistem sebagai suatu tatanan kesatuan yang secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup an saling memengaruhi.

Dream – Ekosistem adalah kesatuan fungsional antara mahluk hidup dengan lingkungannya yang di dalamnya terdapat hubungan dan interaksi sangat erat dan saling memengaruhi.

Kehidupan mahluk di bumi terdiri dari beberapa ekosistem. Dalam ekosistem tersebut kumpulan mahluk hidup saling mempertahankan diri dan berkaitan satu dengan yang lain.

Dalam ilmu biologi, dipelajari tentang interaksi antar mahluk hidup dan lingkungannya atau disebut dengan ekologi.

Ekologi berasal dari Bahasa Yunani, oikos yang berarti tempat tinggal, logos yang ebrarti ilmu pengetahuan.

Dilansir dari Edutore, berikut Dream akan mengulas penegrtian ekosistem beserta komponen dan macam-macamnya. Mari simak ulasannya di bawah ini.

2 dari 5 halaman

Pengertian Ekosistem: Hubungan Timbal Balik Tak Terpisahkan

 Ilustrasi© dictio.id

Pengertian ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem ini sebagai suatu tatanan kesatuan yang secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup an saling memengaruhi.

Ekosistem ini melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dan lingkungan fisik sehingga aliran energinya menuju oada suatu struktur biotik, dan terjadi siklus materi antara organisme dan anorganisme.

Matahari sebagai sumber dari semua energi, dalam ekosistem, organisme pada komunitas berkembang bersama-sama dengan lingkungan fisik sebagai suatu sistem. Organisme ini lau beradaptasi lagi dengan lingkungan fisik, sebaliknya organisme juga memengaruhi lingkungan fisik untuk kelangsungan hidup.

Pengertian ekosistem ini bermacam-macam menurut para ahli. Kita akan menyebut satu pengertian menurut Woodbury, ekosistem merupakan tatanan kesatuan secara kompleks di sebuah wilayah yang terdapat habitat, tumbuhan dan binatang.

Kondisi ini kemudian dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga semuanya dapat menjadi bagian mata rantai siklus materi serta aliran energi.

3 dari 5 halaman

Komponen Ekosistem: Biotik dan Abiotik

 Ilustrasi© Pixabay

Sebelumnya kita perlu mengetahui terlebih dahulu komponen ekosistem, yaitu bagian dari suatu ekosistem yang menyusun ekosistem ini sendiri sehingga terbentuk sebuah ekosistem. Ada dua komponen ekosistem dalam biang biologi ini yaitu, komponen biotik (hidup) dan komponen abiotic (tiak hidup). Setiap komponen memiliki anggota yang berbeda-beda. Yuk simak penjelasannya di bawah ini:

Komponen Biotik

Komponen biotik adalah komponen hidup. Biotik artinya ‘hidup’. Komponen biotik pada suatu ekosistem adalah makhluk hidup itu sendiri, sebab ekosistem tak akan pernah terbentuk tanpa adanya makhluk hidup di dalamnya.

Keberadaan makhluk hidup kemudian membentuk suatu mata rantai makanan dalam suatu ekosistem. Berikut ini contoh komponen biotik yang ada di lingkungan sekitar kita:

Organisme autrotof (produsen), yaitu sebagai produsen karena organisme ini mampu membuat makanannya sendiri, bahkan ia membuat makanan bagi organisme lain yang tinggal di ekosistem.

Produsen ini kemudian akan membuat makanan dengan menyerap senyawa serta zat-zat anorganik yang akan diubah menjadi senyawa organik melalui suatu proses yang dinamakan sebagai fotosintesis.

Organisme heterotrof (konsumen), yaitu memiliki sifat yang berbeda dengan organisme produsen. Organisme heterotrof ini akan memeroleh makanan dari organisme autrotof dan juga akan memakan sesame organisme hterotrof yang lain.

Organisme heterotrof ini merupakan organisme yang menggunakan bahan-bahan organic dari organisme lain yang digunakan sebagai sumber energi dan makanannya. Contoh organisme heterotrof adalah manusia dan hewan.

Organisme pengurai (dekomposer), yaitu organisme golongan terakhir dari komponen ekosistem biotik. Organisme pengurai atau decomposer ini adalah organisme yang mengurai sisa-sisa makhluk hidup yang telah mati. Pengurai adalah organisme yang bekerja merubah senyawa organic dari organisme yang telah mati menjadi senyawa anorganik melalui suatu proses yang disebut dekomposisi. Contoh organisme pengurai adalah ganggang, jamur, bakteri, cacing, dan lainnya.

4 dari 5 halaman

Ekosistem: Komponen Abiotik

 Ilustrasi© Pixabay

Selain komponen ekosistem biotik atau hidup, juga terdapat komponen tak hidup atau abiotik. Komponen abiotic adalah komponen yang terdiri dari benda-benda bukan makhlulk hidup tetapi ada di sekitar kita dan tentu saja juga memengaruhi kelangsungan hidup. Apa saja komponen abiotic di sekitar kita? Yuk kita ikuti penjelasannya di bawah ini:

Suhu, komponen suhu ini sangat berpengaruh pada perubahan suhu pada makhluk hidup, seperti mamalia dan burung sebagai makhluk hidup yang dapat mengatur sendiri suhu tubuh mereka.

Air, ketersediaan air di bumi menjadi pengaruh besar bagi kehidupan organisme. Contohnya organisme dapat beradaptasi dan bertahan hidup dengan memanfaatkan ketersediaan air yang berada di padang pasir.

Garam, di dalam suatu ekosistem, garam menjadi komponen yang oenting, karena berpengaruh pada keseimbangan air dalam organisme melalui proses osmosis. Contonhya, beberapa organisme terrestrial (darat) yang dapat beradaptasi pada lingkungan dan kandungan garamnya yang cukup tinggi.

Sinar matahari, Intensitas cahaya matahari sangat membantu proses fotosintesis, karena air mampu menyerap cahaya matahari sehingga proses fotosintesis dapat terjadi di sekitar permukaan matahari.

5 dari 5 halaman

Macam-Macam Ekosistem

 Ilustrasi© Pixabay

Terdapat tiga tipe ekosistem, yaitu ekosistem air, ekosistem darat, dan ekosistem buatan.

Macam ekosistem yang pertama adalah ekosistem air atau akuatik. Ekosistem air merupakan ekosistem yang komponen terbesarnya terdiri dari air. Seperti ekosistem air tawar, ekosistem air laut, ekosistem estuary, ekosistem pantai, ekosistem sungai, ekosistem terumbu karang, ekosistem laut dalam, dan ekosistem lamun (tumbuhan berbunga di lingkungan laut).

Ekosistem yang kedua adalah ekosistem darat atau terrestrial. Penentuan zona dalam ekosistem terrestrial ditentukan oleh temperature dan curah hujan. Ekosistem terrestrial dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Iklim sangat penting untuk menentukan mengapa suatu ekosistem terrestrial berada pada suatu tempat tertentu.

Beberapa ekosistem darat adalah: ekosistem tundra, ekosistem karst atau batu gamping, ekosistem hutan gugur, ekosistem taiga, ekosistem sabana, ekosistem padang rumput, dan ekosistem gurun pasir.

Ekosistem yang ketiga adalah ekosistem buatan, yaitu ekosistem yang diciptakan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem ini mendapat subsidi energi ari luar, tanaman, atau hewan peliharaan yang didominasi pengaruh manusia dan memiliki keanekaragaman rendah.

Contoh ekosistem buatan adalah: bendungan, hutan tanaman produksi (jati dan pinus), agroekosistem berupa sawah tadah hujan, sawah irigasi, perkebunan sawit, ekosistem pemukiman (kota dan desa), dan ekosistem ruang angkasa.

Itulah pengertian ekosistem beserta komponennya dan macam-macamnya. Semoga bermanfaat untuk Sahabat Dream!

Join Dream.co.id