Menohok! Mesir Jawab Cuitan Elon Musk yang Sebut Piramida Dibangun Alien

Techno | Rabu, 5 Agustus 2020 14:13
Menohok! Mesir Jawab Cuitan Elon Musk yang Sebut Piramida Dibangun Alien

Reporter : Arini Saadah

Elon Musk ditantang pemerintah Mesir untuk melihat sendiri Piramida.

Dream – Pernyataan Bos Tesla, Elon Musk, kembali membuat heboh masyarakat. Melalui akun Twitter, Elon Musk menyebut bahwa piramida yang ada di Mesir dibangun oleh Alien.

Selama ini Elon Musk memang dikenal sering melontarkan ujaran kontroversial di Twitter yang beberapa di antaranya tidak masuk akal. Cuitan Elon Musk pada 31 Juli 2020 itu membuat pemerintah Mesir merespons dengan jawaban menohok.

Pemerintah Mesir mengundang pengusaha teknologi Elon Musk untuk hadir di negaranya dan menyaksikan sendiri piramida. Pasalnya miliader itu menghebohkan warganet karena menyebut piramida dibangun oleh para alien.

Bos perusahaan pesawat luar angkasa SpaceX dalam cuitan di Twitternya tampak mendukung teori konspirasi yang meyakini bahwa alien terlibat dalam konstruksi piramida Mesir.

Aliens built the pyramids obv (Para Alien membangun piramida, tentu saja),” tulis Elon Musk di Twitter.

2 dari 4 halaman

Respon Pemerintah Mesir

Ilustrasi© twitter @RaniaAlMashat

Akibat cuitannya tersebut, pemerintah Mesir angkat bicara untuk merespons pernyataan konspirasi Elon Musk. Menteri Kerjasama Internasional Mesir, Rania al-Mashat, menanggapi cuitan itu di Twitter, menyebut bahwa dia mengikuti dan memuji karya Elon Musk.

Pemerintah Mesir tersebut mendesak Elon Musk untuk melihat secara langsung bagaimana pembangunan struktur Piramida yang disebutnya dibangun oleh Alien.

“ Saya mengikuti dan mengagumi karya anda. Saya mengundang anda dan SpaceX untuk melihat secara langsung tentang bagaimana piramida dibangun, dan juga untuk melihat makam-makam para pembangun piramida. Tuan Musk, kami menunggumu,” tulis Menteri Kerjasama Internasional, Rania al-Mashat.

3 dari 4 halaman

Bantahan Arkeolog

Ilustrasi© twitter @elonmusk

Kemudian Arkeolog Mesir, Zahi Hawass, juga angkat bicara menanggapi cuitan Elon Musk tersebut dalam sebuah video pendek dengan Bahasa Arab. Ia mengatakan bahwa pernyataan Elon Musk adalah “ halusinasi total”.

Ia menyebut ada bukti otentik yang mengatakan bahwa piramida dibangun oleh orang-orang Mesir Kuno. Ia telah menyaksikan sendiri makam orang-orang pendahulu yang membangun piramida tersebut.

Menurut para ahli makam-makam yang ditemukan pada tahun 1990-an menjadi bukti nyata bahwa struktur megah Piramida memang dibangun oleh orang-orang Mesir Kuno.

“ Saya menemukan makam para pembangun piramida yang memberi tahu semua orang bahwa pembangun Piramida adalahh orang-orang Mesir dan mereka bukan budak,” ujarnya.

4 dari 4 halaman

Perbaiki Pernyataan

Ilustrasi© twitter @elonmusk

Para arkeolog menyebutkan banyak bukti yang bisa menunjukkan bahwa piramida di Mesir dibangun oleh tangan-tangan manusia Mesir Kuno, ditunjukkan dengan adanya makam penguasa Fir’aun.

Karena mendapat bantahan dari para arkeolog dan pemerintah Mesir, kemudian Elon Musk memperbaiki cuitannya dengan menyebutkan bahwa piramida Mesir merupakan bukti mahakarya manusia yang dibuat pada 3.800 tahun yang lalu.

“ Piramida merupakan mahakarya tertinggi umat manusia yang dibangun 3.800 tahun yang lalu,” tulis Elon Musk.

Diketahui ada ebih dari 100 piramida di Mesir, yang paling terkenal adalah Piramida Giza Agung atau disebut The Great Pyramid setinggi 137 meter. Sebagian besar piramida dibangun sebagai tempat peristirahatan terakhir keluarga kerajaan Mesir Kuno.

 

Sumber: Daily Star

 

Join Dream.co.id