Tol Langit Beroperasi, Akses Internet di Papua Makin Cepat

Techno | Selasa, 15 Oktober 2019 10:36
Tol Langit Beroperasi, Akses Internet di Papua Makin Cepat

Reporter : Maulana Kautsar

Palapa Ring jadi tulang punggung internet kecepatan tinggi di Indonesia.

Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara memastikan proyek Palapa Ring atau Tol Langit akan memberikan layanan internet dengan kecepatan tinggi.

Pemanfaatan Palapa Ring, kata Rudiantara, akan lebih dirasakan oleh masyarakat di daerah-daerah pelosok.

“ Di Papua kami membangun di 30 kabupaten/kota baru yang tidak ada jaringan tulang punggung atau backbone internet kecepatan tinggi. Jadi, Palapa Ring itu adalah seperti jalan tol untuk internet kecepatan tinggi,” kata Rudiantara diakses dari laman Setkab, Senin, 14 Oktober 2019.

Rudiantara memastikan tol langit secara keseluruhan telah resmi beroperasi.

" Palapa Ring Barat sebetulnya sudah selesai tahun lalu, Palapa Ring tengah sampai di provinsi Maluku sudah selesai di awal tahun,” kata dia.

 

2 dari 6 halaman

Tol Langit

 Palapa ring

Dia menyebut, Palapa Ring Timur, ditemukan berbagai hambatan dan tantangan karena kondisi geografis yang tidak menentu. Misalnya, kondisi geografis pegunungan Papua sehingga target penyelesaiannya baru selesai di Agustus 2019.

“ Palapa ring timur ini khususnya yang mencakup Papua, Maluku, NTT sampai ke Kabupaten Rote Ndao, rencana awalnya pada akhir kuartal kedua, namun di Papua kondisi geografisnya tidak memungkinkan kami untuk tepat waktu hingga baru selesai Agustus kemarin,” ucap dia.

3 dari 6 halaman

Resmikan `Tol Langit`, Jokowi: Untuk Kesejahteraan, Bukan Tebar Hoaks

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meluncurkan pengoperasian Palapa Ring atau tol langit. Jokowi meminta konektivitas yang muncul dari instalasi digital ini mampu membawa manfaat dan kemajuan bangsa.

" Dan untuk memperkuat perdagangan kita, menghubungkan produk-produk UMKM ke jaringan pasar nasional, bahkan global,” kata Jokowi dikutip dari laman Setkab, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

Jokowi mengatakan, perkembangan teknologi digital dan konektivitas tidak boleh disalahgunakan. Dia tak ingin teknologi digital menjadi ladang berkembangnya fitnah, hoaks, dan informasi bohong, serta kejahatan siber.

Kehadiran Palapa Ring, diharapkan presiden mampu menghadirkan rasa keadilan bagi seluruh warga Indonesia.

Selain itu, Jokowi juga meminta teknologi ini dimanfaatkan aparatur sipil negara (ASN).

Jokowi memerintahkan seluruh aparatur pemerintah agar memanfaatkan beroperasinya tol langit ini untuk mempercepat terwujudnya birokrasi yang efisien, birokrasi yang melayani, yang meningkatkan akuntabilitas publik serta akurasi dalam kebijakan-kebijakannya.

“ Bagi seluruh rakyat Indonesia, saya berpesan gunakan konektivitas digital ini dengan baik, gunakan internet secara bijak, gunakan konektivitas digital ini untuk kebaikan kita bersama, untuk kerukunan, untuk persaudaraan, untuk persatuan kita sebagai sebuah bangsa, serta untuk kesejahteraan dan kemajuan Indonesia,” ujar dia.

4 dari 6 halaman

SOP Pengamanan Jokowi Tak Berubah, Komandan Paspampres: Sudah Standar High Risk

Dream - Komandan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Mayjen TNI Maruli Simanjuntak mengatakan tidak akan menambah personel pengamanan untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menjelaskan pengamanan Jokowi sudah berstandar tinggi.

" Tak perlu. Kita kan standar sudah high risk. Kalau kita engak tahu kondisinya bagaimana harusnya bisa diantisipasi," ujar Maruli, kepada , Kamis, 10 Oktober 2019.

Maruli mengatakan, pengamanan presiden sudah sesuai dengan standar operasi. Maruli yakin pengamanan tetap ketat.

" Enggaklah kita sudah hitung semua ada SOP-nya. Kalau kami saat dropping harusnya sudah clear. Tidak ada. Kami sudah siaga dan mudah-mudahan tidak terjadi ya," kata dia.

Wacana mengenai peningkatan pengamanan presiden muncul setelah insiden penusukan yang dialami Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto di Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten. Kondisi ini membuat Wiranto dan dua orang lain mengalami luka tusuk.

Wiranto saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto.

Sumber: 

5 dari 6 halaman

Menkominfo Klaim Pembatasan Medsos Efektif Tahan Hoaks

Dream - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menyebut pembatasan penggunaan fitur di media sosial dan instant messenger efektif untuk menahan arus hoaks.

" Efektif, mengapa karena kalau kita menerima, katakan lah, pesan ada tulisan teks, ada gambar, ada video, mana yang paling cepat menyentuh emosi kita, video kan. Video tanpa teks dilahap aja," ujar Rudi di Kemenkopolhukam, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Dia mengatakan, saat ini literasi penggunaan media sosial di Indonesia masih minim. Sehingga apabila ada informasi yang belum diketahui keberadaannya, asal mudah terpancing dan menyebarkannya.

" Kadang-kadang karena tingkat literasi kita yang harus dititkatkan, apa saja yang ada terus dilahap," ucap dia.

Saat ini, pemerintah tengah membatasi penggunaan fitur video dan gambar yang ada di Facebook, Instagram, Twitter, WhatsApp dan YouTube.

6 dari 6 halaman

Merasakan Dampaknya

Rudiantara mengaku belum mengetahui sampai kapan pembatasan ini akan dicabut.

" Tunggu kondusif, yang bisa menyatakan suasana kondusif atau tidak tentu dari pihak keamanan," kata dia.

Setelah pihak keamanan dinyatakan kondusif, Rudi berjanji akan mencabut kebijakan pembatasan ini.

" Kalau sudah kondusif kita akan buka akan fungsikan kembali fitur-fitur, karena saya sendiripun merasakan dampak yang saya buat sendiri," ucap dia.

Terkait
Yenny Wahid Rilis Produk Kecantikan Halal
Join Dream.co.id