Layanan Gmail Down, Pengguna Sulit Akses Email

Techno | Jumat, 16 Agustus 2019 16:01
Layanan Gmail Down, Pengguna Sulit Akses Email

Reporter : Maulana Kautsar

Negara mana saja yang terdampak?

Dream - Ratusan orang mengeluh tak dapat mengakses akun Gmail pada Jumat, 16 Agustus 2019. Sejak pukul 17.00 waktu Australia, pengguna Gmail melaporkan masalah yang mereka alami.

Rasa frustrasi ditumpahkan para pengguna Gmail ke media sosial.

" Breaking News, dunia yang kita tahu akan segera berakhir @gmail runtuh," tulis seorang pengguna Twitter.

 Lokasi Gmail alami masalah (Foto: DownDetector)

Lokasi Gmail alami masalah (Foto: DownDetector)

" Kondisi ini membuat frustrasi. Aku tidak dapat berkomunikasi dengan yang lain saat ini. Aku menggunakan (Google) Chrome. Mencoba perambah lain, mode incognito, tetap tak bekerja," kata dia.

Berdasarkan laman Downdetector, negara-negara yang terdampak kondisi runtuhnya Google yaitu, Australia, Malaysia, Indonesia, Jepang, Filipina, dan India.

2 dari 5 halaman

Gmail Bermasalah, Ribuan Orang Gagal Kirim Surel

Dream - Bermasalah mengirim surat elektronik (surel) lewat Gmail? Kamu tak sendirian. Gmail sedang mengalami kerusakan yang berdampak pada seluruh pengguna di dunia.

Laporan kerusakan Gmail tersebut membajiri media soal. Warganet mengeluhkan masalah karena tak dapat mengirim email. Selain itu, pengguna juga melaporkan masalah pada Google Drive yang tak dapat membuka file jenis tertentu.

Google, melalui Gsuite Status Dashboard, menyebut sedang menginvestigasi laporan mengenai Gmail. Hasil investigasi itu segera diumumkan.

" Pengguna yang terdampak masih dapat mengakses Gmail, namun akan melihat pesan error, high latency, dan atau perilaku aneh lain," tulis Google, Rabu 13 Maret 2019.

 Laporan kerusakan pada Gmail dan Google Drive

Google Suite Dashboard

 

3 dari 5 halaman

Tidak Bisa Mengakses Gmail

Berdasarkan pantauan di laman Outage Report, laporan mengenai masalah yang dialami Gmail dan Google Drive terjadi sejak pukul 09.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 4.692 pengguna dari Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Filipina, dan 77 negara lain, melaporkan masalah yang dialami Gmail.

Sebanyak 43 persen laporan yang masuk berisi mengenai masalah pengiriman surat elektronik, kegagalan akses sebanyak 20 persen, dan tak dapat membaca email sebanyak 18 persen.

Sementara itu, masalah pada tidak bekerjanya aplikasi Gmail versi mobile sekitar 1 persen.

[crosslink_1]

4 dari 5 halaman

Salah Kirim Email? Tenang, Ada `Undo Send` dari Gmail

Dream - Fitur ini dikembangkan untuk mencegah rasa malu atau konflik karena salah mengirim surat elektronik. Melalui pengaturan di Gmail, Anda bisa menetapkan 'periode pembatalan' dalam 5, 10, 20, atau 30 detik setelah mengirimkan email. Pengguna bisa memanggil kembali surat yang telah dikirimnya.

Fitur ini telah tersedia dalam pengaturan Labs Experiments Gmail dan baru-baru ini ditambahkan ke Inbox aplikasi mobile.

Diperkirakan 900 juta pengguna aktif Gmail belum menyadari penambahan fitur ini sehingga belum banyak yang menggunakannya.

" Hari ini kami menambahkan 'Undo Send' sebagai pengaturan formal dalam Gmail di web," jelas Google dalam postingannya.

 

5 dari 5 halaman

Ada Secara Default

Seperti dikutip dari Gulf News, Kamis, 25 Juni 2015, " Undo Send" memungkinkan orang menggunakan Gmail untuk membatalkan surat yang telah dikirim, segera setelah pengiriman.

Fitur dimatikan secara default bagi mereka yang saat ini tidak menggunakan versi Labs, dan dapat aktif dari tab General dalam pengaturan Gmail.

Pada Mei, Eksekutif Google Sundar Pichai mengatakan 75% pengguna Gmail mengakses account mereka dari perangkat mobile. Untuk saat ini, jika mereka ingin menggunakan fitur 'unsend email' ini mereka perlu menginstal aplikasi Inbox perusahaan daripada menggunakan aplikasi Gmail utama atau situs web mobile.

Gmail menggambarkan Labs Experiments sebgai 'barang eksperimental yang gila'. Di antara mereka belum lulus status Format. (Ism) [crosslink_1]

Terkait
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id