Kurban Online, Solusi Millennial Sempurnakan Ibadahnya

Techno | Senin, 13 Agustus 2018 08:02
Kurban Online, Solusi Millennial Sempurnakan Ibadahnya

Reporter : Ayu Siti Rachma

Pertanyaannya, bagaimana sih hukum kurban online dalam pandangan Islam?

Dream - Perkembangan dunia digital yang semakin pesat juga ikut mengubah gaya hidup masyarakat. Terutama bagi kaum millennial yang dikenal memiliki kesibukan padat. Kehadiran online system membantu berbagai kegiatan sehari-hari, mulai dari belanja, memesan tiket perjalanan, hingga berbagai jasa lainnya yang ditawarkan secara online.

Bahkan, belakangan ini berkurban pun bisa dilakukan secara online. Kini banyak bermunculan situs-situs yang menawarkan paket kurban online. Hal ini tentu saja bisa menjadi solusi yang menarik bagi millennial.

Di satu sisi, ada keinginan untuk berkurban. Tapi, di sisi lain kesibukan sehari-hari membuat mereka nggak memiliki waktu untuk membeli hewan kurban bahkan mengelolanya saat Hari Raya Idul Adha tiba.

Pertanyaannya, bagaimana sih hukum kurban online dalam pandangan Islam? Tentu saja siapapun ingin menyempurnakan ibadahnya dengan ikut berkurban saat momen Idul Adha tiba. Tapi, keraguan akan sah atau tidaknya berkurban secara online seringkali menjadi pertimbangan yang dilematis bagi muslim millennial.

Kurban Online© ©Instagram/dompet_dhuafa

©Instagram/dompet_dhuafa

Tapi, nggak perlu galau terlalu lama deh. Lewat sebuah video yang diposting di Instagram Dompet Dhuafa, Ustadz Fauzi memaparkan hukum kurban online dalam pandangan Islam. Pada dasarnya, kurban memang dilakukan di tempat pekurban atau shohibul qurban tinggal menetap.

Dalam perkembangannya, beberapa ulama mu’ashir membolehkan kurban dilakukan secara online atau dipindahkan oleh lembaga/panitia kurban dari tempat tinggal pekurban. Ini kemudian didistribusikan ke daerah atau negara lain yang membutuhkan, seperti daerah miskin dan minoritas serta negara lain seperti Palestina, Syiria, atau kelompok muslim Rohingnya, dan sebagainya.

Selanjutnya, Syeikh Ibnu Jibrin, salah satu ulama dari Saudi Arabia dan juga Doktor Nashir Al Umar yang menyusun fatwa Mawqi’ul Muslim sepakat tentang diperbolehkannya kurban online atau memindahkan kurban dari pekurban.

Dengan syarat, tersebarnya syi’ar Islam yang merupakan inti disunnahkannya ibadah, harus tetap ada atau malah makin tampak, bahkan semakin kuat di daerah minoritas atau di negara lain. Hal ini sebagaimana dipahami sesungguhnya menjadi tujuan berkurban yaitu untuk menampakkan syi’ar Islam dan memberikan manfaat bagi muslim yang fakir dan miskin.

Kurban© ©Instagram/dompet_dhuafa

©Instagram/dompet_dhuafa

Jadi, nggak perlu bingung lagi jika ingin melakukan kurban secara online. Terlebih, kini Dompet Dhuafa menjadi salah satu lembaga terpercaya untuk menunaikan kurban online. Caranya juga gampang kok. Kunjungi kurban.dompetdhuafa.org, pilih 3 jenis hewan kurban yang terdiri dari kambing standar, kambing premium, dan sapi. Selanjutnya isi form data diri pekurban dengan lengkap dan jika sudah selesai klik “kurban sekarang”.

Jika sudah selesai, pilih metode pembayaran, lalu otomatis kamu akan diarahkan menuju portal pembayaran yang dipilih. Jika sudah menyelesaikan pembayaran, konfirmasi pembayaran akan dikirimkan ke donatur. Kini kamu bisa menyempurnakan ibadah semudah dalam genggaman, kan?

Dengan kemudahan yang diberikan dan transparansi proses berkurban, Dompet Dhuafa menjadi lembaga kurban terpercaya untuk membentangkan kebaikan. Yuk, laksanakan kurbanmu tahun ini bersama Dompet Dhuafa, Sahabat Dream!

Join Dream.co.id