Indonesia Baru Mulai 5G, Samsung Sudah Bersiap dengan Teknologi 6G

Techno | Rabu, 18 Mei 2022 06:12

Reporter : Alfi Salima Puteri

Lewat acara Samsung 6G Forum (S6GF), raksasa elektronik asal Korea Selatan menunjukkan gambaran teknologi masa depan.

Dream - Di saat Indonesia baru memulai penerapan teknologi koneksi internet 5G, Samsung sudah melangkah lebih jauh. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memamerkan teknologi 6G yang diyakini bakal mengubah kehidupan manusia.

Perkenalan teknologi 6G itu dipamerkan Samsung lewat event Samsung 6G Forum (S6GF) bertema ‘The Next Hyper-Connected Experience for All.’ yang ditayangkan secara online melalui Youtube Samsung.

“ Kami membayangkan bahwa 6G akan memberikan pengalaman tertinggi bagi manusia dan segalanya melalui tingkat hyper-konektivitas berikutnya, dan ide ini berfungsi sebagai fondasi visi 6G kami,” kata Sebastian Seung, President and Head of Samsung Research.

Menurut Seung, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mulai mempersiapkan 6G. Selain membutuhkan persiapan waktu bertahun-tahun seperti dalam pengembangan teknologi sebelumnya, Samsung juga membutuhkan banyak diskusi dan kolaborasi dengan para pemain di industri dan akademisi.

Sementara itu Jeffrey Andrews, seorang profesor di University of Texas at Austin yang membawakan presentasi berjudul 'Deep Learning in the 6G Air Interface' menyoroti deep learning (DL) akan menjadi teknologi utama yang mendasari 6G. Teknologi ini dyakini dapat memberikan kemajuan penting di banyak lapisan antarmuka udara (air interface).

Indonesia Baru Mulai 5G, Samsung Sudah Bersiap dengan Teknologi 6G
Foto: Samsung
2 dari 3 halaman

SVP Charlie Zhang dari Samsung Research America membuat dalam paparan ‘Radio Technology Evolution for Beyond 5G and 6G' mengungkapkan pemikiran pemanfaatan teknologi mulai muncul meski pengembangan teknologi masih di masa-masa awal pengembangan Samsung. 

Kalangan akademisi dan indutriawan juga telah mendapatkan momentum yang sama, termasuk dukungan spektrum baru seperti mid-band atas dalam kisaran pita 7-24 GHz dan terahertz (THZ), teknologi antena baru, evolusi teknologi dupleks dan topologi jaringan, spectrum sharing, kecerdasan buatan (AI) sebagai bagian asli dari desain protokol, dan lain-lain.

Di kesempatan lain, Sunghyun Choi, Executive Vice President (EVP) and Head of Advanced Communications Research Center di Samsung Research, turut melaporkan perkembangan Samsung dalam penelitian 6G bersama dengan video demo.

Sementara di desi kedua bertema ‘Intelligent Network for 6G.’ Tarik Taleb, Profesor di Universitas Oulu, Finlandia, memulai menyoroti teknologi kecerdasan buatan (AI), Network Function Virtualization, Software-Defined Networking, dan Edge/Cloud computing akan membawa manfaat yang signifikan dalam hal mengurangi pengeluaran dan biaya operasional.

Teknologi-teknologi itu juga akan membaut fleksibilitas dalam pemasangan, dan waktu yang lebih cepat untuk memasarkan, dan menyebutkan bahwa 6G dapat memungkinkan jaringan seluler cloud-native.

3 dari 3 halaman

Meski bakal menjadi teknologi masa depan, Seungjoo Maeng, Master di Samsung Electronics menilai masih banyak tantangan dalam menerapkan teknologi AI/ML untuk meningkatkan kinerja sistem komunikasi seluler. Master Seungjoo secara khusus menyoroti tantangan dalam menerapkan AI dan ML (machine learning) untuk meningkatkan kinerja sistem komunikasi seluler nirkabel dan cara memecahkan tantangan tersebut.

Profesor Byonghyo Shim dari Seoul National University memberikan ceramah tentang ‘Deep Learning-Aided Mobile Detection and Beamforming for mmWave and THz Communications’, menghadirkan paradigma baru untuk mengendalikan komunikasi MMWave dan THz berdasarkan DL.

Profesor Shi Jin dari Southeast University, Cina memperkenalkan ‘Deep Learning-based CSI Feedback in Massive MIMO Systems,’ membahas tantangan dan arah penelitian potensial yang terkait dengan penerapan umpan balik CSI (Channel state Information) berbasis DL dalam sistem komunikasi nirkabel di masa depan.

Setelah presentasi ini, EVP Sunghyun Choi, Samsung Research memimpin diskusi panel tentang AI jaringan.

Terkait
Join Dream.co.id