Diakses Lebih dari 50 Juta Kali, Menkes Harap PeduliLindungi Semakin Masif

Techno | Selasa, 21 September 2021 11:35

Reporter : Arini Saadah

Pihaknya berharap aplikasi yang baru diluncurkan dua bulan lalu ini bisa semakin masif pemanfaatannya.

Dream – Kondisi penurunan kasus tidak serta merta membuat masyarakat lengah dan abai dengan protokol kesehatan.

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menyampaikan masyarakat harus tetap waspada dengan mengacu kepada empat strategi awal penanganan pandemi yaitu memperkuat protokol kesehatan, tetap menjalankan strategi deteksi (testing, lacak, isolasi), mempercepat vaksinasi, dan yang keempat mempercepat strategi pelayanan rumah sakit.

Strategi yang pertama adalah menjalankan protokol kesehatan. Untuk mendukung infrastruktur penerapan protokol kesehatan berbasis teknologi informasi, pemerintah melalui Kemenkes telah meluncurkan PeduliLindungi.

Budi menyebutkan aplikasi PeduliLindungi sebagai pilar pendukung protokol kesehatan kini sudah diakses lebih dari 50 juta kali dalam sehari. Pihaknya berharap aplikasi yang baru diluncurkan dua bulan lalu ini bisa semakin masif pemanfaatannya.

“ Mempersiapkan teknologi informasi untuk memastikan agar penggunaan apikasi PeduliLindungi sebagai pilar pendukung protokol kesehatan ini semakin massif,” ujarnya saat konferensi pers PPKM bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perekonomian Airlangga Hartato, Senin (20/09/2021).

Diakses Lebih dari 50 Juta Kali, Menkes Harap PeduliLindungi Semakin Masif
Ilustrasi Aplikasi PeduliLindungi (Foto: Merdeka.com)
2 dari 3 halaman

Penggunaan Meningkat

 Ilustrasi© Humas BNPB

Lebih lanjut, Budi menjelaskan penggunaan PeduliLindungi telah meningkat dibanding minggu lalu. Menurutnya pada minggu lalu terdapat sebanyak 8 juta barcode yang digunakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia saat mengunjungi tempat-tempat publik dalam sehari. Sementara website PeduliLindungi sudah dikunjungi lebih dari 40 juta dalam sehari.

“ Per hari minggu lalu sudah menyentuh 8 juta barcode yang digunakan oleh orang Indonesia yang mengunjungi tempat publik dalam sehari, dan websitenya sudah dikunjungi lebih dari 40 juta sehari,” jelasnya.

Dengan demikian, PeduliLindungi sudah diakses lebih dari 50 juta baik melalui aplikasi maupun websitenya.  

“ Jadi sehari, PeduliLindungi sudah diakses lebih dari 50 juta kali, baik melalui aplikasi maupun website,” imbuhnya.

" Jadi contohnya kalau kita check-in, itu nanti sistem check-in airport akan langsung mencari datanya dari websitnenya aplikasi PeduliLindungi. Kalau kita juga ingin ngecek paspor vaksin, kita juga menggunakan website PeduliLindungi," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Infrastruktur Penerapan Prokes

Budi mengakui bahwa PeduliLindungi masih perlu melakukan perbaikan dari sisi keamanan, performa, dan fungsinya.

Namun demikian, sebagai platform digital yang baru diluncurkan kurang dari dua bulan, PeduliLindungi telah terbukti mampu membangun infrastruktur penerapan protokol kesehatan berbasis teknologi informasi.

" Untuk satu aplikasi kesehatan nasional yang baru diluncurkan kurang lebih dua bulan, PeduliLindungi telah terbukti mampu membangun infrastruktur penerapan protokol kesehatan berbasis information technology," terang Budi.

Kemudian, pihaknya juga mendapat arahan dari presiden agar aplikasi PeduliLindungi bisa dikoneksikan dengan aplikasi lain di luar negeri yang setara supaya memudahkan implementasi protokol kesehatan lintas negara.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id