Begini Potret Matahari dari Jarak Paling Dekat yang Belum Pernah Dilihat Sebelum Ini

Techno | Kamis, 26 Mei 2022 08:01

Reporter : Sugiono

Wahana luar angkasa Solar Orbiter baru-baru ini berhasil melakukan tugas luar biasa yaitu menangkap gambar terbaru Matahari dari jarak sangat dekat.

Dream - Wahana luar angkasa Solar Orbiter baru-baru ini berhasil melakukan tugas luar biasa yaitu menangkap gambar terbaru Matahari dari jarak sangat dekat.

Di antara gambar tersebut yang paling signifikan adalah penampakan suar yang kuat dan munculnya tonjolan aneh mirip 'duri' yang disebut 'landak'.

Tonjolan mirip duri tersebut membentang sepanjang 15.000 mil atau sekira 24.140 kilometer lebih, melintasi Matahari.

Begini Potret Matahari dari Jarak Paling Dekat yang Belum Pernah Dilihat Sebelum Ini
Begini Potret Matahari Dari Jarak Paling Dekat Yang Belum Pernah Dilihat Sebelum Ini
2 dari 6 halaman

Penjelajahan terdekat pesawat ruang angkasa buatan Inggris itu ke Matahari, yang dikenal sebagai perihelion, terjadi pada 26 Maret lalu.

 Penampakan matahari dari jarak paling dekat sejauh ini.© ESA & NASA

Waktu itu Solar Orbiter masuk ke dalam orbit Merkurius dan melakukan pemotretan ke Matahari. Ketinggian orbit Merkurius sendiri sekitar sepertiga jarak dari Matahari ke Bumi.

 Penampakan kutub Matahari dilihat dari Solar Orbiter.© ESA & NASA

Solar Orbiter menangkap serangkaian gambar menakjubkan, termasuk pemandangan di kedua kutub Matahari dan beberapa suar yang keluar darinya.

3 dari 6 halaman

Pengambilan gambar-gambar ini menjadi semakin penting karena bisa menggali lebih banyak tentang ancaman cuaca luar angkasa terhadap teknologi dan astronaut.

Gambar menarik lainnya yang berhasil ditangkap Solar Orbiter adalah munculnya tonjolan runcing mirip duri yang disebut landak.

 Penampakan duri aneh di permukaan Matahari.© ESA & NASA

Duri landak tersebut sebenarnya adalah gas panas dan dingin yang menjangkau ke segala arah dan membentang melintasi Matahari.

4 dari 6 halaman

Caroline Harper, kepala ilmu luar angkasa di Badan Antariksa Inggris, mengaku sangat puas dengan kinerja Solar Orbiter.

" Sangat senang bisa melihat gambar dan rekaman yang luar biasa ini; yang paling dekat yang pernah kita lihat dari Matahari, ditangkap selama Solar Orbiter berada di lintasan terdekat sejauh ini," katanya.

Harper menambahkan selain gambar, Solar Orbiter juga mengirimkan data lainnya yang akan membawa para ilmuwan lebih dekat dan memahami bagaimana peristiwa alam di permukaan Matahari berkontribusi pada cuaca luar angkasa.

5 dari 6 halaman

Menurutnya, para ilmuwan tidak hanya belajar dari gambar yang dikirim oleh Solar Orbiter, tetapi juga bagaimana 'rasanya' jika berada dekat dengan Matahari, termasuk suar Matahari dan lontaran massa korona terbarunya.

Dalam misinya, Solar Orbiter membawa 10 instrumen sains - sembilan milik negara-negara anggota Badan Antariksa Eropa, sementara sisanya disediakan NASA.

Semuanya bekerja sama untuk memberikan wawasan yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang cara kerja bintang Bumi yaitu Matahari.

6 dari 6 halaman

Tujuan Solar Orbiter diluncurkan adalah untuk mengeksplorasi hubungan antara Matahari dan heliosfer, yaitu gelembung besar ruang angkasa yang melampaui planet-planet Tata Surya kita.

Heliosfer berisi partikel bermuatan listrik, yang sebagian besar telah dikeluarkan oleh Matahari untuk membentuk angin matahari.

Pergerakan partikel-partikel ini dan medan magnet Matahari menciptakan cuaca luar angkasa yang berbahaya bagi astronaut dan teknologi di Bumi.

Sumber: Daily Mail

Join Dream.co.id