Bawa Batu 1,7 Kg dari Bulan, China Pamerkan Sampel untuk Pertama Kalinya

Techno | Selasa, 2 Maret 2021 16:14

Reporter : Sugiono

Sampel batuan Bulan itu dikumpulkan dan dikirim dari Oceanus Procellarum pada 16 Desember 2020.

Dream - Keberhasilan China dalam teknologi luar angkasa dibuktikan dengan mengirim wahana untuk mengambil sampel atau contoh batuan dari Bulan.

Baru-baru ini China memamerkan foto-foto batuan dari Bulan yang diambil oleh wahana Chang'e 5 yang bertolak ke satelit Bumi itu pada 30 November 2020.

Sampel batuan tersebut dipamerkan kepada publik setelah tim misi Chang'e 5 bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping, di Balai Besar Rakyat China di Beijing pada 22 Februari 2021.

Bawa Batu 1,7 Kg dari Bulan, China Pamerkan Sampel untuk Pertama Kalinya
Contoh Batuan Bulan Ditaruh Dalam Wadah Kristal Dan Dipamerkan Di Museum Nasional China. (Foto: CCTV)
2 dari 5 halaman

China Pamerkan Batuan dari Bulan untuk Pertama Kalinya

Selain melakukan pertemuan, Xi Jinping juga mengucapkan selamat kepada tim ilmuwan dan insinyur misi Chang'e 5 atas keberhasilan membawa sampel batuan dari Bulan.

Dalam foto terlihat sampel batuan Bulan mengandung butiran gelap dan material halus, serta kaca basaltik yang tercipta karena aktivitas vulkanisme Bulan, menurut deskripsi yang dirilis bersama foto tersebut.

China sendiri telah menyatakan keterbukaannya untuk membagikan sebagian sampel batuan Bulan tersebut dengan para ilmuwan di seluruh dunia.

Selain foto, masyarakat juga berkesempatan untuk melihat wadah yang dipakai untuk menampung batuan Bulan yang dipamerkan di Museum Nasional China.

3 dari 5 halaman

Ditaruh dalam Wadah Kristal

Wadah dari kristal buatan tersebut berbentuk bejana anggur yang biasa digunakan untuk ritual masyarakat China.

Wadah itu dirancang dengan mengikuti sejumlah referensi kosmik. Tingginya 15,1 inci (38,44 cm) dan lebarnya 9 inci (22,89 cm).

 Wadah tempat menaruh contoh batuan dari Bulan.
© Cuplikan Video CCTV+

Tinggi wadah menujukkan jarak rata-rata Bumi-Bulan, yaitu 238.855 mil (384.400 kilometer). Sedangkan lebarnya adalah jarak yang ditempuh Chang'e 5 selama 22,89 hari.

Sampel batuan yang diambil ditaruh di dalam ruang hampa di tengah wadah kristal yang mewakili Bulan, sementara peta China terlihat di bawahnya.

 Penampakan batuan dari Bulan yang dibawa Chang'e 5
© CCTV; CNSA/CLEP

Selama pertemuan, Jinping menyatakan bahwa keberhasilan Chang'e 5 menandai akhir dari program eksplorasi luar angkasa China yang dilakukan dalam tiga langkah, yaitu mengorbit, mendarat di Bulan, dan kembali dengan membawa sampel.

4 dari 5 halaman

Membawa Batuan Bulan Seberat 1,7 Kg

Seperti diketahui, kapsul yang dikirim Chang'e 5 ke Bumi membawa sampel Bulan seberat 1,7 kilogram. Sampel batuan Bulan itu dikumpulkan dan dikirim dari Oceanus Procellarum pada 16 Desember 2020.

 Chang'e 5 membawa 1,7 kg batuan dari Bulan.
© CCTV, CNSA/CLEP

Menurut para ilmuwan, batuan yang dipamerkan itu kemungkinan termasuk sampel Bulan yang paling muda saat ini.

China saat ini sedang merencanakan misi pengambilan sampel baru bernama Chang'e 6. Misi ini akan mengeksplorasi kutub selatan Bulan sekitar tahun 2024.

5 dari 5 halaman

Pembangunan Stasiun Riset di Bulan

Sementara misi Chang'e 7 dan 8 masing-masing akan melibatkan wahana pendarat dan penjelajah serta pemasangan satelit relay dan pengorbit.

Kedua misi tersebut bertujuan untuk melakukan pengujian berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki China saat ini.

Rusia baru-baru ini menyatakan ketertarikan untuk menandatangani kerja sama dengan China dalam membangun stasiun riset internasional di Bulan.

Sumber: Space.com

Join Dream.co.id