Tata Cara Sholat Jamak Dhuhur dan Ashar serta Kondisi Diperbolehkan Menggabungkan Sholat

Stories | Senin, 22 Agustus 2022 11:36

Reporter : Widya Resti Oktaviana

Islam memberikan kemudahan kepada umatnya dalam menjalankan ibadah, salah satunya menjamak sholat.

Dream – Islam hadir di tengah-tengah umat manusia untuk membawa ajaran yang baik bagi pengikutnya. Di samping menuntut untuk mengerjakan berbagai kewajiba, Islam juga hadir dengan membawa kemudahan untuk umatnya. Salah satunya adalah kemudahan dalam hal menjalankan sholat fardhu yang termasuk salah satu kewajiban muslim dan muslimah. 

Ajaran Islam menyadari setiap umatnya memiliki karakter yang berbeda-beda. Ada sebagian orang yang dihadapkan pada suatu kondisi yang diizinkan secara syariat tidak bisa menunaikan sholat tepat waktu. Salah satunya adalah mereka yang sedang dalam perjalanan atau biasa disebut musafir. 

Meski memberi kemudahan, tak lantas Sahabat Dream meninggalkan ibadah wajib tersebut. Islam sudah memberikan jalan keluarnya dengan mengajarkan sholat jamak taqdim maupun takhir. Sholat jamak adalah menggabungkan dua sholat di satu waktu karena alasan yang diperkenankan secara syariat Islam. 

Salah satu contoh sholat jamak adalah menggabungkan sholat dhuhur dan ashar. Dalam melakukan sholat jamak ini tidak bisa dikerjakan secara sembarangan. Ada beberapa persyaratan yang membuat sholat ini diperbolehkan.

Tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar tentunya harus sudah diketahui oleh Sahabat Dream. Dengan pengetahuan yang dimiliki, kamu tak perlu lagi merasa kebingungan ketika sewaktu-waktu berada dalam kondisi harus menjamak sholat.

Nah, berikut adalah beberapa kondisi diperbolehkan sholat jamak serta tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar, sebagaimana telah dirangkum oleh Dream melalui umma.id. islam.nu.or.id, dan Merdeka.com.

Tata Cara Sholat Jamak Dhuhur dan Ashar serta Kondisi Diperbolehkan Menggabungkan Sholat
Tata Cara Sholat Jamak Dhuhur Dan Ashar (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
2 dari 4 halaman

Kondisi Diperbolehkan Sholat Jamak

 Kondisi Diperbolehkan Sholat Jamak© Shutterstock.com

Islam memang tidak pernah mempersulit umatnya, terutama dalam hal melakukan ibadah. Seperti halnya saat sahabat Dream sedang bepergian dan berada di dalam kondisi tidak memungkinkan untuk mengerjakan sholat. Maka untuk menggantinya adalah bisa dengan mengerjakan sholat jamak.

Namun penting diketahui bahwa menjalankan sholat jamak sendiri ada beberapa kondisi yang diperbolehkan sebagaimana telah dikutip oleh umma.id berikut ini:

Sholat Jamak di Arafah dan Muzdalifah

Kondisi yang pertama adalah saat sahabat Dream sedang menjalankan ibadah haji, yakni saat berada di Arafah dan Muzdalifah. Nah, dalam kondisi seperti ini umat Islam disyariatkan untuk menjamak sholat.

Saat Menjadi Musafir

Musafir sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah orang yang bepergian meninggalkan negerinya (selama tiga hari atau lebih). Kondisi seorang musafir yang sedang dalam perjalanan ini diperbolehkan untuk menjalankan sholat jamak.

Adanya Keperluan atau Halangan

Kondisi diperbolehkannya sholat jamak adalah saat ada suatu keperluan atau pun mengalami halangan. Dalam artian, orang tersebut dalam kondisi yang tidak memungkinkan untuk menjalankan sholat tepat pada waktunya. Misalnya saja seorang dokter yang tengah melakukan operasi, maka hal ini tidak mungkin untuk ditinggalkan. Lalu jika sahabat Dream sedang berada di tengah jalan tol dan tidak menemukan tempat untuk sholat atau tidak mungkin menjalankannya.

Dalam kondisi tersebut, maka kamu diperbolehkan untuk menjamak sholat. Baik itu menjamak sholat dhuhur dan ashar maupun sholat maghrib dan isya. Sehingga penting sekali untuk mengetahui bagaiamana tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar maupun maghrib dan isya.

Dikarenakan Lupa

Kondisi lainnya yang diperbolehkan untuk menjamak sholat adalah saat lupa. Ya, lupa menjadi hal yang wajar dialami oleh setiap manusia. Karena sesungguhnya Allah SWT lah yang memiliki kesempurnaan itu. Oleh karena itu, Allah SWT memberikan kemudahan pada umatnya ketika lupa menjalankan sholat. Saat kamu ingat setelah waktu sholat sudah habis, maka wajib hukumnya untuk menjalankan sholat tersebut.

Untuk Perempuan yang Kering Haid

Kondisi ini diberlakukan pada para perempuan. Di mana saat perempuan sudah kering haid menjelang maghrib serta menjelang subuh. Dalam artian, saat perempuan merasa bahwa haidnya sudah kering atau berhenti di penghujung ashar, maka harus segera bersuci lalu menjalankan sholat dhuhur dan ashar yang belum ia kerjakan, yakni dengan melakukan jamak takhir.

Begitu pun jika haidnya berhenti saat malam hari sebelum subuh. Maka segeralah untuk bersuci dan menjalankan sholat maghrib dan isya secara jamak takhir.

3 dari 4 halaman

Tata Cara Sholat Jamak Dhuhur dan Ashar

 Tata Cara Sholat Jamak Dhuhur dan Ashar© Shutterstock.com

Sholat jamak sendiri terbagi menjadi dua, yakni jamak taqdim dan takhir. Salah satu sholat jamak yang bisa sahabat Dream lakukan adalah sholat dhuhur dan ashar. Oleh karena itu, sahabat Dream perlu untuk mengetahui tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar. Berikut sebagaimana telah dikutip melalui Merdeka.com.

Tata Cara Sholat Jamak Taqdim Dhuhur dan Ashar

Untuk tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar dengan jamak taqdim, maka dengan cara meringkas dua sholat tersebut secara sekaligus pada waktu sholat yang pertama. Jika sholat dhuhur dan ashar, maka dikerjakan di saat waktu dhuhur.

Namun jika niat dari sahabat Dream hanyalah jamak saja tanpa meringkas atau mengqashar, maka kamu mengerjakan empat rakaat sholat dhuhur sampai salam dan empat rakaat sholat ashar.

Sedangkan jika niatnya adalah jamak dan qashar, maka kamu mengerjakan dua rakaat sholat dhuhur kemudian salam dan dilanjutkan dengan mengerjakan dua rakaat sholat ashar.

Berikut adalah niat sholat jamak taqdim dhuhur dan ashar yang bisa kamu hafalkan seperti dikutip dari islam.nu.or.id:

أُصَلِّى فَرْضَ الظُّهْرِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ مَجْمُوْعًا بِالْعَصْرِ جَمْعَ تَقْدِيْمٍ لِلهِ تَعَالَى

Artinya: Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama’ taqdim karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Sholat Jamak Takhir Dhuhur dan Ashar

Lalu tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar untuk jamak takhir sebenarnya hampir sama, dengan jamak taqdim. Perbedaannya ada pada niat serta waktu dalam mengerjakan sholat tersebut. Untuk jamak takhir ini dikerjakan pada saat sholat yang terkahir.

Tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar dengan jamak takhir adalah mengerjakannya di waktu ashar. Jika sahabat Dream berniat untuk mengerjakan jamak serta qashar, maka sholat tersebut dikerjakan sebanyak dua rakaat sholat ashar lalu salam dan dua rakaat sholat dhuhur.

Berikut adalah bacaan niat tata cara sholat jamak dhuhur dan ashar dalam jamak takhir:

أُصَلِّىفَرْضَالظُّهْرِأَرْبَعَرَكَعَاتٍمَجْمُوْعًابِالْعَصْرِ جَمْعَتأخِيْرٍلِلهِتَعَالَى

Artinya: Saya niat shalat fardlu Dhuhur empat rakaat dijama’ bersama Ashar dengan jama, ta’khir karena Allah Ta’ala”

4 dari 4 halaman

Syarat Menjamak Taqdim dan Takhir bagi Musafir

Bagi seorang musafir yang hendak menjamak sholat, baik itu jamak taqdim maupun jamak takhir, maka ada beberapa syarat yang harus diperhatikan. Berikut adalah beberapa syarat menjamak taqdim dan takhir bagi musafir yang penting sahabat Dream ketahui:

Syarat Sholat Jamak Taqdim bagi Musafir

Niat menjamak

Saat memulai sholat pertama, maka haruslah dengan niat menjamak taqdim dan diperbolehkan ketika sudah melakukannya. Niat menjadi hal yang sangat penting karena segala sesuatu yang dilakukan tergantung pada niatnya. Waktu niat jamak taqdim adalah saat mulai sholat yang pertama dan diperbolehkan saat sudah melakukan sholat yang pertama. Dari pendapat yang jelas, meskipun sudah mengucapkan salam.

Tertib

Tertib maksudnya adalah harus dimulai dengan sholat pertama yang masuk waktunya.

Bersambung

Bersambung maksudnya adalah berurutan dengan tidak dipisah antara dua sholat yang dijamak dengan jarak yang panjang. Hal ini karena menjamak sholat menjadikan dua sholat seperti satu sholat. Sehingga harus adalah kesinambungan seperti halnya rakaat dalam sholat. Yakni tidak dipisahkan antara dua sholat seperti tidak diperbolehkan untuk memisahkan rakaat dalam satu sholat.

Jika kedua sholat tersebut dipisah oleh jarak yang panjang walaupun uzur, apakah itu karena lupa atau pingsan, maka sholatnya menjadi batal dan wajib diakhiri sholat kedua di waktu yang seharusnya. Karena syarat untuk menjamak sholat sudah hilang.

Terus berada di perjalanan sampai takbiratul ihram pada sholat kedua

Dalam hal ini meskipun baru berhenti setelah takbiratul ihram dan sholat yang kedua. Jika perjalanan itu berhenti sebelum dimulainya sholat yang kedua, maka tidak diperbolehkan untuk menjamak dikarenakan hilangnya sebab.

Tepatnya waktu sholat pertama dengan keyakinan dapat melakukan sholat kedua

Menganggap sahnya sholat pertama

Jika seseorang melakukan sholat jamak ashar dengan sholat Jumat di tempat yang sedang melakukan sholat Jumat tanpa ada kebutuhan, dan ragu pada siapa yang lebih dulu atau bersamaan dalam menjalankan sholat Jumat, maka tidak diperbolehkan untuk melakukan sholat jamak ashar dengan jamak menggunakan jamak taqdim.

Syarat Sholat Jamak Takhir bagi Musafir

Niat

Syarat yang pertama adalah niat mengakhirkan pelaksanaan sholat jamak sebelum keluar waktu sholat pertama, meskipun sholat satu rakaat. Yakni waktu yang tersisa untuk memulai sholat sampai bisa tepat waktu.

Perjalanan terus berlangsung sampai datangnya waktu sholat yang kedua

Join Dream.co.id