Ridwan Kamil Tutup Pemakaman Eril dengan Baca Surat Cinta, Ungkap Tanda Kebesaran Allah yang Terlihat di Jasad Putranya

News | Selasa, 14 Juni 2022 11:40

Reporter : Okti Nur Alifia

Saat prosesi pemakaman, Ridwan Kamil mengantarkan kepergian Eril dengan selembar surat yang sudah ia tulis.

Dream - Pembacaan surat Ridwan Kamil menutup prosesi pemakaman jenazah Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril di Cimaung, Bandung, Senin 13 Juni 2022. Dalam surat itu, Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa keluarganya telah mengikhlaskan kepergian sang putra untuk selama-lamanya.

“ Kami mengikhlaskan Eril pergi karena kami akhirnya menyadari bahwa Allah telah mencukupkan seluruh amal-amalnya untuk menutupi kemungkinan bertambah kekhilafannya,” kata Ridwan Kamil, dikutip dari YouTube Humas Jabar.

Pria yang karib disapa Kang Emil itu mengatakan, keluarganya memang sangat berat melepaskan Eril, yang meninggal karena tenggelam di Sungai Aare, Swiss. Meski demikian, keluarganya telah menguatkan hati.

“ Bukankah Eril lahir di New York yang berada jauh di seberang, mengapa tidak jika ia wafat di Swiss yang jauhnya juga tidak berbilang,” ucap Kang Emil.

Ridwan Kamil Tutup Pemakaman Eril dengan Baca Surat Cinta, Ungkap Tanda Kebesaran Allah yang Terlihat di Jasad Putranya
Ridwan Kamil Saat Bacakan Surat Di Pemakaman Eril (Foto: YouTube Humas Jabar)
2 dari 7 halaman

Bagi Kang Emil, lantunan doa masyarakat dari berbagai penjuru negeri sebagai pertanda yang lebih dari cukup bahwa Tuhan Yang Maha Esa memang menghendaki agar kepulangan anaknya disambut baik oleh langit dan bumi.

 ridwan kamil© (Foto: YouTube Humas Jabar)

Dia juga merasa bahwa kondisi jenazah Eril yang utuh dan sempurna meski hilang selama 14 hari di air sebagai rahmat dan karunia untuk keluarganya.

“ Itulah salah satu keyakinan kami bukti adanya mukjizat yang akhirnya alhamdulillah kami diberi sempat untuk melihat tanda kekuasaan Allah Sang Pemberi Berkat pelajaran bagi kita yang beriman dan pandai membaca isyarat,” ucap Kang Emil.

3 dari 7 halaman

Meski demikian, Kang Emil mengakui bahwa meninggalnya Eril setelah tenggelam di Sungai Aare pada 26 Mei 2022 sebagai kehilangan paling besar dalam hidupnya.

“ Kematian Eril merupakan kehilangan yang sungguh dahsyat, dalam momentum waktu yang nyaris sejajar kami merasakan kehilangan yang paling besar, tapi seketika itu juga kami merasa dilimpahi kasih yang akbar,” tutur Kang Emil.

Surat itu dia tutup dengan ucapan syukur atas hadirnya seorang putra dalam kehidupannya, yang bahkan saat kepergiannya masih mendatangkan cinta untuk kedua orangtuanya.

4 dari 7 halaman

Jasad Eril Utuh Saat Ditemukan, Ridwan Kamil Ungkap Alasan Ilmiahnya

Dream - Jasad putra sulung Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril yang hilang di Sungai Aare, Swiss akhirnya ditemukan setelah 14 hari pencarian.

Penemuan jenazah Eril dipastikan setelah pihak Kepolisian Bern melakukan tes DNA saat ditemukan pada Rabu, 8 Juni 2022 pagi waktu Swiss.

Namun, ada yang unik dari penemuan jenazah Eril yang diungkapkan oleh sang ayah melalui unggahan Instagram-nya.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa jasad Eril ditemukan dalam keadaan masih utuh, lengkap tidak kurang suatu apapun, wajahnya rapi menengok ke kanan, dan bahkan wangi seperti daun eucalyptus.

Tentunya kondisi jasad Eril tersebut menjadi perbincangan karena dinilai ajaib dan indah padahal sudah hilang belasan hari.

5 dari 7 halaman

Ridwan Kamil pun kembali memberikan penjelasan mengapa kondisi jasad Eril bisa sedemikian rupa.

Hal ini ia ungkapkan melalui unggahan Instagram Story-nya, Jumat 10 Juni 2022.

Ridwan Kamil mengaku mendapatkan penjelasan ilmiah setelah ia memandikan jasad Eril di Rumah Sakit Bern, Swiss.

 Instagram storie Ridwan Kamil© Instagram @ridwankamil

" Penjelasan ilmiah kenapa jasadnya utuh: Sungai Aare yang sedingin kulkas dan minim fauna, membuat jasadnya terjaga setengah membeku sehingga tetap utuh lengkap walau berada di dasar sungai selama 14 hari," jelas Ridwan Kamil.

Setelah dimandikan, jenazah Eril akan segera dibawa ke Tanah Air. Rencanya, Eril akan tiba di Indonesia pada Minggu, 12 Juni 2022.

6 dari 7 halaman

Ada Mukjizat di Balik Penemuan Jenazah Eril di Bendungan Engehalde Swiss

 Krisna Diantha© (Foto: Instagram/insta_julid)

Krisna juga menjelaskan kondisi Sungai Aare banyak akar pohon yang tumbuh, bisa saja jenazah yang tenggelam di sungai tersangkut di pohon.

“ Dan bendungan ini sungai Aare itu airnya deras, banyak akar pohon, bukan pohon hidup ya, pohon dari gunung,” ujarnya.

Adapun terkait pencarian Eril yang memakan hingga 12 hari itu, pada akhirnya hanya mengandalkan perahu boat dan jalan darat.

“ Yang dilakukan satu dengan drone pada 1 atau 2 hari, kemudian perahu, dengan telekoskop khusus itu 1 hari 2 hari, anjing pelacak, ada juga yang lewat jalan darat,” kata Krisna.

“ Tapi pada akhirnya hanya perahu boat dan jalan darat, yang kira-kira seminggu tidak selengkap yang dulu, ini juga menyangkut biaya saya kira,” lanjutnya.

7 dari 7 halaman

      View this post on Instagram      

A post shared by Insta Julid (@insta_julid)

Join Dream.co.id