Fakta Menarik Senjata yang Dipakai Zakiah Aini Saat Aksi Teror di Mabes Polri

News | Kamis, 1 April 2021 18:59

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Pengungkapan jenis senjata setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Labfor.

Dream - Setelah melakukan proses panjang, polisi akhirnya membeberkan senjata digunakan 
Zakiah Aini, pelaku teror di Mabes Polri, Rabu 31 Maret 2021 kemarin sore. Senjata yang digunakan, berjenis Airgun kaliber 4,5 milimeter.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Polisi Argo Yuwono mengemukakan hal tersebut, setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Labfor.

" Dari hasil pengamatan gambar senjata yang dipergunakan pelaku jenis pistol Airgun BB bullet call 4,5mm," ujar Argo di Jakarta, Kamis 1 April 2021.

 

 

Fakta Menarik Senjata yang Dipakai Zakiah Aini Saat Aksi Teror di Mabes Polri
Senjata Yang Digunakan ZA (Foto: Merdeka.com)
2 dari 10 halaman
3 dari 10 halaman

Jenis Senjata

Senjata Airgun menggunakan gas Co2 sebagai pendorong peluru. Co2 penggunaannya ditancapkan dan dipasang pada bagian popor senjata. Mekanisme penggunaannya menggunakan tekanan angin, sama dengan airsoft gun atau senapan angin. Namun yang membuat keduanya berbeda, adalah angin yang digunakan.

Perluru yang digunakan juga berbentuk bola kecil atau gotri terbuat dari logam. Sedangkan airsoft gun, menggunakan peluru dari plastik yang lebih ringan. Dengan begitu, airgun lebih memiliki kekuatan dan lebih berbahaya ketimbang airsoft gun. Jika ditembak dari jarak dekat, airgun bisa melukai atau bahkan mematikan orang.

Sumber: merdeka.com

4 dari 10 halaman

Fakta Baru Surat Wasiat Zakiah Aini, Sebut Nama Ahok

Dream - Surat wasiat Zakiah Aini ternyata sudah lebih dulu ditemukan keluarga, sebelum Zakiah melakukan penyerangan ke Mabes Polri, Rabu 31 Maret 2021.

Surat wasiat ditulis tangan sendiri oleh Zakiah Aini di atas dua lembar kertas. Keberadaan surat wasiat peneror Mabes Polri itu terungkap dalam pemeriksaan kepolisian terhadap keluarga pelaku.

Diketahui, keluarga Zakiah tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur.

“ (Surat wasiat) Ditemukan sebelum aksi (penyerangan),” kata Lurah Kelapa Dua Weran, Sandy Adamsyah dikutip dari Pojoksatu.id, Kamis 1 April 2021.

Saat itu, keluarga sudah berinisiatif melaporkan ke kepolisian Polres Metro Jakarta Timur, terkait penemuan surat wasiat tersebut.

" Tetapi saat keluarga mau melaporkan, sudah terjadi aksi penembakan,” imbuhnya.

5 dari 10 halaman

Sosok Zakiah Aini di Mata Tetangga

Terkait foto kartu anggota Persatuan Berburu dan Menembak Seluruh Indonesia (Perbakin) Zakiah Aini, pihak keluarga sama sekali tidak mengetahuinya.

“ Kakak dari ZA tidak mengetahui adiknya menjadi anggota Perbakin atau memiliki KTA,” kata dia.

Selama ini, Zakiah Aini tergolong sosok yang sangat tertutup dan sangat jarang bergaul bersama warga sekitar. Waktunya, lebih banyak dihabiskan di dalam kamar.

“ Di rumah hanya menjahit, di dalam kamar,” tuturnya.

(Sumber: Pojoksatu.id)

6 dari 10 halaman

Ada Ahok di Surat Wasiat Zakiah Aini, Pelaku Teror Mabes Polri

Dream - Polisi menemukan surat wasiat yang ditinggalkan Zakiah Aini, pelaku teror Mabes Polri di rumahnya kawasan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Rabu 31 Maret 2021.

Saat penggeledahan menyeluruh di dalam dan luar rumah surat wasiat dua halaman ditulis tangan itu ditemukan. Dalam isi surat wasiat Zakiah Aini terdapat pesan-pesan bagi orangtua dan kakak-kakaknya.

Dia bahkan menyinggung-nyinggung Ahok mantan gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dalam surat tersebut.

Berikut ini isi surat tersebut:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Wasiat kepada orang yang saya cintai karena Allah

Wahai mamaku, maafin Zakiah yang belum pernah membalas pemberian keluarga. Mama, ayah jangan lupa senantiasa beribadah kepada Allah SWT dan jangan tinggalkan salat. Semoga Allah kumpulkan kembali keluarga di surga.

7 dari 10 halaman

 teror mabes polri© Kompas TV

Mama, sekali lagi Zakiah minta maaf. Zakiah sayang banget sama Mama. Tapi Allah lebih menyayangi hamba-Nya, Makanya Zakiah tempuh jalan ini sebagaimana jalan Nabi/Rasul Allah untuk selamatkan Zakiah dan dengan izin Allah bisa memberi syafaat untuk Mama dan keluarga di akhirat.

Pesan Zakiah untuk Mama dan keluarga, berhenti berhubungan dengan bank (kartu kredit) karena itu riba dan tidak diberkahi Allah. Pesan berikutnya agar Mama berhenti bekerja menjadi Dawis yang membantu kepentingan pemerintah thogut.

Pesan berikutnya untuk kaka agar di rumah Cibubur jaga Dede dan mama, ibadah kepada Allah, dan tinggalkan penghasilan dari yang tidak sesuai jaran Islam, serta tinggalkan kepercayaan kepada orang-orang yang mengaku mempunyai ilmu, dekati ustad/ulama, tonton kajian dakwah, tidak membanggakan kafir Ahok dan memakai hijab kak. Allah yang akan menjamin rezeki kak. Maaf ya kak, Zakiah tidak bisa membalas semua pemberian kakak...

 
8 dari 10 halaman

 Terduga teroris penyerang Mabes Polri© Terduga teroris penyerang Mabes Polri (Foto: Istimewa)

Untuk Mba Leli agar memperingatkan Mama, jaga Mama ya Mba. Untuk Bp, jangan tinggalkan ibadah solat 5 waktu, maafin ya Mba, pe kalau ada salah lisan dan lainnya. Jaga mama, ayah, dede baik-baik.

Mama, Ayah, semua lihat di samping itu adalah tingkatkan amalan. Insya Allah dengan karunia Allah amalan jihad Zakiah akan membantu memberi syafaat kepada keluarga di akhirat. Jihad adalah tertinggi dalam Islam.

Inti pesan Zakiah kepada mama dan keluarga adalah agar tidak mengikuti kegiatan pemilu. Karena orang-orang yang terpilih itu akan membuat hukum tandingan Allah bersumber Alquran-Assunah.

 
9 dari 10 halaman

Demokrasi, Pancasila, UUD, pemilu, berasal dari ajaran kafir yang jelas musyrik. Zakiah nasihatkan kepada mama dan keluarga agar semuanya selamat dari fitnah dunia yaitu demokrasi, pemilu dan tidak murtad tanpa sadar.

" Sekali lagi maafkan Zakiah ma, ayah, kakak, Mba Leli, awi, Bpe, ka Effa, dede, Baim, Kevin, semua perkataan dan maafkan bila ada salah kata dan perbuatan. Semoga Allah kumpulkan kembali di surga-Nya.
Amiinn....

Zakiah Aini

Diketahui di rumah itu Zakiah Aini tinggal bersama dengan orangtua dan dua orang kakaknya. Perempuan usia 25 tahun itu adalah anak bungsu.

Berdasarkan penelusuran polisi, ZA merupakan lone wolf atau pelaku teror yang bergerak sendiri. Wanita muda itu beridiologi radikal ISIS. " Dibuktikan postingan yang bersangkutan di sosial media."

Polisi juga mengantongi fakta lain. ZA rupanya bekas mahasiswi. " Tersangka ini mantan mahasiswa di kampus dan drop out semester lima," tutur Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit.

10 dari 10 halaman

Terkuak! Kapolri Ungkap Isi Map Kuning Penyerang Mabes Polri

Dream - Kapolri Jenderal Listyo Sigit menyatakan peristiwa aksi teror di Mabes Polri sore tadi, (Rabu, 31 Maret 2021) dilakukan seorang wanita berinisial ZA. Pelaku diketahui mendatangi Mabes Polri sekitar pukul 16.30 WIB.

Dalam keterangan pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Kapolri membeberkan pelaku diketahui masuk dari pintu belakang dari areal Mabes dan sempat meminta ditunjukan lokasi kantor pos.

Dalam melakukan aksinya, pelaku diketahui mengenakan pakaian gamis dengan wajah yang tertutupi masker. Di video yang beredar, pelaku juga sempat memegang map berwarna kuning.

Dari hasil pendalaman dan penggeledahan polisi, lanjut Kapolri, map tersebut telah diamankan dan diperiksa. Hasilnya diketahui map tersebut digunakan pelaku untuk menyimpan sebuah amplop.

" Di dalamnya ada amplop bertuliskan kata-kata tertentu," ungkap Jenderal Listyo tanpa membeberkan isi dari tulisan tersebut.

Hasil penelusuran identitas diketahui pelaku merupakan seorang wanita berinsiasl ZA. Diketahui pelaku terpapar paham radikal (lon woolf) ideologi radikal ISIS.

" Dibuktikan dengan postingan yang bersangkutan di sosiaal media," ujarnya.

ZA merupakan wanita yang baru berusia 2 tahun dan tinggal di Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Join Dream.co.id