Mahfud MD Ungkap Motif Ferdi Sambo Perintahkan Penembakan Brigadir J: `Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa`

Stories | Rabu, 10 Agustus 2022 12:01

Reporter : Nabila Hanum

Menurutnya, motif tersebut terbilang sensitif dan hanya boleh didengar oleh orang dewasa.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memberikan sedikit informasi terkait dugaan motif Irjen (Pol) Ferdy Sambo yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan Brigadir J. Menurutnya, motif tersebut terbilang sensitif dan hanya boleh didengar oleh orang dewasa.

" Soal motif biar nanti dikonstruksi hukumnya karena itu sensitif, mungkin hanya boleh didengar oleh orang-orang dewasa," katanya dalam konferensi pers, Selasa 9 Agustus 2022.

Dia menyebut, konstruksi motif penembakan Brigadir J masih disusun. Dia menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada Tim Khusus (Timsus) Polri.

" Biar nanti dikonstruksi motifnya," ujarnya.

Mahfud MD Ungkap Motif Ferdi Sambo Perintahkan Penembakan Brigadir J: `Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa`
Menko Polhukam Mahfud MD
2 dari 7 halaman

Mahfud mengatakan, pemerintah akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. " Pemerintah melalui Kemenkopolhukam akan terus mengawal terus kasus ini hingga nanti oleh kejaksaan di konstruksikan lagi hukumnya," tegasnya.

Sebelumnya, Irjen Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan ajudannya, Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. Status tersangka Ferdy Sambo diumumkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa 9 Agustus 2022.

" Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan Timsus telah memutuskan untuk menetapkan saudara FS sebagai tersangka," kata Sigit di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta.

Sigit mengatakan, motif penembakan saat ini masih didalami. Timsus Polri masih akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, termasuk istri Ferdy Sambo, Putri.

3 dari 7 halaman

" Motif atau pemicu terjadinya peristiwa penembakan tersebut saat ini tentunya sedang dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi-saksi, termasuk Ibu PC," kata Sigit d

Sigit mengungkap, hasil penyelidikan timsus menyatakan bahwa tak ada tembak menembak di rumah Irjen Ferdy Sambo. Menurut dia, penembakan diskenariokan Ferdy Sambo.

" Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan awal," kata Sigit.

Menurut Sigit, penembakan itu dilakukan oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo. Untuk membuat seolah terjadi tembak-menembak, Ferdy Sambo sengaja menembak dinding berkali-kali menggunakan senjata Brigadir J.

" Untuk membuat seolah terjadi tembak menembak, FS melakukan penembakan dengan senjata miliki saudara J ke dinding berkali-kali," ungkapnya.

4 dari 7 halaman

Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Apa Motifnya?

Dream - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan menjadi tersangka kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Ferdy Sambo diduga memerintah Bharada E melakukan penembakan kepada Brigadir J hingga meninggal dunia.

Polisi pun masih mendalami motif yang memicu Sambo memerintahkan pembunuhan itu.

" Motif penembakan saat ini tentunya masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman terhadap saksi termasuk kepada ibu PC," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Selasa 9 Agustus 2022.

5 dari 7 halaman

Sigit melanjutkan, timsus dapat titik terang dengan melakukan proses penanganan dan pemeriksaan spesifik libatkan forensik, olah TKP, Puslabfor untuk uji balistik.

" Termasuk alur tembakan, CCTV dan HP oleh labfor," katanya.

Sebelumnya, Polri telah menetap Irjen Ferdy Sambo tersangka kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshu Hutabarat atau Brigadir J.

" Tadi pagi dilaksanakan gelar perkara dan Timsus telah memutuskan untuk menetapkan sodara FS sebagai tersangka," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa 9 Agustus 2022.

6 dari 7 halaman

Sigit juga menyangkal narasi sebelumnya yang mengatakan terjadi baku tembak di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

" Tidak ditemukan fakta peristiwa tembak menembak seperti yang dilaporkan," ujarnya.

Ia mengatakan, timsus menemukan peristiwa yang terjadi adalah penembakan terhadap Brigadir J. Penembakan itu dilakukan oleh Bharada E atas perintah Ferdy Sambo.

7 dari 7 halaman

Untuk membuat seolah terjadi tembak menembak, Ferdy Sambo sengaja menembak dinding berkali-kali menggunakan senjata Brigadir J.

" Untuk membuat seolah terjadi tembak menembak, FS melakukan penembakan dengan senjata miliki saudara J ke dinding berkali-kali," ungkapnya.

Meski begitu, Sigit belum menjelaskan terkait apakah Ferdy Sambo menyuruh atau terlihat langsung.

" Saat ini tim terus lakukan pendalaman terhadpa saksi dan pihak terkait," imbuhnya.

Join Dream.co.id