Menguak Kejadian di Magelang yang Jadi Pemicu Ferdi Sambo Murka Bunuh Brigadir Joshua

Stories | Sabtu, 13 Agustus 2022 14:19

Reporter : Cynthia Amanda Male

Polisi tidak menjelaskan secara detail apa yang sebenarnya terjadi di Magelang. Peristiwa di Magelang masih menjadi teka teki.

Dream - Polisi telah menghentikan kasus dugaan pelecehan seksual yang sempat dilaporkan oleh istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati. Terlapor dalam dua laporan itu ialah Brigadir Yoshua.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menuturkan, dugaan pelecehan seksual yang laporannya sudah dihentikan itu dilaporkan terjadi di Duren Tiga, Jakarta Selatan. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya dugaan pelecehan seksual yang terjadi di Magelang.

" Ini kan sudah terjawab di LP yang 340 ya. Kalau kita pun mengatakan ada motif terkait dengan kasus ini, ini kan terjadinya di Magelang, bukan di Duren Tiga," kata Andi dalam jumpa pers di Bareskrim Polri, 12 Agustus 2022.

Dengan penyetopan laporan itu, kata Andi, secara serta-merta menjawab kasus dugaan pelecehan oleh Brigadir J terhadap Putri di Duren Tiga tidak terjadi.

 

Menguak Kejadian di Magelang yang Jadi Pemicu Ferdi Sambo Murka Bunuh Brigadir Joshua
Ferdy Sambo
2 dari 9 halaman

Namun, Andi juga tak menjelaskan secara detail apa yang sebenarnya terjadi di Magelang. Peristiwa di Magelang masih menjadi teka teki, karena dari situlah disebut menjadi pemicu Ferdy Sambo murka dan menghabisi nyawa Brigadir Yoshua.

" Dengan terungkapnya LP yang ditangani Bareskrim terkait dengan korban Yoshua, ini dengan sendirinya menjawab fakta bahwa LP yang dua itu tidak ada," jelasnya.

Sebelum peristiwa penembakan itu, Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi, serta Brigadir Yoshua sempat sama-sama berada di Magelang selama beberapa hari. Ferdy Sambo dan istrinya disebut sempat menggelar perayaan ulang tahun pernikahan mereka saat berada di Magelang.

Ferdy Sambo kemudian kembali ke Jakarta pada Kamis 7 Juli 2022. Dia pulang lebih dulu dengan menumpangi pesawat, sementara istrinya dan sejumlah ajudan, termasuk Brigadir Yoshua, bertolak ke Jakarta dari Magelang Jumat 8 Juli 2022.

Rombongan istri Ferdy Sambo tiba di Jakarta dan melakukan tes PCR di kediaman pribadinya. Putri Candrawathi dan ajudan-ajudan Ferdy Sambo, termasuk Brigadir Yoshua, pergi ke rumah dinas di Kompleks Polri untuk isolasi. Penembakan kemudian terjadi di rumah dinas sekitar pukul 17.00 WIB, Jumat 8 Juli 2022.

Pengakuan Ferdy Sambo

Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi mengatakan FS (inisial dari mengakui Ferdi Sambo,red), merencanakan pembunuhan Brigadir J karena korban telah melakukan tindakan yang melukai martabat keluarganya.

" Saya ingin menyampaikan tersangka FS mengatakan dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istirnya PC bahwa dirinya mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan almarhum Josua," ungkap Andi usai melakukan pemeriksaan lanjutan terhadapa Ferdy Sambo di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Kamis 11 Agustus 2022.

Perasaan itulah yang akhirnya mendorong Ferdi Sambo marah dan merencakan pembunuhan terhadap almarhum Joshua.

Andi mengatakan setelah mendapatkan laporan itu, Ferdy Sambo memanggil RR dan E untuk merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J. " Ini pengakuan dari tersangka FS," katanya.

 

 

3 dari 9 halaman

Momen Ferdy Sambo Panggil Brigadir Yosua ke dalam Rumah Sebelum Ditembak

Dream - Polisi mengungkap momen sebelum penembakan Brigadir Yosua dilakukan oleh Bharada E atas perintah Irjen Ferdy Sambo, berdasarkan dari hasil gelar perkara.

Sesaat sebelum eksekusi pada Jumat 8 Juli 2022, Brigadir Yosua tengah berada di pekarangan rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Duren Tiga, Jakarta Selatan. Brigadir Yosua kemudian dipanggil oleh Ferdy Sambo untuk masuk ke dalam.

" Berdasarkan pemaparan Dirtipidum, semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Yosua almarhum tidak berada di dalam rumah, tapi di taman pekarangan depan rumah," kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, Jumat malam 12 Agustus 2022.

" Almarhum J (Yosua) masuk saat dipanggil ke dalam oleh FS (Ferdy Sambo)," imbuhnya.

4 dari 9 halaman

Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri melakukan pemeriksaan marathon terhadap tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Irjen Ferdy Sambo. Dalam pemeriksaan tersebut, sejumlah fakta terungkap. Termasuk upaya mengaburkan kasus pembunuhan tersebut.

Mantan Kadiv Propam itu akhirnya mengakui melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Alasannya karena emosi sebab istrinya mengaku mendapat pelecehan seksual dari ajudannya.

" Tersangka FS mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya PC yang telah mengalami tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga yang terjadi di Magelang yang dilakukan oleh almarhum Yoshua," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

5 dari 9 halaman

Mendapati fakta tersebut, Polri segera menghentikan kasus dugaan pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo. Nyatanya, aduan tersebut dibuat untuk menghalangi pengungkapan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

" Kita anggap bahwa dua laporan ini masuk dalam satu bagian yang masuk dalam kategori obstruction of justice. Ini bagian dalam upaya menghalangi pengungkapan dari kasus 340," kata Andi.

Setelah mendapatkan fakta tersebut, Timsus langsung mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) terhadap Ferdy Sambo kepada Kejaksaan Agung.

Setelah menerima SPDP tersebut, Kejaksaan Agung menunjuk 30 jaksa penuntut umum (JPU) untuk mengawal kasus pembunuhan ini.

" Sudah ditunjuk JPU sebanyak 30 orang untuk menanganinya," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung Ketut Sumedana dikutip dari Merdeka.com.

6 dari 9 halaman

Kebohongan Putri Istri Ferdy Sambo Diungkap

Dream - Penyidik Bareskrim Polri menghentikan kasus dugaan pelecehan seksual dan upaya pembunuhan oleh Brigadir Joshua yang sempat dilaporkan oleh istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati.

Dua laporan polisi itu dilayangkan Putri Chandrawati ke Polres Metro Jakarta Selatan yang selanjutnya ditarik ke Polda Metro Jaya.

" Berdasarkan hasil gelar perkara, kita hentikan penyidikan kasus pelecehan seksual dan dugaan pembunuhan,” ujar Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, Jumat malam 12 Agustus 2022.

Menurutnya alasan dihentikan kedua kasus yang dilaporkan Putri Candrawati karena memang tidak ditemukan tindak pidananya.

" Dihentikan karena tidak ditemukan peristiwa pidananya,” ujar Andi.

7 dari 9 halaman

Selain itu, laporan polisi yang awal-awal dilayangkan Putri Candrawati terkait kasus tewasnya Brigadir Joshua itu juga dinilai sebagai usaha menghalang-halangi penyelidikan atau obstruction of justice.

Karema kedua kasus yang dituduhkan kepada terlapor Brigadir Joshua itu tidak pernah dialami pelapor Putri Candrawati.

" Dugaan pembunuhan dan pelecehan seksual (Putri Chandrawathi) itu tidak ada. Oleh karena itu dihentikan penyidikannya," tegasnya.

Diketahui Putri Candrawathi, istri Irjen Ferdy Sambo juga meminta perlindungan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). Namun LPSK heran terhadap sikap Putri karena dinilai tidak kooperatif dalam memberi keterangan saat diasesmen.

8 dari 9 halaman

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan LPSK sudah 2 kali bertemu langsung dengan Putri. Namun dari dua pertemuan tersebut, Putri tidak memberikan keterangan apapun kepada LPSK. LPSK terakhir kali memeriksa Putri di kediaman pribadinya di Jalan Saguling III, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Saat itu Putri terus malu saat diperiksa. Padahla pemeriksaan Putri dilakukan petugas wanita LPSK.

" Ya memang yang terucap hanya itu, 'malu Mbak, malu'. Ya malunya kenapa kita nggak tahu," kata Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi.

Dia mengatakan LPSK belum mendapat keterangan penuh soal dugaan pelecehan seksual yang dialami Putri. Istri Sambo belum merespons pendalaman LPSK untuk menetapkan status perlindungan.

9 dari 9 halaman

Putri pertama kali muncul ke publik setelah kasus kematian Brigadir J di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta pada 8 Juli lalu. Saat itu ia ditemani anak dan kuasa hukumnya datang ke Mako Brimob Depok untuk menemui suaminya Ferdy Sambo.

" Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya," ujar PC, istri Ferdy Sambo dengan berlinang air mata.

Sembari menangis, Putri yang memakai masker dan tertunduk meminta doa atas kasus yang sedang dialami keluarganya. Ia juga ikhlas menjalani cobaan yang sedang menimpa keluarganya.

" Saya mohon doa, agar kami sekeluarga bisa menjalani masa yang sulit ini, dan saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami," tuturnya.

Join Dream.co.id