Mahfud MD Ungkap Fakta Baru: LPSK Pernah Disodori Dua Amplop Tebal Usai Bertemu Istri Ferdy Sambo

Stories | Jumat, 12 Agustus 2022 14:00

Reporter : Okti Nur Alifia

Mahfud MD mengungkap dua amplop itu berwarna coklat dan berukuran tebal ditawarkan kepada tim LPSK usai melakukan pemeriksaan terhadap Putri.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, membeberkan fakta lain tentang kasus tewasnya Brigadir L.

Kata Mahfud MD, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), disebut pernah disodori dua amplop saat mengunjungi istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Mahfud MD mengungkap dua amplop itu berwarna cokelat dan berukuran tebal ditawarkan kepada tim LPSK usai melakukan pemeriksaan Putri.

“ Dari rumah itu dikasih amplop cokelat dua, tebel-tebel,” katanya dikutip dari YouTube Liputan 6.

“ Ya orang tahu lah kalau amplop cokelat itu isinya apa,” lanjutnya.

Tim LPSK sendiri tidak menerima amplop yang disodorkan itu. Mahfud MD yakin amplop tebal tersebut berisi uang. 

“ Ya pasti duit, tapi dikembalikan,” ujar Mahfud MD.

Putri Candrawathi telah mengajukan permohonan perlindungan atas laporannya terkait dugaan pelecehan seksual oleh Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat. 

Permohonan itu disampaikan pada 14 Juli 2022 ke LPSK. Status istri Ferdy Sambo, hingga kini masih sebagai pemohon.

Mahfud MD Ungkap Fakta Baru: LPSK Pernah Disodori Dua Amplop Tebal Usai Bertemu Istri Ferdy Sambo
© MEN
2 dari 3 halaman

Kondisi Terkini Istri Ferdy Sambo: Suka Menangis, Murung, Butuh Ditangani Psikiater

Dream - Polisi telah mendalami akasus penembakan Brigadir J Nofriansyah Yoshua Hutabarat,  dengan tersangka  salah satunya Irjen Ferdy Sambo. Upaya pengungkapan kasus juga dilakukan dengan meminta keterangan dari Istri Ferdi Sambo, Putri Candrawathi. 

Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) yang membawa tim psikolog dan psikiater belum lama ini bertemu dengan istri Ferdi Sambo di kediamannya. Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi, mengungkapkan kondisi istri polisi berpangkat bintang dua sangat memprihatinkan.

" Kondisi Ibu Putri Candrawathi suka menangis, murung, tidak bisa memberi keterangan. Tentu ada hal lain yang spesifik diobservasi oleh psikiater," ucap Wakil Ketua LPSK Edwin Partogi di kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, dikutip dari Liputan6.com, Kamis, 11 Agustus 2022.

Menurut Edwin, terlepas dari permohonan perlindungannya ke LPSK, Putri membutuhkan penguatan untuk mentalnya.

" Secara pribadi butuh penanganan dokter psikiater. Menurut psikiater kami memang butuh penguatan mental ya dan itu bukan dilakukan oleh psikolog, tapi psikiater karena dia butuh pengobatan," tegas Edwin.

3 dari 3 halaman

Lebih lanjut, Edwin mengatakan situasi psikis mental istri Ferdi Sambo merupakan suatu kebutuhan untuk segera dipulihkan. Hal tersebut yang menyebabkan tes assessement terhadap Putri tidak diperlukan lagi.

" Iya kita anggap selesai karena nggak bisa dilanjutkan," tutur Edwin.

" Artinya juga menurut pandangan dari psikolog kami kalaupun dilakukan lagi tidak akan banyak yang berubah.Yang dibutuhkan saat ini untuk Putri Candrawathi adalah berobat saat ini," tambahnya.

LPSK meyakini Putri hanya sekadar membutuhkan pelayanan psikologis konseling dan psikiater. Pihak keluarga Putri juga masih bisa menangani hal tersebut.

" Jadi gak perlu pakai layanan LPSK juga itu selesai lah," imbuh Edwin.

Join Dream.co.id