Kejam! Salah Eja Kata Saat Ujian, Siswa Dianiaya Guru hingga Tewas

Stories | Senin, 3 Oktober 2022 07:01

Reporter : Nabila Hanum

Remaja berusia 15 tahun itu menderita kerusakan ginjal dan meninggal karena luka-lukanya.

Dream - Perbedaan antar kasta masih sangat kental di India. Hal ini sering menjadi salah satu pemicu permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat di sana.

Memang, saat ini masyarakat India semakin terbuka dan tidak terlalu ketat seperti dulu, namun beberapa daerah masih sangat memegang erat kedudukan kasta ini.

Dilansir dari Daily Star, seorang siswa terbunuh oleh guru karena salah eja kata saat ujian. Perbedaan kasta juga menjadi salah satu alasan besar hal naas ini terjadi.

Kejam! Salah Eja Kata Saat Ujian, Siswa Dianiaya Guru hingga Tewas
Ilustrasi (Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Nikhil Dohre, siswa yang meninggal itu dikabarkan ditendang dan dipukuli sampai terjatuh oleh gurunya. Nikhil dipukul setelah salah mengeja kata ‘sosial’ dalam ujian.

Remaja berusia 15 tahu itu menderita kerusakan ginjal dan meninggal karena luka-lukanya pada Senin, 26 September 202 di sebuah rumah sakit di negara bagian Uttar Pradesh Utara, India Utara.

Guru yang menjadi pelaku kekerasan ini dikabarkan kabur dan tengah menjadi buronan polisi. " Dia buron, tapi kami akan segera menangkapnya," kata petugas polisi Mahendra Pratap Singh kepada wartawan.

3 dari 5 halaman

Nikhil merupakan siswa di sebuah sekolah swasta di distrik Auriya, Uttar Pradesh. Keluarganya adalah anggota kasta Dalit, kasta terendah dalam sistem kelas India.

Dalit, sering disebut ‘tak tersentuh’, secara historis tertindas dan diberi pekerjaan paling kotor untuk dilakukan. Bahkan hingga hari ini, mereka masih tertinggal di belakang orang India lainnya dalam hal pendapatan dan kesejahteraan hidup.

4 dari 5 halaman

Ayah korban mengatakan bahwa guru itu secara verbal melecehkan putranya dengan hinaan mengenai kasta serta memukulnya berulang kali dengan tongkat dan menendangnya.

Setelah pemeriksaan jenazah, tubuh Nikhil diserahkan kepada pihak keluarga, tetapi pengunjuk rasa membawa jenazah ke sekolah tempat dia dipukuli, dan meletakkannya di jalan sambil meneriakkan keadilan.

Protes kekerasan terhadap sistem kasta kini telah meletus di seluruh wilayah setelah kematian Nikhil. Unjuk rasa yang terjadi cukup ricuh, mengakibatkan beberapa kerusakan properti hingga mobil polisi yang terbalik dan terbakar.

5 dari 5 halaman

“ Awalnya keponakan saya dipukuli secara brutal oleh guru, kemudian dianiaya karena kami adalah Dalit,” ungkap Paman korban, Rishi Kumar, kepada wartawan.

“ Guru itu berasal dari kasta atas, dia membunuh Nikhil dan kemudian melontarkan cercaan kasta ketika kami menuntut kompensasi uang,” imbuhnya.


Laporan : Erdyandra Tri Sandiva

Join Dream.co.id