Istinjak: Pengertian, Adab, Tata Cara, dan Syarat-syaratnya Sesuai Syariat Islam

Stories | Senin, 15 Agustus 2022 13:01

Reporter : Widya Resti Oktaviana

Jika tidak ada air, istinjak bisa dilakukan dengan menggunakan batu, tisu, kayu, atau benda lainnya yang suci dari najis.

Dream – Dalam Islam ada banyak sekali ajaran kebaikan yang disampaikan kepada umatnya. Salah satunya adalah tentang kebersihan dan kesucian. Hal ini sangat penting mengingat bahwa umat Islam harus melaksanakan ibadah wajib setiap harinya dalam keadaan yang bersih dan suci, yakni sholat fardhu.

Di mana sebelum melaksanakan sholat fardhu, umat Islam haruslah berwudhu terlebih dahulu. Begitu pun ketika hendak melaksanakan ibadah lainnya, baik yang sunah maupun yang wajib harus memastikan bahwa dirinya dalam kondisi yang suci.

Islam sendiri mengajarkan tentang istinjak. Di mana istinjak adalah membersihkan segala sesuatu yang keluar dari kemaluan, kubul, atau dubur dengan menggunakan air atau batu yang sesuai dengan syarat-syarat tertentu.

Nah, bagi sahabat Dream yang ingin mengetahui secara lebih jelas tentang istinjak, berikut sebagaimana dirangkum Dream melalui islam.nu.or.id dan merdeka.com.

Istinjak: Pengertian, Adab, Tata Cara, dan Syarat-syaratnya Sesuai Syariat Islam
Pengertian Istinjak, Adab, Tata Cara, Dan Syarat-syaratnya (Foto Ilustrasi: Unsplash.com)
2 dari 5 halaman

Pengertian Istinjak

 Pengertian Istinjak© Unsplash.com

Sebelum membahas lebih dalam tentang istinjak, alangkah lebih baik jika sahabat Dream mengetahui terlebih dahulu pengertian dari istinjak. Dalam bahasa Arab, istinjak sendiri adalah derivasi dari kata naja yanju yang artinya adalah memotong atau melepas diri (qatha’a).

Seseorang yang sedang beristinjak ialah orang yang sedang berusaha untuk melepaskan dirinya dari adanya kotoran yang menempel di anggota tubuhnya. Sedangkan menurut terminologi, istinjak adalah membersihkan segala sesuatu yang keluar dari kemaluan, kubul atau dubur dengan menggunakan air atau batu dengan syarat-syarat tertentu.

3 dari 5 halaman

Adab Istinjak Sesuai Syariat Islam

Setelah mengetahui pengertian dari istinjak, sahabat Dream juga perlu mengetahui adab-adab dalam beristinjak sesuai dengan syariat Islam, terutama setelah buang air. Berikut adalah adan istinjak sesuai syariat Islam yang penting untuk sahabat Dream ketahui:

  • Berdoa terlebih dahulu sebelum masuk kamar mandi.

Berikut adalah bacaan doa masuk kamar mandi yang bisa sahabat Dream hafalkan:

بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك من الْخُبْثِ وَالْخَبَائِثِ

Bismillâhi Allâhumma innî a'ûdzu bika minal khubutsi wal khabâitsi.

Artinya: " Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari godaan iblis jantan dan betina."

  • Masuk ke kamar mandi dengan mendahulukan kaki sebelah kiri.
  • Buang air di lubang yang disediakan. Bukan membuangnya di dinding atau di lantai.
  • Jongkok saat buang air.
  • Menuntaskan keluarnya kotoran.

Dalam hal ini jangan sampai menunda keluarnya kotoran dari dalam tubuh. Untuk membantu mengeluarkannya bisa dengan cara mengelus perut atau menekan bagian tertentu agar bisa keluar dengan lancar. Hal ini bertujuan agar tubuh terhindar dari penyakit akibat menumpuknya kotoran di dalam.

  • Membaca doa keluar kamar mandi.

Berikut adalah bacaan doa keluar kamar mandi yang bisa sahabat Dream hafalkan:

الْحَمْدُ لِلهِ الذي أَذْهَبَ عَنِّيْ الْأَذَى وَعَافَانِيْ

Alhamdulillahi alladzi adzhaba ‘anni al-adza wa ‘aafaani.

Artinya: " Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakit dari tubuhku, dan mensehatkan aku."

4 dari 5 halaman

Tata Cara Melakukan Istinjak

 Tata Cara Melakukan Istinjak© Unsplash.com

Bagi sahabat Dream yang hendak beristinjak, maka penting sekali untuk mengetahui bagaimana tata caranya yang benar sesuai dengan ajaran Islam. Tata cara istinjak sendiri terbagi menjadi tiga cara sebagai berikut:

  1. Menggunakan tiga buah batu atau bisa diganti dengan menggunakan tiga lembar tisu. Tetapi jika sahabat Dream merasa belum bersih, maka bisa ditambah lagi sampai jumlahnya menjadi ganjil. Baik itu berjumlah lima, tujuh, dan seterusnya. Cara ini dilakukan jika memang tidak ada air. Di mana kalaupun tersedia air, maka air tersebut hanya cukup untuk mandi saja.
  2. Menggunakan air saja.
  3. Menggunakan tiga lembar tisu atau batu terlebih dahulu. Kemudian diakhiri dengan menggunakan air. Cara ketiga inilah yang menjadi cara terbaik. Di mana penggunaan batu atau tisu berguna untuk menghilangkan wujud daru najis serta bekasnya. Sedangkan air digunakan untuk menyempurnakan sucinya dari najis.
5 dari 5 halaman

Syarat-syarat Istinjak

Dijelaskan sebelumnya bahwa beristinjak bisa dengan menggunakan batu atau saat kondisinya sedang tidak ada air. Namun untuk melakukannya ada syarat-syarat tertentu yang harus diketahui oleh umat Islam agar istinjak bisa dilakukan dengan benar sesuai syariat Islam. Berikut adalah syarat-syaratnya yang perlu sahabat Dream ketahui:

Syarat Istinjak Hanya dengan Batu

Berikut adalah syarat-syarat beristinjak dengan menggunakan batu:

  • Menggunakan tiga buah batu (atau satu batu yang memiliki tiga sisi).
  • Batunya bisa untuk membersihkan tempat keluarnya najis.
  • Najisnya belum kering.
  • Najisnya belum pindah.
  • Najisnya tidak terkena barang najis yang lain.
  • Najisnya tidak melampaui shafhah dan hasyafah.
  • Najisnya tidak terkena air.
  • Batunya suci.

Syarat Benda untuk Istinjak Jika Tidak Ada Air

Jika tidak ada air untuk beristinjak, maka sahabat Dream bisa menggunakan benda yang ada di sekeliling. Berikut adalah syarat-syarat benda yang bisa digunakan untuk beristinjak jika tidak ada air:

  • Selain menggunakan batu, bisa juga menggunakan tisu, kayu, daun kering, atau benda sejenisnya yang bisa digunakan untuk bersuci. Tentunya benda tersebut haruslah suci dan tidak terkena najis.
  • Benda yang digunakan untuk istinjak adalah benda padat. Bukan benda yang cair atau lembek. Usahakan untuk tidak menggunakan benda yang mudah hancur.
  • Permukaan benda kesat untuk bisa mengangkat najis. Tidak sah melakukan istinjak jika menggunakan kaca atau benda yang permukaannya halus.
  • Tidak bersuci dengan menggunakan benda yang terhormat, seperti makanan, tulang, atau benda yang ada tulisan asma Allah atau materi dari agama lainnya.
Join Dream.co.id