Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah di Kalideres

News | Minggu, 24 Oktober 2021 13:31

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Kondisi keduanya meninggal saat dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Dream - Ibu dan anak dilaporkan meninggal akibat reruntuhan rumah di kawasan Jakarta Barat, Peristiwa nahas ini terjadi pada Sabtu 23 Oktober 2021.

Humas Damkar DKI Jakarta, Mulat Wijayanto, menerangkan sebuah bangunan 2 lantai secara tiba-tiba runtuh. Informasi itu diterima pada pukul pada pukul 21.57 WIB.

“ Kami langsung berangkat ke lokasi kejadian begitu menerima laporan dari seorang warga. Tetangga mengaku mendengar suara reruntuhan bangunan di sekitar lokasi rumah korban," kata Mulat dalam keterangan tertulis, dikutip dari Merdeka.com.

Sebanyak 15 personel Damkar dikerahkan untuk mengevakuasi penghuni rumah. Korban bernama Ita berusia 40 tahun dan anak balitanya.

 

Ibu dan Anak Tewas Tertimpa Reruntuhan Rumah di Kalideres
Ilustrasi Garis Polisi (Shutterstock.com)
2 dari 4 halaman

Masih Hidup Saat Ditemukan

Menurut Mulat, ibu dan anak tersebut masih hidup ketika ditemukan. Ini ditandai dari jantung yang masih berdetak.

Dua korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, keduanya meninggal saat dalam perjalanan.

" Korban menghembuskan nafas terakhir pada saat perjalanan menuju RSUD Kalideres," tambahnya.

Mulat menyayangkan kurang sigapnya pihak RSUD Kalideres dalam menangani kedua korban. Padahal, jarak rumah sakit dengan lokasi kejadian hanya beberapa meter.

3 dari 4 halaman

Crane Ambruk Timpa Rumah di Depok, Anak Lagi Sekolah Online Jadi Korban Luka

Dream - Satu unit crane ambruk dan menimpa rumah warga di Depok, Jawa Barat. Tiga korban dilaporkan mengalami luka, dua di antaranya adalah ayah dan anak.

Insiden terjadi pagi tadi sekitar pukul 09.00 WIB. Satu korban belum dapat dievakuasi akibat tertimpa reruntuhan.

" Sudah dua jam korban belum berhasil dievakuasi, kesulitannya bongkahan puing besar sekali, memerlukan alat dan teknik," ujar Lurah Depok Jaya, Herman, dikutip dari Merdeka.com.

Crane tersebut awalnya digunakan untuk merobohkan menara air. Saat digunakan, tiba-tiba crane itu roboh dan menimpa rumah di sampingnya. Rumah tersebut diketahui dihuni satu keluarga terdiri dari ayah, ibu, dan tiga anak.

 

4 dari 4 halaman

Kronologis

Saat peristiwa terjadi, sang ayah berada di teras sehingga mengalami luka di kepala. Satu anak tertimpa reruntuhan karena sedang belajar online di dalam kamar.

Dua anak lain selamat lantaran berada di kamar sebelah. Demikian pula sang ibu yang saat itu berada di luar rumah.

Selain satu unit rumah, sebuah warung hancur akibat tertimpa reruntuhan. Satu orang korban mengalami luka di kepala lantaran berada di dalam warung ketika peristiwa nahas terjadi.

Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Keluarga untuk mendapatkan pertolongan medis. " Ke Mitra Keluarga, kena rubuhan yang dari atas genteng, kerobohan menara PDAM," kata Herman.

Terkait
Join Dream.co.id