Fakta-Fakta Mengejutkan NII Sumbar yang Ingin Gulingkan Jokowi

News | Selasa, 19 April 2022 12:00

Reporter : Nabila Hanum

Fakta-fakta NII Sumbar yang hendak gulingkan pemerintahan saat ini

Dream - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri membeberkan pola rekrutmen anggota teroris Negara Islam Indonesia (NII) yang tersebar di Sumatera Barat (Sumbar). Kelompok ini juga disebut hendak melengserkan pemerintahan saat ini.

Hal ini diungkap usai ditangkapnya 16 anggota NII di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Tanah Datar pada Maret 2022.

" Bulan Maret 2022 telah dilakukan penegakan hukum terhadap 16 orang anggota jaringan Negara Islam Indonesia (NII)," kata Kabagbinops Densus 88 AT Polri, Kombes Pol Aswin Siregar, dikutip dari Liputan6, Selasa 19 April 2022.

Menurut dia, kelompok ini juga merekrut anak-anak sebagai anggotanya. Mereka tersebar di sejumlah provinsi di Indonesia.

Berikut ini 5 fakta tentang NII Sumbar dihimpun dari Liputan6.com:

Fakta-Fakta Mengejutkan NII Sumbar yang Ingin Gulingkan Jokowi
Ilustrasi Teroris (Shutterstock)
2 dari 5 halaman

1. Ingin lengserkan pemerintah sebelum pemilu 2024

Aswin mengatakan kelompok NII hendak melengserkan pemerintahan saat ini sebelum Pemilu 2024.

Dia mengatakan NII Sumbar memiliki rencana mengganti ideologi Pancasila seperti NII Kartosuwiryo.

" Visi-misi yang sama persis dengan NII Kartosuwiryo, yakni mengganti ideologi Pancasila dan sistem pemerintahan Indonesia saat ini dengan syari’at Islam, sistem khilafah, dan hukum Islam," katanya.

Di antara rencana tersebut, terdapat juga potensi ancaman berupa serangan teror yang tertuang dalam wujud perintah mempersiapkan senjata tajam (disebutkan ‘golok’) dan juga mencari para pandai besi.

" Adapun temuan alat bukti arahan persiapan golok tersebut sinkron dengan temuan barang bukti sebilah golok panjang milik salah satu tersangka," kata Aswin.

3 dari 5 halaman

2. Rekrut anak-anak jadi anggota

Aswin mengatakan, NII tidak pandang bulu dalam proses perekrutan anggota. Mereka dapat merekrut anak-anak baik laki-laki maupun perempuan.

" Hal ini terbukti dengan ditemukannya 77 orang anak di bawah 17 tahun yang dicuci otak dan dibai’at untuk sumpah setia kepada NII," ujar Aswin.

Bahkan dari jumlah itu tercatat ada sekitar 126 orang lain yang saat ini sudah dewasa, namun dulu juga direkrut saat masih usia belasan tahun.

4 dari 5 halaman

3. Punya 1.125 anggota di Sumbar

Saat ini NII diperkirakan memiliki 1.125 anggota yang tersebar di Sumbar. Sebanyak 400 orang di antaranya diketahui berstatus sebagai personel aktif.

" Di mana sekitar 400 orang di antaranya merupakan personel aktif. Dan selebihnya nonaktif atau sudah berbaiat namun belum aktif dalam kegiatan NII, yang sewaktu-waktu bisa diaktifkan kembali apabila perlu," tuturnya.

1.125 anggota NII itu tersebar di dua kabupaten di Sumbar, yakni 833 orang ada di Kabupaten Dharmasraya dan 292 anggota lainnya berada di Kabupaten Tanah Datar.

Selain di Sumbar, jaringan NII juga tersebar luas di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Bali, hingga Maluku.

5 dari 5 halaman

4. Potensi ancaman teror NII Sumbar

Densus 88 secara garis besar telah mendata beberapa potensi ancaman teror dari jaringan NII Sumbar, di antaranya:

1.Memiliki keinginan untuk mengubah ideologi Pancasila dengan ideologi Syariat Islam secara kaffah.

2. Memiliki niat untuk menggulingkan pemerintahan yang sah apabila NKRI sedang dalam keadaan kacau/chaos.

3. Melakukan berbagai kegiatan i’dad (persiapan serangan teror) secara rutin.

4. Merencanakan persiapan logistik serangan teror berupa senjata tajam (golok) serta produsen senjata tajam (pandai besi).

5. Melakukan perekrutan anggota secara masif di wilayah Sumatera Barat dengan melibatkan anak-anak di bawah umur.

6.Memiliki hubungan dengan kelompok teror di wilayah Jakarta,Jawa Barat, dan Bali.

Join Dream.co.id