Doa Diberi Kelancaran Melakukan Lamaran, Lengkap dengan Syarat dan Tata Caranya

Stories | Selasa, 9 Agustus 2022 20:02

Reporter : Widya Resti Oktaviana

Doa khitbah bertujuan untuk memohon kelancaran dan diberikan pasangan yang baik untuk diri kita serta menurut pandangan Allah SWT.

Dream – Dalam Islam, pernikahan adalah ibadah yang dijalani oleh dua orang laki-laki dan perempuan yang saling berkomitmen dengan tujuan mencapai ridho Allah SWT. Bahkan dengan mengikatkan janji suci pernikahan, hal ini mampu menghindarkan seseorang dari perbuatan zina yang dilarang keras oleh Allah SWT.

Sebelum pernikahan diselenggarakan, biasanya ada prosesi lamaran terlebih dahulu atau dalam Islam disebut dengan istilah khitbah. Di mana prosesi ini adalah ajang untuk saling mengenal antara dua keluarga dari calon pengantin.

Dalam momen lamaran, biasanya dari pihak laki-laki akan menyampaikan keinginannya untuk meminang perempuan yang dicintainya. Setelah itu, barulah dari pihak perempuan juga menyampaikan penerimaan akan lamarannya tersebut.

Nah, dalam acara yang sakral ini tentunya harapan akan kelancaran lamaran bisa berjalan dengan baik hingga selesai. Oleh karena itu, selain mempersiapkan segalanya secara matang, jangan lupa juga untuk memanjatkan doa diberi kelancaran sebelum acara lamaran. Selain bisa memberikan ketenangan, insya Allah acara tersebut juga diridhoi Allah SWT.

Berikut adalah bacaan doa diberikan kelancaran sebelum khitbah atau lamaran, sebagaimana dirangkum Dream melalui merdeka.com dan islam.nu.or.id.

Doa Diberi Kelancaran Melakukan Lamaran, Lengkap dengan Syarat dan Tata Caranya
Doa Diberi Kelancaran Melakukan Khitbah (Foto Ilustrasi: Freepik.com)
2 dari 4 halaman

Syarat-Syarat Mengkhitbah

 Syarat-Syarat Mengkhitbah© Freepik.com

Dalam sebuah pernikahan, tentunya pasangan yang hendak menikah haruslah saling mengenal terlebih dahulu, serta mengenal keluarga besar dari kedua belah pihak. Mengingat bahwa pernikahan adalah janji suci yang harapannya hanya terjadi sekali seumur hidup serta menyatukan dua keluarga besar. Sehingga proses mengenal sebelum menikah haruslah dilakukan dengan sebaik mungkin.

Itulah mengapa dalam Islam dikenal dengan istilah taaruf, yakni saling mengenal. Sehingga saat menikah bisa dilakukan dengan pandangan dan penilaian yang jelas. Setelah saling mengenal melalui taaruf, selanjutnya adalah prosesi lamaran atau khitbah yang merupakan bagian pendahuluan untuk melangsungkan pernikahan.

Nah, dalam melakukan khitbah ini ada beberapa persyaratan sesuai syariat Islam yang penting untuk diketahui. Berikut adalah syarat-syarat mengkhitbah menurut H. Mohammad Anwar:

  • Kosong dari perkawinan atau iddah laki-laki lain.
  • Ditentukan oleh pihak perempuannya.
  • Tidak ada hubungan mahram antara calon suami dengan calon istrinya. Baik itu mahram yang senasab atau satu keturunan atau mahram sesusuan dan tidak ada hubungan kemertuaan atau bekasnya.
  • Pihak perempuan beragama Islam atau kafir kitabi yang asli, bukan kafir watsani (penyembah berhala atau ateis atau tidak beragama sama sekali. Kecuali jika perempuannya adalah kafir tersebut diislamkan dahulu baru boleh dinikahi).

Syarat-syarat untuk menikahi seorang perempuan juga dijelaskan dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI). Syarat-syarat itu adalah sebagai berikut:

  • Peminangan bisa dilaukan terhadap seorang perempuan yang masih perawan atau terhadap janda yang telah habis masa iddahnya.
  • Perempuan yang ditalak suami yang masih berada di dalam masa iddah raj’iyyah, haram dan dilarang untuk dipinang.
  • Dilarang meminang seorang perempuan yang sedang dipinang orang lain selama pinangan laki-laki tersebut belum putus atau belum ada penolakan dari pihak perempuan.
  • Putusnya pinangan untuk laki-laki dikarenakan adanya pernyataan tentang putusnya hubungan pinangan atau secara diam-diam. Laki-laki yang telah meminang telah menjauhi dan meninggalkan perempuan yang dipinang.
3 dari 4 halaman

Tata Cara Mengkhitbah

Setelah mengetahui syarat-syarat mengkhitbah, sahabat Dream juga perlu mengetahui bagaimana tata cara mengkhitbah sesuai dengan syariat Islam. Berikut adalah tata caranya yang perlu diketahui oleh sahabat Dream yang hendak melangsungkan khitbah:

Mohon Petunjuk dari Allah SWT

Cara yang pertama adalah mohon petunjuk dari Allah SWT. Caranya adalah dengan melakukan sholat sunah istikharah.

Berdoa dan Membaca Sholawat Nabi Muhammad saw

Cara kedua adalah dengan memanjatkan doa kepada Allah SWT dan membaca sholawat Nabi Muhammad saw. Dijelaskan oleh Imam An-Nawawi dalam kitab Al-Adzkar, bahwa seseorang yang melamar disunahkan untuk membaca hamdalah, melafalkan pujian pada Allah SWT, dan sholawat untuk Rasulullah saw. Kemudian membaca “ Asyhadu an la ilaha illallah wahdahu la syarika lah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuluh”.

Mendatangi Kediaman Calon Pasangan

Selanjutnya adalah pihak laki-laki mendatangi rumah atau kediaman calon pasangannya untuk menyampaikan keinginannya menikahi perempuan tersebut.

Menyampaikan Maksud dan Tujuan

Kemudian dari pihak laki-laki menyampaikan maksud serta tujuan kedatangannya ke rumah pihak perempuan, yakni untuk melamar atau mengkhitbah mempelai perempuan.

Jawaban dari Perempuan

Setelah pihak laki-laki menyampaikan maksud dan tujuannya, kemudian pihak perempuan memberikan jawab atas lamaran tersebut, apakah diterima atau ditolak. Jika diterima, maka pihak perempuan akan menyambutnya dan mulai merencanakan pernikahan kedua belah pihak.

Menyerahkan Hantaran

Tata cara khitbah yang selanjutnya adalah menyerahkan hantaran, yakni dari pihak laki-laki kepada pihak perempuan. Di mana ini adalah bentuk keseriusan untuk menikahi pihak perempuan.

Penutupan Acara

Terakhir adalah penutupan acara khitbah. Acara ini ditutup dengan membaca doa agar rencana pernikahan bisa berjalan dengan lancar.

4 dari 4 halaman

Doa Diberi Kelancaran sebelum Mengkhitbah

 Doa Diberi Kelancaran sebelum Mengkhitbah© Shutterstock.com

Bagi sahabat Dream yang hendak mengkhitbah seorang perempuan yang dicintainya, akan lebih baik jika sebelum mengkhitbah membaca doa diberi kelancaran terlebih dahulu. Doa ini berisi harapan agar acara tersebut bisa berjalan lancar dan mendapatkan pasangan yang baik bagi kamu serta dari penglihatan Allah SWT.

Doa diberi kelancaran khitbah dibaca pada malam sebelum khitbah dan terlebih dahulu melaksanakan sholat sunah hajat dan istikharah. Berikut adalah bacaan doa diberi kelancara sebelum khitbah:

Allahumma innaka taqdiru wa lâ aqdiru wa lâ a’lamu wa anta ‘allâmul ghuyûbi. Fa in ra`aita lî fî (.....) khairan fî dînî wa âkhiratî faqdirhâ lî.

Artinya: “ Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Men-takdir-kan, dan bukanlah aku yang men-takdir-kan. Dan (Engkau) Maha Mengetahui apa yang tidak kuketahui. Engkau Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib. Maka jika Engkau melihat kebaikan antara diriku dan (..... [sebutkan nama calon pasangan bin/binti ayahnya]) untuk agama dan akhiratku, maka takdirkanlah aku bersamanya.”

Join Dream.co.id