Dilantik Jadi TNI, Prajurit Ini Bacakan Pidato Menyentuh untuk Sang Ayah di Surga

News | Minggu, 13 Maret 2022 10:00

Reporter : Okti Nur Alifia

Sang ayah tak bisa datang ke pelantikan karena sudah meninggal, pemuda ini sampaikan rindunya lewat pidato.

Dream - Kehadiran orangtua menjadi sebuah kebanggaan ketika seorang pemuda memasuki pendidikan militer dan dilantik menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Namun hal tersebut tak bisa dirasakan oleh salah satu prajurit TNI yang telah dilantik ini. Saat perjuangannya dalam menempuh pendidikan, sang ayah telah meninggal dunia.

Pemuda itu hanya ditemani sang ibu. Dalam pelantikan itu, dia hanya bisa mengenang sang ayah dan memohon restu lewat pidato pada pelantikan itu.

 

Dilantik Jadi TNI, Prajurit Ini Bacakan Pidato Menyentuh untuk Sang Ayah di Surga
Prajurit TNI Bacakan Pidato Untuk Sang Ayah Yang Sudah Meninggal (Foto: YouTube D'LORENG)
2 dari 6 halaman

Mengenang Sang Ayah

Pidato pemuda yang tak diketahui namanya ini diunggah oleh akun YouTube D’LORENG pada Jumat, 11 Maret 2022.

Dalam keterangan postingannya, akun ini menjelaskan cerita sedih seorang TNI Angkatan Darat yang ayahnya telah meninggal. Dan secara mengharukan prajurit tersebut membacakan pidato di acara pelantikan.

“ Moment sedih dan mengharukan saat siswa Secaba TNI-AD membacakan pidato di hadapan para hadirin, siswa secaba TNI ini ditinggal selama nya (meninggal dunia) oleh sang ayah saat sedang menjalani pendidikan TN,” tulis akun YouTube D’LORENG.

 Prajuri TNI Bacakan Pidato untuk Ayah© (Foto: YouTube D'loreng)

3 dari 6 halaman

Dapat Kabar

Berita kematian sang ayah merupakan pukulan yang berat baginya. Dengan nada bergetar menahan tangis, prajurit ini membacakan teks pidatonya. 

" Mendengar berita itu badan saya serasa lemas tak berdaya, ayah tercinta telah tiada,” ucap prajurit, dikutip dari YouTube D’loreng.

“ Yang ada di benak saya hanyalah ingin kembali ke rumah dan melihat terakhir kalinya jenazah ayah," lanjutnya.

 Prajuri TNI Bacakan Pidato untuk Ayah© (Foto: YouTube D'loreng) 

4 dari 6 halaman

Mohon Doa Restu Sang Ayah

Pidatonya tetap berlanjut, sang ibu pun menghampiri dan berdiri di sampingnya. Bersama dengan pidatonya, ia menitipkan doa restu kepada sang ayah yang sudah berbeda dunia.

" Ayah kini aku telah dilantik menjadi Bintara, semoga ayah tenang di sisi-Nya. Ibu aku mohon doa restu agar anakmu bisa berdiri tegar melanjutkan pendidikan kejuruan nanti,” ucap prajurit.

Sang ibu terlihat terharu, ia bahkan menangis dan berusaha mengusap air mata dengan tisu. Namun tangisannya tak bisa berhenti, ketika sang anak sujud di kakinya.

 Prajuri TNI Bacakan Pidato untuk Ayah© (Foto: YouTube D'loreng)

“ Ibu izinkan aku sujud di kakimu," ucap prajurit.

5 dari 6 halaman

Tidak hanya ibu dan sang prajurit yang sedih. Kesedihan dari momen haru ini pun mengalir ke warganet. 

“ Semangat Selalu, Almarhum Pasti Sngt Bangga,” tulis warganet.

“ Berpidato dgn suara tertahan dan gemetar menahan tangis,” tulis warganet.

“ Tak terasa air mata mengalir,” tulis warganet,

“ semoga ayahnya husnul khotimah ,ya allah cuma bisa nangis terharu,” tulis warganet.

Sumber: YouTube D’loreng

 



 

 

6 dari 6 halaman

Join Dream.co.id