Tangis Puan Maharani di Penghormatan Terakhir Tjahjo Kumolo: `(Saya) Memanggilnya Om`

News | Jumat, 1 Juli 2022 18:01

Reporter : Okti Nur Alifia

Keduanya nampak sangat kehilangan, Puan mengaku sudah mengenal sosok Tjahjo Kumolo dari kecil.

Dream - Ketua DPR RI Puan Maharani tak kuasa menahan air matanya saat hadir memberikan penghormatan terakhir untuk Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo. Puan melayat ke rumah duka Tjahjo Kumolo di Jalan Widya Chandra Jakarta Selatan, Jumat, 1 Juli 2022.

Berdampingan dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Puan tak bisa menutupi kesedihannya melepas kepergian rekan sejawat semasa di pemerintahan dan dunia politik itu.

Ketika melihat peti jenazah yang diselimuti bendera merah putih itu dibua, Puan dan Sri Mulyani tampak berangkulan untuk menegarkan hati meski air mata tak kuasa lagi dibendung.

Puan mengaku mempunyai kedekatan khusus dengan almarhum layaknya keluarga. Dia mengaku sudah mengenal Tjahjo sejak masih kecil dan selalu memanggilnya dengan sebutan Om.

" Beliau orang yang sangat baik hati bergaul dengan siapa saja, saya sudah kenal dari kecil dan memanggilnya dengan om. Saya mendoakan beliau dan keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan,” kata Puan, dikutip dari Liputan6.com.

 

Tangis Puan Maharani di Penghormatan Terakhir Tjahjo Kumolo: `(Saya) Memanggilnya Om`
Puan Maharani Dan Sri Mulyani Saat Melihat Peti Jenazah Tjahjo Kumolo (Foto: Dokumen PDIP)
2 dari 6 halaman

Puan mengenang Tjahjo sebagai sosok politisi senior PDI Perjuangan yang sederhana, tenang dan memiliki kecerdasan emosi serta spiritualitas yang tinggi.

" Saya kehilangan salah satu senior yang berpengaruh bagi perjalanan karier politik saya sampai hari ini. Turut berduka cita yang sedalam-dalamnya untuk sanak keluarga yang ditinggalkan. Semoga beliau husnul khatimah," sambungnya.

Sri Mulyani juga menyampaikan bela sungkawanya di Instagram dengan membagikan potret kebersamaan dengan Tjahjo Kumolo. 

" Innalilahi wainnalilahi rojiun, segala sesuatu adalah milik Allah SWT dan hanya kepadaNya kita akan kembali. Sungguh duka cita yang mendalam atas berpulangnya Pak Tjahjo Kumolo Menteri @kemenpanrb," tulis Sri Mulyani di Instagram.

3 dari 6 halaman

Sri Mulyani mengenang sosok Tjahjo Kumolo sebagai seorang rekan sejawat yang selalu kompak dan dapat diandalkan dalam menjalankan program-program pemerintah.

" Seorang rekan sejawat yang selalu kompak dan dapat diandalkan dalam menjalankan program-program perbaikan dan reformasi di pemerintahan - baik sewaktu beliau sebagai Menteri Dalam Negeri maupun sebagai Menteri Penertiban Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi," tuturnya.

Sri Mulyani mengungkapkan, ia dan seluruh jajaran Kementerian Keuangan kehilangan teman yang sungguh tulus mengabdi untuk negeri dan mencintai negeri secara penuh.

" Terima kasih pak Tjahjo atas pertemanan yang sangat baik dan atas pengabdian yang tak ternilai," tutur Sri Mulyani.

 

4 dari 6 halaman

Tjahjo Kumolo, Politisi 'the Man After Midnight' dan Tirakatan di Makam Walisongo

Dream - The man after midnight. Demikianlah julukan untuk Tjahjo Kumolo. Sebutan itu disematkan kepada pria kelahiran Solo, Jawa Tengah, itu karena kebiasaan " tirakatan" . Dia kerap tidur larut malam, namun tetap beraktivitas seperti biasa dipagi-pagi buta.

Dalam artikel " Tjahjo Kumolo yang Saya Kenal" yang diunggah laman thahjokumolo.id dituliskan bahwa pria kelahiran 1 Desember 1957 itu punya kebiasaan menyendiri. Tjahjo selalu mencari masjid bersejarah di berbagai kota dan selalu menyempatkan tidur semalam, minimal sholat.

Tjahjo juga sering berziarah ke tempat Walisongo dan tokoh-tokoh bangsa, sambil mendoakan dan tirakat. Tirakat-tirakat tersebut kerap dilakukan pada malam hari, demikian ditulis Artanto Prastowo dalam artikel itu.

Tjahjo lahir dari seorang pejuang. Sang ayah, Bambang Soabandiono, seorang veteran pejuang dan anggota TNI/ Polri. Sementara sang ibu merupakan aktivis Perwari. Semasa di sekolah, lulusan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro itu aktif di berbagai organisasi.

5 dari 6 halaman

Kiprah Tjahjo Kumolo di Dunia Politik

Dia pernah menjabat sebagai Sekjen DPP KNPI hingga Ketua Umum DPP KNPI. Kiprah Tjahjo di PDI Perjuangan bermula sebagai sekretaris pribadi Taufiq Kiemas.

Tujuh tahun dia lalui sebagai tangan kanan mendiang suami Megawati Soekarnoputri tersebut.

Di partai banteng moncong putih itu, peran Tjahjo cukup menonjol, hingga akhirnya dipercaya sebagai Sekjen PDI Perjuangan merangkap Ketua Fraksi DPR.

6 dari 6 halaman

Orang Penting di Balik Pencapresan Jokowi

Dari gedung Dewan, Tjahjo dipercaya masuk kabinet Presiden Joko Widodo. Tjahjo memang menjadi orang penting dalam kesuksesan presiden yang karib disapa Jokowi itu. Dia menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014.

Di pemerintahan, Tjahjo pernah menjabat Menteri Dalam Negeri era pemerintahan Jokowi-JK. Pada periode ke dua kekuasaan Jokowi, Tjahjo didapuk sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Kini, Tjahjo telah berpulang. Pria berkacamata itu meninggal dunia pada Jumat 1 Juli 2022 saat dirawat di Rumah Sakit Abdiwaluyo, Jakarta Pusat, karena mengidap penyakit komplikasi.

Join Dream.co.id