6 Cara Memimpin Doa Syukuran, Beserta Urutan Bacaan Arab, Latin dan Artinya

Stories | Selasa, 4 Oktober 2022 08:06

Reporter : Arini Saadah

Tak hanya bagi-bagi makanan, acara syukuran juga diisi dengan ungkapan doa-doa dan pujian kepada Allah SWT.

Dream – Bersyukur adalah salah satu cara untuk menikmati hidup agar lebih tenang dan bahagia. Bentuk rasa syukur inilah yang sering diimplementasikan dalam bentuk acara syukuran, selametan,

Ketika seseorang mendapat pekerjaan baru, kelahiran buah hati, pernikahan, pindahan ke rumah baru, hingga lulus dari sebuah kampus biasanya akan mengadakan acara syukuran. Acara ini digelar sebagai bentuk rasa syukur atas hal-hal besar yang terjadi dalam hidup.

Acara syukuran biasanya mengundang orang-orang terdekat. Bisa diadakan di rumah, rertosan, mushola, dan masjid. Dalam acara tersebut biasanya diisi dengan doa-doa ungkapan rasa syukur dan pujian kepada Allah SWT. Selain itu juga biasanya acara syukuran identik dengan bagi-bagi makanan dan kebahagiaan.

Maka dari itu bagi umat muslim penting kiranya mengetahui cara memimpin doa syukuran. Mengetahui cara memimpin doa syukuran ini membuat seseorang bisa membantu teman atau kerabat yang sedang mengadakan acara syukuran.

Berikut cara memimpin doa syukuran yang berhasil Dream rangkum dari berbagai sumber.

6 Cara Memimpin Doa Syukuran, Beserta Urutan Bacaan Arab, Latin dan Artinya
Ilustrasi Cara Memimpin Doa Syukuran Beserta Urutan Bacaannya. (Foto: Shutterstock.com)
2 dari 6 halaman

Cara Memimpin Doa Syukuran

Cara memimpin doa syukuran penting diketahui bagi setiap uamt Muslim. Dengan mengetahui urutan bacaan doanya, seseorang bisa memimpin jalannya acara syukuran. Berikut urutan bacaan doa dalam cara memimpin doa syukuran yang bisa kamu baca:

Cara Memimpin Doa Syukuran 1

Berikut adalah doa pertama yang dibaca ketika memimpin acara syukuran:

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَا لَمِيْنَ. حَمْدًا يُوَافِى نِعَمَهُ وَيُكَافِى مَزِيْدَهُ يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُكَمَا يَنْبَغِى لِجَلاَلِ وَجْهِكَ الْكَرِيْمِ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ.

A’udzubillahi mina syaitanir rajim. Bismillahi rahmani Rahim. Alhamdulillahi rabbil alamin. Hamdan yuwafi ni’amahu wa yukafi mazidah ya rabbana lakal hamdu kama yambaghi lijalaali wajhikal karimi wa’adzimi sulthanika.

“ Aku berlindung kepada Allah dari godaan syetan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Dengan pujian yang sesuai (sebanding) dengan nikmatnya dan menjamin ditambah nikmatnya. Ya Tuhan kami, segala puji bagi-Mu dan  segala apa yang patut atas keluhuran Dzat-Mu dan kemuliaan serta keagungan kuasa-Mu.”

3 dari 6 halaman

Cara Memimpin Doa Syukuran 2

Setelah membaca doa di atas, cara memimpin doa syukuran dilanjutkan dengan membaca doa berikut ini:

اَللهم صَلِّ عَلىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىٰ آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ. اَللهم إِنَّا نَسْئَلُكَ خَيْرَ الْمَوْلَجِ وَخَيْرَ الْمَخْرَجِ بِسْمِ اللهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللهِ خَرَجْنَا وَعَلىٰ رَبِّنِا تَوَكَّلْنَا. اَللهم اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَوَسِّعْ لَنَا فِى دَارِنَا هٰذَا

Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa ala aali sayyidina Muhammad. Allahumma inna nas’aluka khairal maulaji, wa khairal makhraji bismillahi wa lajna wa bismillahi kharajna wa ‘ala rabbina tawakkalna. Allahummaghfirlana dzunubana wawassi’ lana fi daarina hadza.

" Ya Allah limpahkanlah rahmat ta’dhim atas junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad dan juga keluarga junjungan kami, yaitu Nabi Muhammad. Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepada-Mu sebaik-baik tempat masuk dan sebaik-baik tempat keluar,dengan nama Allah kami masuk dan dengan nama Allah kami keluar dan kepada Tuhan kami, kami bersesah diri. Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami dan lapangkanlah bagi kami di rumah-rumah kami ini."

4 dari 6 halaman

Cara Memimpin Doa Syukuran 3

Setelah itu cara memimpin doa syukuran dilanjutkan dengan membaca doa berikut ini:

اَللهم بَارِكْ لَنَا فِى أَرْزَقِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِى مَعِيْشَتِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِى بُيُوْتِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِى عُمْرِنَا وَبَارِكْ لَنَا فِى أُمُوْرِنَا.

Allahumma barik lana fi aezaqina wa barik lana fi ma’isyatina wa barik lana fi buyutina wa barik lana fi ‘umurona wa barik lana fi umurina.

" Ya Allah berkahilah rizki-rizki kami, berkahilah kehidupan kami, berkahilah rumah-rumah kami, berkahilah umur kami, dan berkahilah urusan-urusan kami."

Cara Memimpin Doa Syukuran 4

Kemudian cara memimpin doa syukuran dilanjutkan membaca doa yang keempat di bawah ini:

اَللهم سَلِّمْنَا وَسَلِّمْ دِيْنَنَا وَسَلِّمْ أَجْسَادَنَا وَسَلِّمْ أَمْوَالَنَا مِنْ بَلآءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ. رَبَّنَا أَدْخِلْنَا مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنَا مُخْرَجَ صِدْقٍ وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ سُلْطَانًا نَصِيْرًا

Allahumma sallimna wa sallim diinana wa sallim ajsadana wa sallim amwalana min bala’I dunya wa ‘adzabil akhirah. Robbana adkhilna mudkhola shidqi wa akhrijna mukhroja shidqi waj’al lana min ladunka shulthanan nashiiraa.

" Ya Allah selamatkanlah kami, agama kami, fisik-fisik kami, harta benda kami dari bencana dunia dan siksa akhirat. Ya Tuhan kami,masukkanlah kami dengan cara yang benar dan keluarkanlah kami dengan cara yang benar dan berikanlah kepada kami dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong."

5 dari 6 halaman

Cara Memimpin Doa Syukuran 5

Lalu cara memimpin doa syukuran dilanjutkan dengan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa salam berikut ini:

وَصَلىَّ اللهُ عَلىٰ سَـيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Wa shollallahu ala sayyidina muhammadin wa ala aali wa shohbihi wa sallim.

" Semoga rahmat ta’dhim Allah selalu dilimpah-kan kepada junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarganya serta para sahabatnya dan semoga Allah memberi keselamatan."

Cara Memimpin Doa Syukuran 6

Cara memimpin doa syukuran diakhiri dengan membaca bacaan doa penutup berikut ini:

Subhana rabbika rabbil ‘izzati ‘amma yashifun, wa salaamun alal mursalin wal hamdulillahi rabbil alamin. Alfatihah.

سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ 

“ Maha Suci Tuhanmu yang mempunyai keperkasaan dari apa yang mereka katakan, dan kesejahteraan dilimpahkan atas para rasul, dan segala puji bagi allah Tuhan semesta alam.”

6 dari 6 halaman

Selamatan Sebagai Bentuk Syukur atas Nikmat Allah SWT

Hadirnya Islam tidaklah bisa terlepas dari kebudayaan. Keduanya berjalan secara beriringan. Hal ini ditunjukkan ketika Wali Songo menyebarkan agama Islam di Indonesia yang tetap memasukkan unsur budaya sebagai upaya menjalankan dakwah agar bisa diterima oleh masyarakat.

Salah satu budaya yang masih dijalankan sampai saat ini adalah syukuran atau ada juga yang menyebutnya selamatan. Baik itu selamatan kelahiran, bertambahnya umur, kenaikan jabatan, dan sebagainya.

Seperti dikutip dari nunganjuk.or.id, pada awalnya tradisi selamatan diselenggarakan untuk berterima kasih kepada para dewa dan leluhur atas nikmat yang diberikan. Biasanya dilengkapi dengan makanan yang dijadikan sebagai sesajen. Kemudian saat Islam datang, acara selamatan bertujuan sebagai bentuk ucapan syukur atas segala nikmat dari Allah SWT.

Dalam acara selamatan biasanya masyarakat akan berkumpul dan disajikan berbagai jenis makanan lalu dibacakan doa yang dipanjatkan kepada Allah SWT oleh seseorang yang ditunjuk sebagai tokoh agama. Nah, tradisi ini juga biasanya disebut dengan tahlilan.

Join Dream.co.id