Perjuangan Melanie Puteri demi Lari Rengasdengklok-Jakarta

Sport | Kamis, 11 Juli 2019 15:48
Perjuangan Melanie Puteri demi Lari Rengasdengklok-Jakarta

Reporter : Dwi Ratih

Sambut kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-74, begini perjuangan Melani Putria.

Dream - Melanie Putria tengah menyiapkan diri untuk mengikuti ajang relay run dari Rengasdengklok ke Jakarta. Puteri Indonesia 2002, yang juga brand ambassador EsterC, itu telah berlatih agar bisa finish.

" Untuk mempersiapkan itu semua, aku latihan long run saat weekend," kata Melanie saat press conference Ultra Relay Run 74KM di Kuningan, Jakarta, Rabu 10 Juli 2019 kemarin.

Ajang bertajuk Ultra Relay Run 74KM itu memang cukup menantang. Jarak yang ditempuh pada ajang bertajuk Holisticare EsterC Ultra Relay Run 74KM-#careuntukmerdeka itu adalah 74 kilometer.

Oleh karena itulah Melanie menyiapkan diri dengan sungguh-sungguh. Tak hanya berolahraga, dia juga menjaga pola makannya agar tetap bugar saat mengikuti ajang yang dihelat 4 Agustus 2019 tersebut.

" Aku juga menjaga pola makan dan ditambah dengan minum Holisticare EsterC untuk menjaga daya tubuh ku tidak turun," tambah Melanie.

 Holisticare EsterC Ultra Relay Run 74KM

Holisticare EsterC Ultra Relay Run 74KM (Dream/ Alfi Salima Puteri)

Ajang rely run ini diselenggarakan untuk menyambut peringatan peristiwa Rengasdengklok yang bersejarah menjelang proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. 

Acara lari ini tergolong unik karena menempuh jarak total 74 kilometer, yang merepresentasikan usia Republik Indonesia. Start di kawasan Tugu Perjuangan, Rengasdengklok, pada dini hari. Sementara finish di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat.

“ Peserta relay run ini kami ambil dari komunitas-komunitas yang memang sudah berpengalaman dan seimbang. Jadi bukan individu,” ujar Rudy Tandi, Associate Director Brand and Communication-Indocare Group.

Laporan: Alfi Salima Puteri

2 dari 7 halaman

Tips Menjaga Energi Saat Berlari

Dream - Apakah Sahabat Dream pernah mendengar larangan soal minum air ketika sedang maupun selesai berlari?

Bahkan kamu perlu menunggu 15 sampai 60 menit untuk bisa makan dan minum.

Pada kenyataannya, minum air maupun makan sebelum, saat, dan setelah berolahraga sangat diperbolehkan untuk menjaga tenaga. Apalagi ketika berlari jarak jauh.

" Disarankan minum sekitar 250-600 ml untuk di bawah sejam berlari. Kalau cuaca panas sekali, di bawah sejam harus minum lebih dari 600 ml. Tapi mungkin jangan langsung diminum banyak," ujar Dokter Timnas Sepakbola Wanita Indonesia ASIAN GAMES 2018, Grace Joselini di FX Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis lalu.

 shutterstock

Hal ini pun ditunjukkan dengan adanya water station di banyak acara lari, terutama untuk jarak jauh. " Biasanya untuk lari jarak jauh, kita perlu minum setengah gelas air mineral setiap 15-20 menit. Apalagi, ketika suhu panas dan lembap," imbuhnya.

Ia juga menambahkan kalau selain asupan air mineral, kita butuh memenuhi nutrisidan karbohidrat yang dibutuhkan untuk berlari.

" Kalau berlari dalam waktu dekat, pilih karbohidrat yang cepat diolah tubuh. Satu jam sebelum berlari bisa mengonsumsi sereal dan skimmed milk atau setara 200 kalori," katanya.

 shutterstock

Berbeda dengan orang pada umumnya, ibu hamil membutuhkan latihan dan tambahan asupan kalori sebesar 300-500 kalori.

" Ibu hamil bisa lari, tapi harus terbiasa dulu. Kalau sudah trimester tiga tidak disarankan karena bentuk tulangnya beda dan jadi nggak stabil untuk lari. Tapi kalau mau lari, perlu tambah asupan 300-500 kalori dari biasanya."

Setelah mempersiapkan asupan yang cukup, kamu juga harus tahu kapan untuk beristirahat atau berhenti berlari.

" Orang perlu beristirahat atau berhenti kalau sudah mulai merasa lemas, pusingmualmuntah atau ingin pingsan," tutupnya. (ism)

3 dari 7 halaman

Penjelasan Zohri Soal Merah Putih yang Dipakai Usai Juara Lari

Dream - Lalu Muhammad Zohri dikabarkan sempat mengalami insiden kecil ketika selebrasi kemenangan pada kejuaraan lari 100 meter IAAF World U20 Championship di Tampere, Finlandia. Dia disebut sampai mencari-cari Bendera Merah Putih.

Ada yang mengatakan bahwa Zohri Merah Putih yang dibawa Zohri merupakan bendera Polandia yang dibalik. Ada pula yang menyebut Zohri berlaga tanpa didampingi tim official dari Indonesia.

Zohri pun memberikan penjelasan mengenai kabar itu. Dia memberi penjelasan kepada Menpora, Imam Nahrawi, dalam perjalanan dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Hotel Century.

Imam mengabadikan penjelasan tersebut dalam video yang terunggah di akun Instagramnya, @nahrawi_imam. " Sebenarnya saya habis lari itu, saya lihat di atas itu kan nama saya, saya kan langsung sujud," ujar Zohri.

Usai sujud syukur, tambah Zohri, dia berencana naik ke tribun penonton. Tetapi, tim official menariknya. Dia pun mengira tim official memintanya untuk wawancara dengan sejumlah wartawan.

" Saya takut diwawancarai, karena saya kan enggak tahu Bahasa Inggris," kata Zohri.

Tiba-tiba, kata Zohri, ada yang melempar Bendera Merah Putih ke arahnya. " Ya saya pakai," ucap dia sembari tertawa.

Imam bertanya Bendera Merah Putih itu tidak dilempar oleh pelatih Zohri. Pemuda asal Pemenang, Lombok Utara, itu mengatakan bahwa sang pelatih datang terlambat karena harus turun dari tribun penonton.

" Pelatih saya terlambat," ucap Zohri. Saat Zohri berlaga, sang pelatih berada di lokasi. Hanya saja, harus duduk di tribun penonton bagian atas.

Butuh waktu beberapa menit untuk bisa sampai ke lintasan dengan berlari kecil. Hal itulah yang menyebabkan Zohri tak segera mendapat Bendera Merah Putih untuk selebrasi.

4 dari 7 halaman

Zohri Dapat Hadiah Rumah Baru di Lahan 500 Meter Persegi

Dream - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mulai merevonasi rumah pelari tercepat asal Lombok, Nusa Tenggara Barat, Lalu Muhammad Zohri. Renovasi dijalankan dengan tidak mengubah total bentuk rumah, sesuai permintaan keluarga Zohri.

" Kami sudah mulai mendesain renovasi rumah yang ada. Pihak keluarga Zohri tidak ingin dibangun baru, karena rumah tersebut memiliki banyak memori," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, dikutip dari jpnn.com, Minggu 15 Juli 2018.

Basuki mengatakan pihaknya juga akan membangunkan rumah baru bagi Zohri. Rumah tersebut dibangun di atas lahan seluar 500 meter persegi.

" Untuk renovasi rumah lama dan konstruksi rumah baru tidadk lama, tidak sampai 6 bulan," kata Basuki.

Untuk melaksanakan perintah Presiden Joko Widodo merenovasi rumah Zohri, Basuki menugaskan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian PUPR, Danis H Sandiaga. Danis mengunjungi rumah Zohri di Dusun Karang Pangsor, Pemenang Barat, Pemenang, Lombok Utara untuk perencanaan renovasi pada Jumat lalu.

Berdasarkan pembicaraan dengan keluarga Zohri bersama Bupati Lombok Utara serta kepolisian dan TNI, rumah tersebut direnovasi bersama Polisi dan TNI.

" Pengadaan tanah untuk rumah baru akan disiapkan oleh Pemkab Lombok Utara, sementara untuk pembangunannya akan dilakukan oleh Kementerian PUPR," kata Danis.

Danis mengatakan pembangunan rumah baru Zohri dijalankan begitu lahan tersedia. Dia berharap proses pembangunan dapat dimulai pekan depan.

Dia juga telah menyiapkan desain rumah baru Zohri, menyesuaikan dengan lahan yang disediakan Pemkab Lombok Utara.

" Rumah baru ini sedang disiapkan desainnya oleh Tim Balitbang PUPR dengan arsitektur yang tetap memperhatikan kearifan lokal," kata Danis.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara, Najmul Ahyar, lahan untuk rumah baru Zohri seluas 500 meter persegi. " Kami sudah melihat tanahnya, posisinya cukup bagus yang berlokasi masih di sekitar sini," ucap dia.

Sumber: jpnn.com

5 dari 7 halaman

Ukir Sejarah, Atlet Indonesia Jadi Juara Dunia Lari 100 Meter

Dream - Pelari asal Indonesia, Lalu Muhammad Zohri, dinobatkan sebagai juara dunia lari cepat 100 meter. Dia berhasil menembus garis finis di babak final kejuaraan lari IAAF World U20 Championships di Tampere, Finlandia pada Rabu 11 Juli 2018 waktu setempat.

Zohri meraih medali emas dengan catatan waktu 10.18 dengan kecepatan rata-rata 1,2 meter per detik. Dia mengalahkan dua pelari andalan Amerika Serikat, Anthony Schwarts dengan catatan waktu 10.22 dan Eric Harrison dengan waktu 10.22.

" Muhammad Zohri menjadi orang Indonesia pertama yang memenangkan medali dalam perlombaan ini," tulis akun IAAF dalam cuitan Twitternya.

Awal tahun ini, Zohri meraih medali emas pada Asian U20 Championships di Jakarta dengan catatan waktu 10.25. Banyak yang memprediksi Zohri hanya akan berada di posisi kedua di setelah Anthony Schwartz saat berlaga di Finlandia.

Bahkan saat babak final akan dimulai, masih banyak orang yang yakin pelari AS itu bakal menjadi pemenang. Nyatanya, Zohri yang berada di lintasan delapan berhasil menyalip Schwartz.

" Saya akan berpesta malam ini! Saya sangat senang mendapatkan catatan waktu terbaik serta rekor nasional junior," ucap Zohri, dikutip dari iaaf.org, Kamis 12 Juli 2018.

USai mengantongi gelar tersebut, Zohri tak bisa bersantai lama-lama. Dia harus mempersiapkan diri untuk tampil di kompetisi Asian Games 2018. Dia mengaku bangga atas prestasi yang baru saja ditorehkan.

" Ini merupakan pengalaman luar biasa dan ini sangat baik bagi karier saya," ucap Zohri.

Schwartz cukup kecewa berada di tempat kedua. Tetapi, dia mengakui latihannya untuk ajang kali ini memang kurang maksimal.

" Latihan saya berbeda pada musim ini, kurang kuat. Senang rasanya memiliki rekan satu tim yang berdiri di podium bersama saya," ucap Schwartz.

Harrison yang juga pelari AS menempati podium ketiga. Dia cukup puas meski hanya membawa pulang medali perunggu.

" Di meter terakhir memang sangat ketat dan saya kurang puas. Tetapi saya bersemangat bisa meraih catatan waktu cukup baik," ucap Harrison.

6 dari 7 halaman

Coba Teknik 'Legs Up The Wall' Ini untuk Peregangan Sehabis Lari

Dream - Aktivitas pertama yang ingin dilakukan seseorang usai berolahraga berat atau marathon biasanya berbaring di aspal lapang untuk sekadar beristirahat sambil menghilangkan keringat.

Tahukah Sahabat Dream jika ada teknik yang lebih baik untu beristirahat sekaligus memulihkan tegangnya otot kaki serta tubuh.

Caranya adalah dengan meletakkan badan di lantai dan mengangkap kaki ke dinding, atau seperti yang dikenal dalam yoga, Viparaita Karani.

 boxlifemagazine.com

Foto: boxlifemagazine.com

Dengan teknik ini aliran darah bisa lebih lancar yang akhirnya mencegah penyakittekanan darah tinggi atau rendah, arthritis, serta getah bening kaki karena melakukan kegiatan yang menggunakan kekuatan kaki seperti berlari dan angkat berat.

 

7 dari 7 halaman

Sejuta manfaat

Biasanya atlet melakukan pose ini untuk memulihkan setelah melakukan latihan menantang dalam WOD (Workout of the Day). Mengistirahkan kaki sangat penting untuk membangun kekuatan jangka panjang dan adaptasi otot.

 shutterstock

Sebelumnya, banyak para atlet yang mengeluh karena kaki menjadi berat atau punggung bawah terasa sakit. Namun ketika mereka melakukan pose ini, mereka merasa terbantu meringankan rasa sakit yang dialami.

Selain itu, pose ini juga bisa memberikan manfaat lain seperti membantu mengatur tekanan darah, meredakan kaki lelah, meningkatkan pencernaan dan membantu menenangkan penderita depresi ringan, kecemasan, radang sendi, sakit kepala, dan insomnia.

Bagaimana caranya?

hal yang pertama harus kamu lakukan adalah menemukan dinding dan duduk di sebelahnya. Teknik berikutnya adalah:


- Bahu dan kakimu akan menyentuh dinding di satu sisi
- Mulai datang ke dinding dengan mengayunkan kaki ke atas dan meletakkan tubuh (punggung) di lantai
- Mungkin kamu perlu menggeser bokong lebih dekat ke dinding untuk memungkinkan tulang ekor menempel
- Lepaskan perut dengan menjatuhkan tulang ekor, memungkinkan panggul untuk datang ke posisi netral 
- Letakkan lengan kamu ke samping, biarkan bahu menjauh dari tulang belakang, dan istirahatkan tangan kamu di sisi tubuh

Hindari alas yang bikin nyeri punggung

Kamu bisa membuat variasi dalam pose ini untuk memulihkan punggung bawah, bahu, kepala dan leher.

Jika kamu menderita nyeri pinggang, hindari beralaskan tikar, bantal atau selimut, di bawah punggung. Karena, hal ini akan memberikan tekanan lebih.

Jika bahu terasa tegang, letakkan tangan di belakang kepala. Pegang siku dengan tangan yang berlawanan.

Untuk mengurangi tekanan atau kelelahan di kepala dan leher, kamu bisa menempatkan kaus atau handuk yang digulung di bagian belakang leher.

Diam pada posisi selama 5-20 menit hingga merasakan manfaat dari posenya. Fokuslah pada pernapasan dan biarkan pikiran tenang.

Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-
Join Dream.co.id