Indonesia Negara Asia Tenggara Pertama Raih Medali Emas Olimpiade 2020 Tokyo

Sport | Senin, 2 Agustus 2021 14:04

Reporter : Syahid Latif

Indonesia berada di posisi keenam di antara negara Asia peraih medali emas terbanyak Olimpiade 2020 Tokyo

Dream - Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang mengoleksi medali emas di ajang Olimpiade 2020 Tokyo. Emas dari cabang bulu tangkis membuat peringkat Indonesia melesat.

Mengutip data perolehan medali emas dari situs resmi Olimpiade 2020 Tokyo, olimpics.com, Senin, 2 Agustus 2020 pukul 13.52 WIB, peringkat Indonesia naik ke posisi 34 dunia bersanding bersama Denmark.

Koleksi medali Olimpiade kontingen Indonesia saat ini adalah 1 emas, 2 perak, dan 4 perunggu. Koleksi medali yang sama juga dibukukan Negara Denmark.

Indonesia menjadi negara Asia Tenggara pertama yang mengoleksi medali emas di ajang Olimpiade ini.

Di tingkat Asia, Indonesia berada di posisi keenam dibandingkan negara-negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, China Taipei, dan China Hong Kong.

 Peraih Medali Olimpiade 2020 Tokyo
© Olympics.com

 

Indonesia Negara Asia Tenggara Pertama Raih Medali Emas Olimpiade 2020 Tokyo
Olimpiade 2020 Di Tokyo, Jepang
2 dari 6 halaman

Sabet Emas, Segini Bonus yang Diterima Greysia/Apriyani

Dream – Wakil ganda putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengalahkan wakil Tiongkok, Cheng Qing Chen/Jia Yi Fan, di final bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. Dengan begitu, pasangan pebulutangkis ini bisa `mengibarkan` Merah Putih di Olimpiade dengan skor 21-19 dan 21-15.

Dalam siaran langsung pertandingan yang disiarkan oleh TVRI, Greysia/Apriyani kejar-kejaran poin dengan duo Tiongkok. Pertandingan pada set pertama berlangsung sengit. Hal ini ditunjukkan oleh skor Indonesia yang selisih tipis dengan Tiongkok, yaitu 21-19.

Pada set kedua, Indonesia lebih unggul daripada Tiongkok dengan poin 21-15. Menariknya, Greysia sempat berganti raket saat set kedua karena senar raketnya putus.

 

3 dari 6 halaman

Ini Bonus Tunai yang Disiapkan Pemerintah

Bicara tentang medali emas, berapa bonus yang diterima pasangan ini? Kementerian Pemuda dan Olahraga menyiapkan bonus uang tunai senilai Rp5 miliar bagi peraih medali emas. Sementara itu, medali perak Rp2 miliar dan perunggu Rp1 miliar.

Sekadar informasi, bonus ini masih sama dengan Olimpiade Rio 2016 di Brazil.

“ Ukuran prestasinya itu tak mudah. Perunggu atau perak saja sulit, apalagi emas,” kata Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga, Chandra Bhakti.

Selamat, ya, Greysia dan Apriyani!

4 dari 6 halaman

Ini Potret Greysia/Apriyani di Luar Lapangan

Dream - Penampilan Greysia Polii/Apriyani dengan Kerjasama yang apik memang selalu ditunggu-tunggu masyarakat Indonesia. Namun tahukah kamu, bahwa kedekatan mereka tidak hanya saat di lapangan saja. Tetapi juga saat di luar lapangan. Berbagai momen keseruan mereka ciptakan dan beberapa mereka unggah di Instagramnya masing-masing.

Mau tahu bagaimana momen keseruan Greysia Polii/Apriyani Rahayu saat di luar lapangan? Berikut foto-fotonya sebagaimana telah dirangkum oleh Dream untuk kamu.

Cek foto-fotonya di sini.

5 dari 6 halaman

Cetak Sejarah! Greysia Polii dan Apriyani Rahayu Raih Emas Olimpiade Tokyo 2020

Dream - Greysia Polii/Apriyani Rahayu meraih emas pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 setelah menekuk ganda China, Chen Qingchen/Jia Yifan, di laga final bulutangkis, Senin 2 Agustus 2021. Mereka menang dua set langsung dengan skor 21-19 dan 21-15.

Dengan capaian itu, Greysia Polii/Apriyani Rahayu telah mencatatkan sejarah baru bagi dunia bulurangkis Indonesia. Mereka merupakan ganda wanita pertama yang berhasil menggondol emas di ajang Olimpiade.

Kedua pasangan bertarung dengan ketat. Namun Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengawali pertandingan lebih baik dengan keunggulan 3-1 kemudian. Mereka menutup interval dengan skor 11-8.

Chen Qingchen/Jia Yifan tak tinggal diam, mereka sempat menyamakan kedudukan 11-11. Meski demikian, Greysia/Apriyani kembali menjauh 16-12. Pasangan China semppat mencetak empat poin berturut-turut hingga skor menjadi 18-19. Tapi, Greysia/Apriyani bisa menutup gim pertama berkat kemenangan 21-19.

6 dari 6 halaman

Telaten Ladeni Reli China

Gim ke dua, Greysia/Apriyani sedikit mengubah strategi. Mereka mengajak pasangan China memainkan rally panjang. Ganda China pun beberapa kali membuat kesalahan. Greysia/Apriyani langsung buka gap lebar 8-4. 

Greysia/Apriyani bahkan menutup interval berkat skor 11-7. Di set kedua, reli terus terjadi. Bahkan Apriyani sampai harus berganti raket di tengah reli akibat senar terputus.

Mereka melebarkan jarak menjadi 19-10. Ganda China berusaha mengejar, namun Greysia/Apriyani mampu menutup gim ke dua dengan skor 21-15.

Join Dream.co.id