7 Catatan Olimpiade Tokyo Eks-Menpora Andi Mallarangeng: Vidio.com Ikut Berjaya

Sport | Senin, 9 Agustus 2021 10:36

Reporter : Syahid Latif

Selain tradisi mempertahankan medali emas dari bulu tangkis, Andi menilai Vidio.com juga sukses menghadirkan tayangan pertandingan secara live saat event Olimpiade.

Dream - Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng mencatat ada tujuh pelajaran yang bisa dipetik dari perhelatan Olimpiade Tokyo 2020. Selain prestasi para atlet, layanan streaming online Vidio.com juga menjadi perhatian dari pria yang juga pernah menjadi juru bicara presiden itu.

Mengutip tulisan Andi Mallarangeng yang dimuat di akun Facebooknya, Olimpiade setiap tahunnya selalu melahirkan pahlawan-pahlawan yang berjaya di ajang empat tahunan tersebut.

" Para atlet kembali ke negara masing-masing, sebagian dengan penyambutan layaknya pahlawan bangsa. Dengan atau tanpa medali," tulis Andi membuka tulisannya.

Selain atlet, menurut Andi, hal lain dari Indonesia yang turut berjaya selama Olimpiade adalah Vidio.com, layanan streaming online, yang membawakan pertandingan-pertandingan olimpiade dari seluruh cabang olahraga kepada para pemirsa di seluruh tanah air secara live.

" Baru kali ini kita bisa menonton boleh dikata semua cabang yang dipertandingkan di olimpiade melalui 15 channel Champions TV (official broadcaster) yang tersedia di Vidio.com," tulisnya.

Andi mengaku menikmati tayangan pertandingan yang disediakan Vidio.com dengan disambungkan ke televisi sehingga layarnya menjadi lebar. Andi merasa puas bisa menonton pahlawan-pahlawan olahraga Indonesia bertanding di ajang olimpiade secara live.

" Sayangnya, di cabang Sport Climbing atau Panjat Tebing yang juga favorit saya, rupanya atlet-atlet kita tidak ikut bertanding," tulis Andi seraya berharap event Olimpiade Paris tiga tahun ke depan bisa diikuti para atlet cabang panjang dinding, dan semua cabang olahraga lain bisa ikut bertanding dan menyumbang medali.

 

7 Catatan Olimpiade Tokyo Eks-Menpora Andi Mallarangeng: Vidio.com Ikut Berjaya
Olimpiade Tokyo 2020 Resmi Berakhir
2 dari 3 halaman

Kejayaan Indonesia di Olimpiade Tokyo

Catatan lain dari Olimpiade Tokyo 2020 adalah Indonesia termasuk berjaya karena bisa mengembalikan tradisi emas dengan emas dari bulu tangkis. Atlet Indonesia juga bisa mempersembahkan perak dan perunggu dari angkat besi dan bulutangkis.

" Bonus untuk para atlet dan pelatih sudah menunggu. Bahkan hadiah untuk Gresya Polii dan Apriyani Rahayu mulai dari uang, rumah, franchise, kopi, hingga sapi sudah menjadi berita internasional," ujarnya.

Meski dia mengingatkan perolehan medali, terutama emas, masih bisa ditingkatkan melihat perbandingan jumlah penduduk kita yang merupakan negara terbesar ke empat di dunia.

Andi menilai Filipina berjaya di ASEAN dengan meraih 1 emas 2 perak dan 1 perunggu. Filipina menduduki peringkat ke 50, sementara Indonesia berada di peringkat ke 55. Disusul Thailand (1,0,1) di peringkat ke 59 dan Malaysia (0,1,1) ke 74. Brunei, Cambodia, Laos, Myanmar, Singapura, Timor Leste dan Vietnam tidak berhasil meraih medali apapun.

 

3 dari 3 halaman

Apresiasi untuk Atlet Meningkat

Tak hanya atlet peraih medali, Andi juga menyoroti apresiasi yang besar dari masyarakat kepada atlet yang tidak meraih medali namun memperlihatkan kemajuan dan usaha yang luar biasa. Salah satunya adlah Nurul Akmal, atlet angkat besi asal Aceh yang mampu menembus 5 besar di Olimpiade dan mendapat hadiah rumah dari pemerintah Aceh.

Dari sisi penyelenggaraan, Andi menulai Kota Tokyo, Jepang, telah sukses menyelenggarakan olimpiade di tengah pandemi dengan protokol kesehatan yang ketat. Tapi sekaligus pula Tokyo dan Jepang adalah tuan rumah yang merugi karena kehilangan bonus pariwisata internasional dan pendapatan dari tiket dan merchandise karena tidak adanya penonton, terutama yang datang dari luar negeri.

Melihat dari prestasi atlet, Amerika Serikat masih berjaya dengan perolehan medali tertinggi, yaitu 39 emas 41 perak dan 33 perunggu. Namun hanya menang tipis dari RRT yang memperoleh 38 emas 32 perak dan 18 perunggu. Grafik perolehan medali RRT menaik terus dari olimpiade ke olimpiade, dan jarak makin tipis dengan AS.

" Di Olimpiade Paris tiga tahun lagi, posisi pemenang bisa saja sudah bergeser. Sementara itu, Jepang sebagai tuan rumah bisa juga mengklaim berjaya karena bisa melejit ke urutan ketiga setelah AS dan RRT," tulisnya.

Join Dream.co.id