Penembakan di Masjid Selandia Baru, Arie Untung Menangis

Showbiz | Jumat, 15 Maret 2019 16:50
Penembakan di Masjid Selandia Baru, Arie Untung Menangis

Reporter : Amrikh Palupi

Arie Untung mengaku menangis saat melihat aksi penembakan di masjid Selandia Baru.

Dream - Arie Untung mengaku geram mengetahui aksi penembakan brutak yang terjadi di dua masjid di Selandia Baru. Arie prihatin aksi para pelaku yang membunuh puluhan orang tersebut malah tak dianggap sebagai perbuatan teroris. 

Ayah tiga anak ini mengaku menangis saat pertama kali melihat video aksi penembakan di sebuah masjid di Christcurch, Selandia Baru tersebut. Istri Fenita tersebut menilai aksi pelaku sudah sangat kejam. 

" THE REAL TERRORIST. Demi Allah nangis liat videonya. Binaramgbaja kalah kejam. Pembantaian 2 masjid di Christcurch sambil live facebook yg jatuh Korban yg “ hanya” di claim 27 orang," tulis Arie Untung melengkapi video, Jumat 15 Maret 2019.

" Video berdurasi 16 menit di salah satu masjid menunjukan kebiadaban dalam pembantaiannya (ga rekomen untuk geser kalau ngga kuat)," imbuhnya.

Sambil mengajak netizen untuk menjaga kerukunan dan kasih sayang antar sesama, Arie berharap kejadian tersebut takkan pernah terjadi di Indonesia.

" Kalau ada yg pakai cara2 “ PERANG TOTAL” yuk tunjukan kita generasi yg bedaKita “ DAMAI TOTAL” apapun perbedaanmu," tuturnya.

Unggahan Arie sontak membuat follower-nya cukup terkejut. Mereka turut mengutuk tindakan pelaku yang tergolong kejam tersebut. 

Namun beberapa followernya mengingatkan Arie agar tidak mengunggah video yang tengah menjadi viral tersebut. Alasannya, unggahan Arie justru membuat tujuan pelaku untuk menebar ketakutan menjadi berhasil. 

" Jangan menyebar kan video teroris, itu yg diinginkan teroris, menyebar ketakutan," komentar @meisabrinanavalibna

Saran untuk menghapus unggahan video tersebut juga disampaikan beberapa netizen lain. 

" Bang Arie jangan di Upload!!!" komentar @adit_ya1207. " Tolong hapus videonya bang," pemilik akun @harideung turut menambahkan.(Sah) 

2 dari 3 halaman

Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru, Korban Tewas 40 Orang

Dream - Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengkonfirmasi sekitar 40 orang meninggal dalam insiden penembakan dua masjid di Kota Christchurch. Sepuluh orang tewas di Masjid Linwood dan 30 lainnya di Masjid Al Noor di Deans Ave.

Penembakan terjadi sekitar pukul 13.40 waktu setempat. Saat itu, dua masjid tersebut sedang menggelar sholat Jumat. 

Dikutip dari New Zealand Herald, Ardern mengatakan situasi ini belum pernah terjadi sebelumnya. Dia juga menggambarkan insiden tersebut sebagai serangan teroris.

Jacinda menduga serangan tersebut sudah dipersiapkan sebelumnya. Tingkat Keamanan Nasional pun dinaikkan pada level tertinggi.

Departemen Pertahanan mengerahkan lebih banyak polisi ke Christchurch. Empat orang ditahan terkait insiden ini, tiga orang pria dan satu wanita.

3 dari 3 halaman

Insiden Sangat Tragis

Komisioner Polisi, Mike Bush, melaporkan para pelaku sempat melakukan perlawanan ketika ditangkap. Sejumlah IED yang tersemat di kendaraan telah dijinakkan oleh tim Departemen Pertahanan.

" Insiden ini membawa dampak yang signifikan. Sangat-sangat tragis. Ada banyak orang yang terpengaruh," kata Bush.

Tetapi, Bush mengatakan pihaknya belum mengantongi identitas para korban. Dia juga menyatakan tidak akan menganggap tidak ada lagi pelaku.

Secara terpisah, PM Australia, Scott Morrison mengkonfirmasi salah satu pelaku berkewarganegaraan Australia yang tinggal di Selandia Baru. Morrison mengaku terkejut begitu mendapat informasi mengenai serangan tersebut.

" Kami berdiri di sini dan sangat mengecam serangan yang terjadi hari ini oleh kelompok ekstremis, sayap kanan, dan teroris," kata Morrison.

" Dia sudah merampas nyawa dalam serangan ganas, yang oleh banyak warga Selandia Baru disebut serangan pembantaian," kata dia.

(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary
Join Dream.co.id