Setahun Tak Dijenguk Sang Ayah, Putri Denada Tulis Pesan Menyentuh

Showbiz | Sabtu, 5 September 2020 17:00

Reporter : Nur Ulfa

Aisha sangat merindukan kehadiran Jerry Aurum

Dream - Denada mengungkpan pesan yang menyentuh hati, ia mengunggah surat yang dituliskan sang putri yang kini bernama Aisha, untuk ayahnya, Jerry Aurum yang sudah setahun tak menjenguknya.

"Dear Papa, do u miss me? I do. I love you. Sehat selalu," bunyi surat itu.

Menurut Denada memang surat itu ditulis Aisha khusus untuk Jerry, karena memang sudah setahun ini Jerry mendekam di penjara atas kasus narkoba. Maka dari itu Jerry pun belum bisa menjenguk Aisha di Singapura.

"She made this card for him, Aisha nyariin Papa nya ga? Yes? Many times she cried, telling me how much she missed him? Does it break my heart? So much," tulis Denada.

 
 
 
View this post on Instagram

She made this card for him ??. ? Aisha nyariin Papa nya ga? Yes. ? Many times she cried, telling me how much she missed him. ? Does it break my heart? So much. ? Mencari jawaban yang paling memungkinkan atas setiap pertanyaan “kapan Papa kesini Ibu?” atau “Papa kenapa kok belum bisa kesini Ibu?” selalu membuat hatiku berat. It does make everything a bit harder in this already challenging time.? And there’s really nothing I can do about it. ? ? Bagianku skrg adalah, memastikan di setiap saat dan di setiap kesempatan yang memungkinkan, bahwa Aisha selalu tau kalau Papanya cinta luar biasa sama dia. Bahwa Aisha selalu tau kalau Papanya juga luar biasa merindukan dia. Bahwa walaupun Papanya ga bisa ada sama dia sekarang, tapi he would do anything to be with her. Dan bahwa keadaan ini pasti menyiksa Papanya sebagaimana ini menyedihkan buat Aisha. ? Itu tugas ku. Karena memang itulah kenyataannya. Dan Aisha HARUS tau itu. Dia harus tau itu untuk kekuatannya, kebaikan perasaannya, dan kenyamanan hatinya. After all, nothing is more important than that. ??? ? PS: no, she doesn’t have Tiktok account, in case you’re wondering. She uses mine every now and then. Tapi dia selalu merasa itu Tiktoknya dia ????????????

A post shared by Denada Tambunan #ANGGI (@denadaindonesia) on

Bukan hal mudah bagi Denada harus menjawab pertanyaan Shakira mengenai keberadaan sang ayah. Tak dipungkiri pula ia merasa sakit jika Aisha terus bertanya Jerry.

"Mencari jawaban yang paling memungkinkan atas setiap pertanyaan “kapan Papa kesini Ibu?” atau “Papa kenapa kok belum bisa kesini Ibu?” selalu membuat hatiku berat. It does make everything a bit harder in this already challenging time? And there’s really nothing I can do about it," katanya.

Meski begitu, ia selalu memberikan pengertian kepada putrinya jika Jerry sangat mencintai Aisha, meski hingga kini ia masih belum dijenguk ayahnya.

"Bagianku sekarang adalah, memastikan di setiap saat dan di setiap kesempatan yang memungkinkan, bahwa Aisha selalu tau kalau Papanya cinta luar biasa sama dia. Bahwa Aisha selalu tau kalau Papanya juga luar biasa merindukan dia. Bahwa walaupun Papanya ga bisa ada sama dia sekarang, tapi he would do anything to be with her," ungkap Denada.

 

Setahun Tak Dijenguk Sang Ayah, Putri Denada Tulis Pesan Menyentuh
© MEN
2 dari 4 halaman

Curhat Denada Tinggal di Singapura: Uangku Tinggal Rp200 Ribu

Dream - Hidup di Singapura sambil membiayani pengobatan putrinya tidaklah mudah bagi Denada. Dia bahkan pernah hidup dengan uang yang sudah tiris.

"Aku pernah, saldo ATM-ku tinggal Rp200 ribu, tapi aku tinggal di Singapura, bisa bayangin enggak?," kata Denada dalam video yang diunggah ke kanal YouTubenya.

Sebelum membuat pengakuan di video itu, Denada tak pernah menceritakan kondisi tersebut kepada siapapun, termasuk keluarganya. Denada tidak mau membagi kesulitan itu kepada orang lain.

"Tapi karena aku di sini dan aku stuck di sini, aku enggak bisa bikin banyak, kalau aku ada aja di Indonesia, i don't know, sekolahin barang-barang aku, masih bisa kerja syuting untuk TV, whatever, apapun itu," ungkap Denada.

      View this post on Instagram

Hellooo from Pikachu Gang ????

A post shared by Denada Tambunan #ANGGI (@denadaindonesia) on 

Keadaan makin sulit semenjak pandemi Covid-19. Ia pun sudah enam bulan tak pernah pulang ke Indonesia untuk bekerja. Namun, Denada yakin di balik kesulitan itu pasti ada jalan keluarnya.

"Aku selalu percaya bahwa Allah itu enggak pernah ninggalin kita, kehidupan yang harus kita jalanin, ceritanya memang seperti ini, jalannya memang seperti, tapi kalau Allah sudah berikan ketetapannya kita harus menjalani seperti ini, enggak mungkin kita ditinggalin tanpa pertolongannya," katanya.

Ia juga tidak tahu kapan bisa kembali ke Indonesia dan bekerja untuk menghasilkan uang. Namun ia bersyukur dalam keadaan seperti ini masih mendapat penghasilan dari YouTube dan endorsment Instagram.

"Aku bersyukur alhamdulillah banget ya Allah dalam keadaan kayak gini masih ada sesuatu yang aku miliki, yang masih bisa aku jadiin duit gitu. Sampai sekarang aku masih enggak tahu sampai kapan aku bisa pulang ke Indonesia," ungkap Denada.

3 dari 4 halaman

Denada Tolak Bantuan Rp100 Juta dari Baim Wong, Kenapa?

Dream - Perjuangan Denada menafkahi serta membiayai pengobatan putri semata wayangnya, Aisha di Singapura, tidaklah mudah. Ia bahkan sudah menjual satu per satu asetnya.

Kondisi ini membuat Baim Wong iba dan ingin membantu. Bahkan kata Denada, Baim berniat memberikan sumbangan Rp100 juta untuk pengobatan putrinya.

" Baim tuh cerita sama aku, sebenarnya aku tuh dah tahu lama dari orang lain. Tapi aku belum pernah komunikasi dengan Baim secara langsung. Aku dikasih tahu sama Baim Wong kalau dia nyariin aku, aku tahu banget kalau dia nyariin aku, aku dengar beberapa kali, aku tahu banget dia berusaha nyariin aku,"  ungkap Denada dalam chanel YouTube-nya.

Buat Denada uang Rp100 juta yang ingin Baim berikan kepadanya, merupakan sesuatu yang cukup menganggetkan. Karena jumlahnya cukup besar.

" Kenapa dia nyariin aku? Dia mau menyampaikan, dia bilang bahasanya amanat bantuan berupa uang untuk Aisha dan jumlahnya nggak main-main Rp100 juta. Itu menurut aku jumlah yang gede banget Rp100 juta, wow," ucap Denada.

© Dream
4 dari 4 halaman

Hanya saja niat baik Baim, tidak diterima oleh Denada. Bukannya sombong atau tidak membutuhkan uang tersebut. Hanya saja menurut dia, masih banyak orang di luar sana yang lebih membutuhkan bantuan dari Baim.

" Tapi, jujur aku nggak bisa terima Rp100 juta itu dan nggak sampai hati untuk menerima uang itu,"  kata Denada.

Selama ini ia sering mendengar orangtua yang berkeluh kesah mengenai biaya pengobatan kanker, seperti yang dialami Aisah. Denada merasa tak pantas menerima bantuan dari Baim

" Semenjak Aisha didiagnosa Leukemia dan aku banyak berhubungan dengan orangtua-orangtua lain yang anaknya sedang kemoterapi atau anaknya sedang treatment untuk penyakit lain, gila ya ternyata banyak orang-orang yang sedang menjalani perjuangan yang harus complicated dan jauh lebih berat dibandingkan kami,"  kata Denada.

" Jadi aku bilang sama Baim banyak sekali orang-orang yang saat ini jauh lebih butuh. Kalau dibilang apakah saat ini aku butuh? Oh, God knows,"  katanya lagi.

Join Dream.co.id