Muncul Wanita Mengaku Istri, Pablo Benua Dituding Tak Pernah Nafkahi Anaknya

Showbiz | Rabu, 17 Juli 2019 08:24
Muncul Wanita Mengaku Istri, Pablo Benua Dituding Tak Pernah Nafkahi Anaknya

Reporter : Nur Ulfa

Nia April mengaku masih menjadi istri sah Pablo.

Dream - Nia April, seorang wanita yang mengaku sebagai istri pertama Pablo Benua menuding jika suami Rey Utami itu tidak pernah memberikan nafkah untuk kedua anaknya. Nia mengaku pisah rumah dari Pablo sejak tiga tahun yang lalu.

" Tidak ada sama sekali, cuma waktu awal pisah dia pernah ngasih sesekali saja," ujar Nia saat di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa 16 Juli 2019.

Nia mengaku selalu meminta uang untuk kedua anaknya seperti pengemis. Meski sudah merengek dan meminta-minta, pemberian dari Pablo dianggap Nia tidak seberapa.

 Pablo Benua dan Hotman Paris

Foto : Kapanlagi.com

" Kita ngemis dulu ke dia, kita ngejar-ngejar tapi yang dikasih tidak seberapa," imbuhnya.

Saat didesak nominal uang yang telah diberikan Pablo, Nia enggan menyebutkan. Nia hanya menggabarkan jika uang yang diberikan Pablo lebih kecil daripada penghasilannya sebagai sebagai seorang freelance.

" Kalau saya bukan sombong, tapi gaji saya saja lebih besar daripada uang yang dikasih Pablo," tuturnya.

Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Pablo dan Rey Utami terkait pengakuan Nia ini. Tim pengacara Pablo juga belum menanggapi soal pernyataan Nia yang mengaku masih berstatus istri sah Pablo Benua.(Sah)

2 dari 6 halaman

Polisi Resmi Tahan Galih, Rey dan Pablo Benua

Dream - Tiga orang tersangka kasus 'Bau Ikan Asin', Galih Ginanjar, Rey Utami, dan Pablo Benua kini mendekam di penjara. Mereka ditahan beberapa hari setelah penyidik menaikkan status ketiganya menjadi tersangka.

" Para tersangka sudah ditahan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono, Jumat 12 Juli 2019.

Argo mengatakan ketiga tersangka menjalani masa penahanan selama 30 hari ke depan untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

 Galih Ginanjar dan Barbie Kumalasari usai syuting

" Mereka saat ini ada di Dir Tahti (Direktorat Tahanan dan Barang Bukti)," ucap dia.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menerangkan penahanan resmi diberlakukan setelah ketiganya diperiksa 1x24 jam sebagai tersangka.

Ketiganya dijerat Pasal 27 Ayat 1, Ayat 3 Jo Pasal 45 Ayat 1 UU ITE dan Pasal 310, Pasal 311 KUHP dengan ancaman penjara lebih dari 6 tahun.

3 dari 6 halaman

Temuan Mengejutkan Polisi di Rumah Pablo Benua dan Rey Utami

Dream - Penyidik Polda Metro Jaya mengaku tak menemukan barang bukti berupa perlengkapan rekaman milik Rey Utami dan Pablo Putera Benua di kediamannya di Sentul, Jawa Barat. Namun polisi menemukan barang lain yang tak kalah mengejutkan. 

Seperti diketahui, Rey dan Pablo telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus video pencemaran nama baik melalui media sosial. Kasus dengan laporan bernomor LP/3914/7/2019/PMJ/Dit.Reskrimsus ini diajukan oleh Fairuz A Rafiq dan tenar dikenal sebagai kasus Bau Ikan Asin. 

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes (Pol) Agus Yuwono, menyampaikan, penggeledahan dilakukan tadi pagi sekitar pukul 10 setelah pemeriksaan dipastikan selesai pada dini hari tadi. 

 " Kita melakukan penggeledahan di rumah Pablo dan Rey di Sentul Bogor," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Dalam penggeledahan tersebut, Argo mengungkapkan penyidik tak menemukan satupun barang bukti berupa perlengkapan pembuatan konten Youtube seperi kamera, laptop dan flashdisk.

" Hampir semuanya sudah kosong, artinya seperti yang digunakan untuk perekaman sudah tidak ada," imbuhnya.

 

4 dari 6 halaman

Temuan Puluhan STNK, Pablo Benua Diduga Terlibat Kasus Penipuan

Dream - Kediaman Pablo Benua dan Rey Utami yang berada di kawasan Sentul, Bogor digeledah polisi. Penggeledahan terkait laporan konten youtube milik mereka oleh mantan istri Galih Ginanjar, Fairuz A Rafiq.

Dari penggeledahan itu, polisi tidak menemukan barang bukti terkait video Ikan Asin yang viral di sosial media. Tetapi, polisi menemukan puluhan STNK di kediaman Pablo. 

" Kami temukan puluhan STNK. Setelah dicek di Ditkrimum (Direktorat Kriminal Umum) ada laporan penggelapan kendaraan dan penipuan dengan terlapor Pablo," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

Dari hasil pemeriksaan di Ditkrimum itulah, Kata Argo, pada 2017 dan 2018 Pablo pernah pernah dilaporkan. Tuduhannya. dugaan kasus penggelapan kendaraan dan penipuan.

Karena itu saat ini penyidik akan terus menindaklanjuti kasus dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan yang dilakukan suami Rey Utami itu.

" Pablo sebagai terlapor penipuan dan penggelapan tahun 2017 dan 2018. Sekarang dalam proses. Jadi kita masih mengecek semuanya," ungkapnya. (ism) 

 

 

5 dari 6 halaman

Polisi: Youtube Rey dan Pablo Mengandung Unsur Asusila dan Pornografi

Dream - Galih Ginanjar, Pablo Benua dan Rey Utami ditetapkan menjadi tersangka terkait kasus yang dilaporkan Fairuz A Rafiq. Karena itu ketiganya terancam hukuman 6 tahun penjara dan tak cuma dikenakan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), tapi juga KUHP.

" Ancamannya enam tahun, pasal yang disangkakan 27 ayat 1, pasal 27 ayat 3, pasal 45 ayat 1. Kemudian pasal 310,311 KUHP, yang tadinya (hanya) UU ITE sekarang kita kenakan KUHP," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Argo Yuwono saat di Polda Metro Jaya Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juli 2019.

 Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami

Menurut Argo, Rey dan Pablo mengaku secara sadar membuat konten youtube itu untuk disebarluaskan.

" Untuk channel youtube Rey dan Benua mengandung unsur asusila, pencemaran nama baik, dan konten pornografi," jelas Argo.

Sedangkan untuk Galih, lanjut Argo, kepada penyidik mengaku dalam video itu ia sengaja mempermalukan Fairuz A Rafiq.

" Galih Ginanjar saat diwawancara secara sadar menyampaikan jawaban yang mengandung unsur kesusilaan dan pencemaran nama baik," tuturnya. (ism)

6 dari 6 halaman

Momen Saat Rey dan Pablo Masuk Mobil Tahanan

Dream - Rey Utami dan Pablo Benua resmi menjadi tersangka terkait kasus ucapan `ikan asin` yang diunggah di Youtube. Dalam video yang beredar di media sosial, keduanya naik ke dalam mobil tahanan.

Farhat Abbas, kuasa hukum Pablo dan Rey, menjelaskan, pasangan ini menaiki mobil tahanan bukan untuk ditahan.

" Nggak ditahan, mereka bilang mau pemeriksaan kesehatan. Ditanya, mau jalan apa naik mobil? Terus disiapkan mobil," kata Farhat, Kamis, 11 Juli 2019.

Farhat mengatakan, Pablo dan Rey menjalani pemeriksaan di Pusat Kedokteran dan Kesehatan Polda Metro Jaya.

" Periksa kesehatan di Pusdokkes, muter-muter situ aja. Tujuannya ambil gambar di situ (naik mobil tahanan)," kata dia.

Farhat masih menunggu keputusan polisi mengenai penahanan Rey dan Pablo. Mengingat belum ada 1x24 jam setelah pemeriksaan keduanya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

" Belum, ditahan apa nggak tunggu 1x24 jam," ucap dia.

Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival
Join Dream.co.id