Nazar Terakhir Sapri Sebelum Meninggal, Tak Mau Lagi Tinggal Sholat

Showbiz | Selasa, 11 Mei 2021 10:31

Reporter : Nur Ulfa

"Bang Sapri sholat sambil nangis, pas azan Ashar bang Sapri bilang ke dokter..."

Dream - Sebelum meninggal dunia, kondisi komedian Sapri yang menjalani perawatan di ruang ICU sempat stabil. Bahkan Sapri menjalanakan sholat Dzuhur dan Ashar, sebelum kondisinya menjadi kritis.

" Sebelum koma, waktu sholat Dzuhur bilang kayak gini ke dokter 'Dok saya mau solat Dzuhur' akhirnya diwudhin sama dokter. Bang Sapri sholat sambil nangis, pas azan Ashar bang Sapri bilang ke dokter mau sholat Ashar," kata Dolly adik sekaligus manager Sapri di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan, Senin, 10 Mei 2021.

Saat bisa menjalankan sholat Dzuhur dan Ashar, Sapri sempat bernazar meningkatkan ibadahnya lagi setelah dia benar-benar sembuh.

" Setelah salat Ashar dia cerita ke dokter 'Dok saya janji kalau seandainya saya sembuh total, saya bisa pulang ke rumah lagi, saya janji nggak bakal ninggalin sholat, saya bakal sholat lima waktu' sambil nangis dia itu," kata dia.

Setelah bernazar seperti itu, kondisi Sapri drop. Ini terjadi tiga hari sebelum Sapri menjalani operasi.

" Nah di situ dia janji, di Magribnya dia down sama sekali nggak stabil kondisinya, itu tiga hari sebelum operasi," ungkapnya

Nazar Terakhir Sapri Sebelum Meninggal, Tak Mau Lagi Tinggal Sholat
Sapri
2 dari 7 halaman

Detik-detik Terakhir Sebelum Bang Sapri Meninggal

Dream - Setelah berjuang untuk sembuh akibat penyakit gula yang diidpanya, komedian Sapri meninggal dunia pada Senin malam, 10 Mei 2021.

Neneng salah satu pihak management Sapri menceritakan, bang Sapri meninggal usai azan magrib.

" Iya (benar meninggal). Habis azan magrib," kata Bunda Neneng saat dihubungi.

Diketahui memang kondisi Sapri beberapa hari ini cukup mengkhawatirkan, karena dia sempat tak sadarkan diri. Namun kondisi membaik, tetapi hari ini kondisi Sapri kembali drop.

" Lima atau sepuluh menit sebelum magrib dikabarin Dolly bang Sapri kondisinya kritis," katanya lagi.

Diketahui sebelum meninggal dunia malam ini, Sapri sempat menjalani operasi untuk penyakit gula darahnya.

" Iya, baru kemarin operasinya. Tapi (lanjutannya) belum ada lagi," ungkap dia.

3 dari 7 halaman

Diberi Kemudahan

Dream - Setelah sempat siuman setelah kondisinya beberapa hari drop, komedian Sapri meninggal dunia pada Senin malam, 10 Mei 2021. Kabar duka itu diketahui lewat unggahan status whatsapp manger Sapri, Dolly.

" Innnalillahi wa innailihi rajiun. Sapri bin Ahli," bunyi tulisan yang diunggah Dolly.

Para artis yang mengisi acara Pesbukers, yang diwakili Eko Patrio, meminta doa kepada semuanya agar kepergian Sapri diberi kemudahan.

" Sekali lagi kita minta doanya atas kepergian bang Sapri, semua di sini inget dengan pantun bang Sapri," kata Eko Patrio saat siaran langsung Pesbukers.

 sapri© instagram

Katanya seluruh keluarga Pesbukers tidak akan melupakan lawakan Sapri yang selama ini selalu mewarnai program Pesbukers.

" Kita keluarga besar Pesbuker akan selalu mengenang sampai kapanpun," tutur Eko.

Diketahui sebelumnya Sapri dirawat di ICU akibat gula darah yang tinggi, beberapa hari lalu Sapri sudah mengalami tak bisa mengenal orang dan ucapannya sering melantur.

© Dream
4 dari 7 halaman

Perjuangan Hidup Sapri Pantun, Tukang Cuci Mobil, Gali Sumur yang Jadi Komedian

Dream - Berjuang melawan gula darah yang diidapnya, pelawak Sapri menghembuskan napas terakhirnya usai azan magrib pada Senin, 10 Mei 2021. Sebelum menjadi sosok komedian terkenal, pria yang biasa disapa Bang Sapri ini harus meniti karier di dunia hiburan dari nol.

Sosok Sapri dikenal sebagai pelawak yang pintar dengan segala pantun jenaka khas dirinya. Namun sebelum menjadi pelawak terkenal seperti sekarang, ternyata pria kelahiran Bogor ini pernah bekerja menjadi tukang bubur dan tukang bangunan.

" Bang Sapri pernah jualan bubur ayam, kerja bangunan, diajakin orang bikin sumur, apa aja sudah Bang Sapri tekunin," ujar Sapri.

5 dari 7 halaman

Diajak Melawak oleh Denny Cagur

Awal perkenalan Bang Sapri ke dunia lawak pelawak diperoleh ketika dia bekerja dengan grup lawak Cagur. Pria berkepala plontos ini pernah menjadi penjaga kantor Cagur hingga mencuci mobil personel Cagur seperti Wendi dan Denny.

" Pertama ketemu sama temen-temen dari Cagur (Wendi, Denny dan Narji). Bang Sapri kerja di mereka gitu, tungguin kantor, cuci-cuci mobil mereka," kata Sapri.

Hingga akhrinya Sapri diajak bekerja di televisi bersama Denny Cagur. Sapri tak merasa canggung dengan dunia komedi karena dia pernah bermain lenong.

Setelah diajak Denny Cagur tampil di televisi, karier Sapri mulai menanjak. Terutama saat dia menjadi talent di acara Pesbukers. Dari program itulah nama Sapri mulai dikenal dan orang selama ini menjulukinya sebagai sebagai Sapri Pantun. Dengan pantun khasnya yang diawal dengan 'Masak Air biar mateng'.

© Dream
6 dari 7 halaman

Karir Meredup

Namun lambat laun kariernya mulai meredup, dia sudah tak dipakai lagi di Pesbukers, hingga Sapri mengalami krisis ekonomi dan mulai berjualan makanan bersama sang istri.

Kini Sapri sudah tenang berada di sisinya dan segala kebaikan Sapri akan terus dikenang oleh orang-orang sekitarnya.

7 dari 7 halaman

Kisah Menyedihkan Bang Sapri, Jual Maskawin Istri

Dream - Bang Sapri kini telah menjadi komedian kondang. Namun, masa lalunya ternyata cukup pahit. Dia sempat mengalami kesulitan ekonomi.

Sapri mengaku tidak punya cukup uang setelah menikah. Sehingga dia harus menjual maskawin untuk membeli kompor dan televisi.

" Kan pas habis nikah sudah enggak punya apa-apa," kata Sapri dalam acara Okay Bos.

Sapri harus membeli televisi karena sang istri harus pergi ke rumah orangtuanya untuk menonton hiburan. " Kan, saya belum punya. Ke rumah emak, ya, mau nonton TV. Sore balik lagi ke rumah," tambah dia.

 Bang Sapri© Bang Sapri

Pria berkepala pelontos itu juga harus meminjam uang untuk menikah, termasuk ke rentenir. Sebagian utang itu lunas usai menikah. Namun, untuk mengembalikan pinjaman ke renternir hanya mampu membayar bunga Rp150 ribu per bulan.

" Saya jual emasnya maskawin buat beli kompor. Saya pas nikah itu pinjam kemana-mana. Alhamdulillah bisa saya ganti. Yang saya enggak bisa ganti itu pinjam sama seseorang Rp1,5 juta. (Dia) kayak rentenir, gitu. Karena saya belum bisa bayar," kata Bang Sapri.

Dia juga sempat bekerja sebagai tukang gali sumur. Untuk pekerjaan yang diselesaikan tiga hingga empat hari, Sapri mendapat upah Rp 150 ribu.

" Pernah gali sumur mantek, sumur baru yang dipentek, sebelum nikah. Selesainya tiga hari sampai empat hari (upahnya) Rp 150 ribu," kata Bang Sapri.

Sumber : youtube.com/Okay Bos

© Dream
Terkait
Join Dream.co.id