Mayangsari Bongkar Pernikahannya: Aku Tak Pernah Minta Suamiku Ceraikan Istrinya

Showbiz | Sabtu, 6 Maret 2021 10:54
Mayangsari Bongkar Pernikahannya: Aku Tak Pernah Minta Suamiku Ceraikan Istrinya

Reporter : Putu Monik Arindasari

Kali pertama Mayangsari blak-blakan soal pernikahannya dengan Bambang Trihatmojo, pangeran Cendana. Ia menjawab soal dituding sebagai pelakor.

Dream - Mayangsari blak-blakan bercerita soal rumah tangganya dengan Bambang Triatmodjo yang kerap menjadi sorotan publik.

Lewat video di channel YouTube milik Maia Estianty, Mayangsari mengatakan telah menjalin biduk rumah tangga selama hampir 22 tahun lamanya dengan 'Pangeran Cendana'.

" Aku menikah dengan Mas Bambang tahun 2000. Pacarannya tiga tahun sebelumnya. Aku 1997 (pacaran), nikah 2000, punya anak 2005. Menikah secara negara 2011 sampai sekarang, Alhamdulillah," kata Mayangsari.

Diketahui Bambang dan Halimah bercerai pada 2010. Pelantun 'Tiada Lagi' itu tak pernah mimpi menikah dengan orang yang sudah berkeluarga. Dia bahkan tidak pernah merencanakannya. Ibu satu anak ini terima apapun komentar orang karena sudah bagian dari konsekuensinya.

" Tidak pernah aku rencanakan, tidak pernah aku mimpikan bahwa aku itu akan menikah dengan seseorang yang mungkin sudah ada keluarga.Jadi kalau sekarang aku dianggap begini-begono, itu memang sudah konsekuensinya," ujarnya.

 

2 dari 4 halaman

Mayangsari juga menjelaskan jika dia berasal dari keluarga broken home. Dia sangat tahu situasinya jika ada orang ketiga.

" Basic-ku keluarga broken home. Aku adalah product dari keluarga yang broken home. Aku sangat tahu situasinya, Jadi aku memperlakukan keluarga istrinya bapakku seperti apa, jadi aku nggak pernah memaksa siapapun," tutur dia.

Mayang juga buka-bukaan kalau sebenarnya dia tidak pernah meminta Bambang menceraikan istrinya.

" Bahkan aku nggak pernah cerita hanya kepada Maia aku cerita, aku tidak pernah sekalipun minta suamiku menceraikan istrinya," ungkapnya

3 dari 4 halaman

Mayangsari tahu diri makanya dia nggak pernah hadir di acara keluarga besar sang suami. Tapi dia selalu mensupport sang suami untuk bertanggung jawab pada anak-anaknya.

" Makanya aku nggak pernah nongol di setiap acara keluarga suami aku dan anak-anaknya karena aku tau diri, aku tidak ada hak di sana.

Dia justru membebaskan kepada suami menunjukkan tunjukkan bahwa 'njenengan' adalah seorang bapak yang bertanggung jawab.

" Sampe sekarang hubungan suamiku, aku yang justru gini nggak ada istilah bekas anak, justru aku selalu mensupport suami aku jadilah bapak yang bertanggung jawab, karena mereka butuh figur bapak" .

4 dari 4 halaman

Terkait
Join Dream.co.id