Heboh Video TikTok Hana Hanifah di Kantor BIN, Ini Faktanya

Showbiz | Kamis, 16 Juli 2020 17:21
Heboh Video TikTok Hana Hanifah di Kantor BIN, Ini Faktanya

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Arief menduga ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan video Hana Hanifah itu untuk menyudutkan lembaga yang kini dipimpin Jendera Pol (Purn) Budi Gunawan.

Dream - Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu, Arief Poyuono memastikan lokasi pengambilan video skandal Hana Hanifah dengan tiga pria, bukan di Kantor Badan Intelijen Negara (BIN).

“ Itu bukan kantor BIN, tapi di tempat Velox Et Exactus Shooting Klub. Di lapangan tembak Velox, Pejaten,” kata Arief Poyuono, sebagaimana dilansir Pojoksatu.id, Kamis 16 Juli 2020.

Arief Poyuono mengatakan di lokasi tersebut memang terdapat simbol BIN. Simbol itu terlihat jelas dalam video Hana Hanifah yang sedang bergoyang dengan tiga orang pria.

2 dari 5 halaman

Arief menduga ada pihak-pihak yang sengaja memanfaatkan video Hana Hanifah, untuk menyudutkan lembaga yang kini dipimpin Jendera Pol (Purn) Budi Gunawan.

“ Jadi tidak benar Hana Hanifah melakukan goyang TikTok itu di kantor BIN. Ini ada cara-cara untuk mendiskreditkan BIN dengan cara-cara kampungan,” tandas Arief.

Sebelumnya, video TikTok Hana Hanifah sedang berjoget bersama tiga pria viral di media sosial.

Dalam video itu, artis yang terjerat kasus prostitusi itu bergoyang di dalam ruangan yang di belakangnya ada logo bertuliskan Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia.

3 dari 5 halaman

Untuk diketahui, Kepolisian Resor Kota Besar Medan, Sumatera Utara, tengah menyelidiki kasus lain yang melibatkan artis film televisi (FTV) Hana Hanifa. Yakni, terkait dugaan penggunaan surat palsu.

”Dari hasil penyidikan, kami menemukan kasus baru yakni dugaan penggunaan surat palsu,” kata Kapolrestabes Medan, Kombespol Riko Sunarko.


(Sumber: Pojoksatu)

4 dari 5 halaman

TikTok Hana Hanifah di Kantor Berlogo BIN

5 dari 5 halaman

Pengakuan-Pengakuan Baru Hana Hanifah yang Merasa Dijebak

Dream - Hana Hanifah bisa bernapas lega setelah keluar dari tahanan Mapolresta Medan, Sumatera Utara. Selebgram dari artus FTV itu bisa bebas setelah statusnya hanya ditetapkan sebagai saksi dalam kasus dugaan prostitusi online yang sudah menetapkan dua tersangka.

Kuasa Hukum Hana hanafiah, Machi Ahmad yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang usai dari Medan mengatakan kliennya kemungkinan menjadi korban jebakan dari kasus prostitusi online di Medan.

Machi beralasan, kedatangan Hana ke Medan untuk memenuhi permintaan sesi pemotretan dan bukan bekerja melayani pria hidung belang. 

" Kan hanya pekerjaan pemotretan awalnya. Ternyata mungkin dijebak ya. Nggak tahu ya," kata Machi Ahmad menduga-duga.

Disinggung soal transfer Rp20 juta yang dilakukan tersangka R ke rekening Hana Hanafiah, Machi menegaskan uang tersebut adalah pembayaran dari pekerjaan pemotretan yang dilakukan Hana.

" Itu mungkin dari proses pemotretan dan job ya," ungkap dia.

Terkait pernyataannya yang menyebut kasus Hana Hanafiah sebagai jebakan, Machia menyatakan hal tersebut masih terus diselidiki. Untuk saat ini pihaknya hanya bisa memastikan jika status Hana Hanafiah bukan berstatus tersangka melainkan saksi.

" Ya ada kemungkinan (dijebak) dan karena prosesnya sudah berjalan tetap berstatus sebagai saksi," tuturnya.(sah)

Terkait
Join Dream.co.id