Sebut Batik dari Negaranya, Miss World Malaysia 'Diamuk' Warganet

Showbiz | Rabu, 20 Oktober 2021 20:28

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Peserta ajang kecantikan dunia ini mengklaim batik menyimbolkan keberagaman Malaysia.

Dream – Miss World Malaysia 2021, Lavanya Sivaji, belum lama ini diserbu warganet. Pemicunya, Lavanya menyebut batik berasal dari negaranya.

Pada akun Instagramnya, @lavanyasivaji, dia mengunggah foto saat mengenakan gaun dengan motif batik. Motif batiknya ini sepintas terlihat seperti pucuk rebung, yang dalam Bahasa Melayu disebut pucuak rabuang.

Motif pucuk rebung memiliki bentuk segitiga sama kaki dengan pola berderet. Motif ini lazim dijumpai di kawasan rumpun Melayu Indonesia, mulai dari Aceh, Riau, Lampung, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.

" Bagi saya, kain batik menyimbolkan keberagaman orang-orang Malaysia dengan warna, cetakan, dan desain yang beragam. Kini, saya memperlihatan gaun malam untuk Miss World Malaysia 2021 yang terbuat dari kain batik Malaysia,” tulis dia dalam bahasa Inggris.

 

 Miss World Malaysia klaim batik dari negaranya.© Akun Instagram @lavanyasivaji

Sebut Batik dari Negaranya, Miss World Malaysia Diamuk Warganet
Miss World Malaysia 2021, Lavanya Sivaji, Menyebut Batik Berasal Dari Malaysia. (foto: Akun Instagram @lavanyasivaji)
2 dari 2 halaman

Belajar Lagi Yuk

Warganet Indonesia beramai-ramai membanjiri kolom komentar. Mereka menyatakan batik berasal dari Indonesia. Pernyataan itu dipertegas dengan menyebut kata “ batik” berasal dari Bahasa Jawa.

“ Seorang Miss itu harus pintar agar bisa merepresentasikan negaranya dengan baik. Maka, dia harus tahu sejarah dan budaya negaranya, bukan milik negara orang lain. Belajar lagi, yuk, biar pintar,” tulis @bundadorce.pageant.

“ Etimologi, kata ‘batik’ berasal dari bahasa Jawa. Ambathik yang berasal dari kata (amba) artinya lebar dan (nithik) artinya membuat titik. Kata ini kemudian berkembang menjadi istilah dalam bahasa Jawa. Yaitu, melukis gambar di kain yang lebar. Bathikan juga berarti menggambar atau menulis. Istilah batik ini diserap ke bahasa Indonesia dan kata “ batik” menggantikan bunyi “ -th” dengan “ t” karena non Jawa susah mengucapkan istilah ini dengan mudah. Dan juga UNESCO telah mengakuinya. Jadi, saya pikir nggak ada alasan negara lain mengklaim batik dari mereka,” tulis @its.alba.

“ Hahahahaha. Kata batik aja loh berasal dari bahasa Jawa wkwk gimana tuh,” tulis @zzzzkk__.

Terkait
Join Dream.co.id