Irwansyah Dituduh Gelapkan Uang, Ini Kata Shireen Sungkar

Showbiz | Kamis, 24 Oktober 2019 13:23
Irwansyah Dituduh Gelapkan Uang, Ini Kata Shireen Sungkar

Reporter : Amrikh Palupi

Apa kata Shireen Sungkar?.

Dream - Shireen Sungkar enggan mengomentari konflik antara kakak iparnya, Irwansyah, dengan Medina Zein. Dia merasa tidak menjadi bagian dari PT Bandung Berkah Bersama, perusahaan Irwansyah dan Medina Zein.

“ Saya tidak ada di perusahaan itu, jadi saya tidak ngomong apa-apa," ucap Shireen Sungkar ditemui di Kawasan Jakarta Selatan, Rabu 23 Oktober 2019.

Meski begitu, istri Teuku Wisnu itu tetap memberi dukungan dan doa kepada Irwansyah dan sang kakak, Zaskia Sungkar, yang dilaporkan Medina Zein ke polisi dengan tuduhan penggelapan uang.

“ Aku doa saja yang terbaik buat semuanya, buat kedua belah pihak,” kata Shireen.

 Shireen Sungkar

Shireen Sungkar (Dream/ Diah Tama Yanti)

Irwansyah dilaporkan ke Polrestabes Bandung, Jawa Barat, oleh Medina Zein pada Jumat 18 Oktober 2019. Pemain film My Heart ini dituduh menggelapkan uang Rp1,9 miliar milik PT Bandung Berkah Bersama.

Laporan : Diah Tama Yanti

2 dari 9 halaman

Irwansyah Blak-blakan Soal Tuduhan Penggelapan Uang Rp2 Miliar

Dream – Irwansyah menyatakan tidak pernah menggelapkan uang Rp2 miliar milik PT Bandung Berkah Bersama. Uang itu memang ditransfer ke rekening perusahaannya, JCorp, tapi untuk keperluan gerai kue Makuta di Jakarta, anak usaha PT Bandung Berkah Bersama.

Suami Zaskia Sungkar tersebut mengatakan, transfer dana itu dilakukan berdasarkan kesepakatan dalam rapat pemegang saham mayoritas PT Bandung Berkah Bersama. “ Bulan Desember 2017 ada rapat dewan komisaris di Jakarta, di Radio Dalam,” kata Irwansyah saat konferensi pers di Jakarta, Sabtu 19 Oktober 2019.

Rapat dewan komisaris itu diikuti oleh Irwansyah, Zaskia Sungkar, Laudya Cynthia Bella, dan pemegang saham lainnya. Total saham peserta yang hadir dalam rapat Desember 2017 itu sebesar 80 persen. Sementara, Medina Zein, yang memiliki saham 20 persen, berhalangan hadir. “ Karena sedang ada masalah di travel umrohnya,” tutur Irwansyah.

Dalam rapat yang tidak dihadiri oleh Medina Zein itu, pemegang saham mayoritas membahas gerai Makuta di Jakarta. Mereka merasa perlu merekrut karyawan untuk mengurus gerai tersebut. Sehingga, rapat itu menyepakati penambahan karyawan di Jakarta, termasuk gaji karyawan yang ditransfer dari PT Bandung Berkah Bersama ke rekening JCorp.

Irwansyah mengaku siap menjelaskan masalah ini secara rinci di hadapan penyidik. Meski demikian dia menyanyangkan langkah Media Zein yang membawa perkara tersebut ke jalur hukum sebelum membahasnya di internal perusahaan.

“ Kami awalnya tunggu rapat, tapi alasan baru melahirkan enggak bisa rapat di Jakarta. Karena dia di Bandung. Tapi malah konferensi pers,” ucap Irwansyah.

3 dari 9 halaman

Soal Rp40 Juta Masuk ke Irwansyah

Pada kesempatan yang sama, Zaskia Sungkar menjelaskan aliran dana Rp40 juta ke rekening pribadi Irwansyah. Menurut dia, aliran uang tersebut bukanlah penggelapan, karena merupakan gaji Irwansyah sebagai komisaris PT Bandung Berkah Bersama.

“ Aliran masuk di duga ke Irwansyah Rp10 juta sebanyak empat kali, Rp40 juta. Itu bukan permintaan Irwansyah sebagai komisaris,” ujar Zaskia.

Kakak Shireen Sungkar itu menjelaskan, uang yang dikirim ke rekening Irwansyah itu mulanya diperintahkan oleh komisaris lain di perusahaan tersebut sebagai gaji. “ Yang saya bingung, yang memerintahkan itu enggak dilaporin,” ucap dia.

4 dari 9 halaman

Medina Zein Tanggapi Bantahan Irwansyah Soal Penggelapan Dana Perusahaan

Dream - Medina Zein dan suami, Lukman Azhari menanggapi pernyataan Irwansyah dan Zaskia Sungkar yang disampaikan dalam konferensi pers pada Sabtu 19 Oktober di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Menurut Lukman sekaligus pengacara Medina Zein, seharusnya Irwansyah membawa data valid saat menolak tuduhan pihaknya telah melakukan penggelapan dana milik PT Bandung Berkah Bersama mencapai Rp2 miliar.

" Tidak benarnya di mana, sementara sudah ada data-datanya dan sangat disayangkan saudara Irwansyah dan Zaskia Sungkar tidak menunjukkan bukti-bukti yang valid hanya lisan-lisan dan cerita saja. Sangat disayangkan, harusnya seperti yang dilakukan kita kemarin sesuai dengan data jadi semua orang jelas," kata Lukman, dikutip Dream dari akun @igtainment11, Minggu 20 Oktober 2019.

 medina zein dan lukman azhari

Foto : @medinazein

Keduanya, Lukman mengatakan tuduhannya terhadap Irwan sesuai dengan data-data yang dikumpulkan bersama Medina. Dia menegaskan tuduhan tersebut bukan fitnah seperti yang diakui Irwansyah dan Zaskia Sungkar.

" Ada kok aliran dana ini yang aku akumulasi totalnya Rp1,9 miliar. Nih ada yang Rp58 juta, banyak sekali dan perintahnya berbeda-beda. Ada biaya kontribusi, biaya pinjaman, biaya suport dan lain sebagainya," ucapnya sembari menunjukan bukti kertas.

5 dari 9 halaman

Aliran Dana ke Rekening Irwansyah

Selanjutnya, adik kandung Ayu Azhari itu juga menyinggung tentang dana yang mengalir ke rekening Irwansyah. Dalam konferensi pers, Irwansyah menyatakan hal itu tidak benar.

" Beliau (Irwansyah) tidak mengetahui aliran dana yang masuk ke rekening pribadinya, padahal dana yang masuk itu cukup besar juga puluhan juta, masa tidak tahu sih dan beliau statement bahwa dana itu bukan permintaan dia tapi komisaris lain," kata Lukman.

" Siapa komisaris lain itu, ada Medina, Irwansyah pun komisaris. Jangan-jangan Irwansyah sendiri, kita tidak tahu. Makanya harus jelas," imbuhnya.

6 dari 9 halaman

RUPS

Sedangkan pernyataan Zaskia Sungkar yang menyinggung soal Rapat Dewan Komisaris di Desember 2017, Medina menyebut tidak mendapatkan undangan resmi dari Irwan sebagai komisaris.

" Ada Rapat Dewan Komisaris Desember 2017 harus ditunjukkan mana bukti undangannya harus ada undangan resmi. Kita ini badan hukum, bukan warung, PT semuanya diatur dalam Undang-undang Nomor 40/2007. RUPS itu harus ada undangan resmi secara tertulis dan apabila ada kesepakatan harus dituangkan secara tertulis juga dan harus diterima oleh Medina. Dan Medina tidak pernah terima. Dan dokumen-dokumen itu harus dibuktikan. Datanya harus formal tidak sembarangan" kata dia.

Lukman menambahkan UU Nomor 40/2017 mengatur mekanisme RUPS. Salah satunya mengenai pelaksanaan RUPS di lokasi beroperasinya perusahaan.

" RUPS sudah diatur bahwa tempatnya RUPS ini harus sesuai dengan perusahaan tersebut beroperasional. Jadi karena operasionalnya ada di Bandung harus di Bandung dan ada undangan resmi selambat-lambatnya 14 hari sebelum tanggal RUPS, tidak seperti kemarin H-2, itu tidak dibenarkan dan itu via telegram dan soft copy," kata dia.

7 dari 9 halaman

Tentang Somasi

Kemudian Lukman menjelaskan pertanyaan dari pihak Irwansyah yang menyebut tidak ada somasi sebelum melayangkan laporan ke pihak berwajib. Lukman mengatakan Medina berhak melayangkan laporan ke polisi, sementara somasi tidak wajib dibuat jika sudah ada data yang valid.

" Saya jelaskan di sini bahwa somasi itu tidak wajib apabila ada bukti yang cukup unsur tindak pidana, sah-sah saja melaporkan. Toh melaporkan ke pihak berwajib, tidak ke mana-mana. Bukan ke mana-mana, ke pihak berwajib, pihak yang jelas," tuturnya.

8 dari 9 halaman

Lakukan Komunikasi

Sementara, Medina membantah disebut tidak melakukan komunikasi kepada Irwansyah sebelumnya. Dia mengaku sudah menghubungi Irwansyah untuk menjalankan audit dana perusahaan.

Tetapi, Irwansyah tidak memberikan kewenangan kepada karyawan untuk menginput data pada laporan keuangan. 

" Aku juga sudah sempat whatsapp Irwan. Nih isi chat ke Irwan. Ada chat dari karyawan. 'Assalamualaikum ibu mohon maaf data yang sudah disiapkan belum dikasih, belum ada arahan dari pusatnya'. Pokoknya tidak di-acc oleh pusat menurut karyawan," kata Medina menirukan pesan chat dari karyawanya.

Sulit mendapatkan dana perusahaan, Medina menghubungi aktor berusia 34 tahun dan menanyakan laporan karyawannya itu. Tapi, Irwansyah tidak merespon pesan yang dia kirim.

" Saya chat aneh banget minta data kok dihalangi tadi katanya menunggu intruksi anda di akta kan saya komisaris aku bilang. Saya berhak minta transaransi dana laporan keuangan tai cuman di read saja, oke. Ya gitu katanya tadi tidak ada komunikasi. Itu terakhir komunikasi," kata Medina menunjukan bukti chat dengan Irwan.

 

 

9 dari 9 halaman

Singgung Masalah Pribadi

Selain itu, Medina mengaku sedih lantaran dalam konferensi pers Zaskia menyinggung masalah pribadi di antara mereka. Padahal masalah tersebut sudah lama terjadi dan sudah terselesaikan dengan baik.

"Masalah tas kan mereka nitip tas, temanku beli ya kalau tidak sesuai ya sudah, uang dari temanku juga sudah dibalikin, kok dibahas lagi. Itu kan dari zaman aku belum hamil sampai hamil. Jadi asumsi dari orang tas-tas Medina KW, ya ampun," tuturya.

 

 

 

Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id