Kabur Karantina, Rachel Vennya Terancam Hukuman Satu Tahun Penjara

Showbiz | Jumat, 22 Oktober 2021 10:03

Reporter : Amrikh Palupi

Mantan istri Niko Al Hakim ini akan dijerat dua pasal sekaligus yakni tentang UU Wabah Penyakit dan UU Karatina Kesehatan jika terbukti.

Dream - Rachel Vennya mendatangi Polda metro Jaya usai kasus diduga kabur dari karantina di Wisma Atlet mencuat. Rachel ditemani oleh kekasihnya Salim Nauderer tampil mengenakan kemeja putih saat datang ke Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, mantan istri Niko Al Hakim ini akan dijerat dua pasal sekaligus yakni tentang UU Wabah Penyakit dan UU Karatina Kesehatan jika terbukti bersalah.

 Rachel Vennya datangi Polda Metro Jaya© Rachel Vennya datangi Polda Metro Jaya

Foto : Deki Prayoga/Dream

" Dugaan sangkaan pasalnya di Undang-Undang no. 4 tahun 84 tentang wabah penyakit. Kemudian di Undang-Undang no.6 tahun 18 tentang kekarantinaan pasal 93 kalau menyangkut pasal 14," ujar Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, Kamis 21 Oktober 2021.

Menurut Yusri Yunus selebgram dua anak ini terancam satu tahun penjara. " Ancamannya satu tahun penjara," ucap Yusri Yunus.

Kabur Karantina, Rachel Vennya Terancam Hukuman Satu Tahun Penjara
Rachel Vennya Bersama Salim Datangi Polda Metro Jaya (Foto : Deki Prayoga/Dream)
2 dari 6 halaman

Masih Dalam Penyelidikan

 Rachel Vennya dan Salim datangi Polda Metro Jaya© Rachel Vennya dan Salim datangi Polda Metro Jaya

Foto : Deki Prayoga/Dream

Namun Yusri belum bisa menjelaskan secara detail. Pasalnya pihaknya belum bisa memberi keterangan lebih lanjut lantaran Rachel Vennya bersama kekasih dan juga manajernya masih menjalani pemeriksaan polisi.

" Yang bersangkutan sekarang diambil keterangannya. Jadi kita belum bisa sampaikan hasil riksa," tuturnya.

Menurut Yusri, polisi saat ini akan terus mendalami permasalahan ini dengan memanggil dan memeriksa para saksi yang berkaitan dengan kaburnya Rachel Vennya dari karantina.

" Karena ini masih tahap penyelidikan, kita masih memeriksa keterangan saksi-saksi lagi. Selanjutnya setelah pemeriksaan kita akan selesaikan," kata Yusri Yunus.

3 dari 6 halaman

Polda Metro Jaya Periksa Rachel Vennya Hari Ini

Dream - Polda Metro Jaya menjadwalkan memeriksa selebgram Rachel Vennya, Kamis 21 Oktober 2021. Rachel akan diminta memberikan klarifikasi terkait dugaan pelanggaran prosedur kedatangan dari luar negeri.

" Kita jadwalkan pemanggilan untuk RV pada hari Kamis ini," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Yusri Yunus.

Yusri memastikan kasus pelanggaran ini bakal diusut tuntas. Menurut dia, kaburnya Rachel dari karantina usai tiba dari Amerika Serikat bisa menimbulkan bahaya.

Dia pun menyinggung kewajiban karantina bagi semua pelaku perjalanan internasional. Karena wajib, maka ketentuan tersebut harus dipenuhi.

" Wajib karantina 5 hari tapi oleh RV tidak laksanakan, ini yang akan kita proses," kata dia.

Dari perbuatan tersebut, Yusri menegaskan, Rachel telah melanggar Undang-undang Kekarantinaan dan UU Wabah Penyakit. UU tersebut mewajibkan karantina bagi setiap orang baru dari luar negeri untuk tujuan mencegah terjadinya penularan penyakit jika terjadi wabah.

" Jelas ada UU Karantina, ada UU Wabah Penyakit," terang Yusri, dikutip dari Merdeka.com.

4 dari 6 halaman

Tiba di Polda Metro Jaya, Rachel Vennya Diam Seribu Bahasa

Dream - Rachel Vennya, Salim Nauderer, dan managernya, Maulida Khairunnia, tiba di Mapolda Metro Jaya pukul 14.30 WIB. Mereka datang untuk menjalani pemeriksaan kasus karantina saat tiba dari Amerika Serikat.

Rachel dan Salim tampil kompak datang menggunakan kemeja putih. Rachel bungkam, tak mau berkomentar. Mantan istri Niko Al Haakim itu tak menjawab meski hanya ditanya kondisinya.

 rachel© instagram

Rachel dan kekasihnya bergegas masuk ke dalam ruangan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Mereka terus membelah awak media yang mengepung Rachel sejak tiba.

Diketahui sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memanggil rachel serta Salim dan Maulida untuk dimintai keterangan perihal tidak menjalani karantina yang sebagaimana semestinnya usai pulang dari Amerika Serikat.

" Hari Senin kami layangkan surat undangan untuk hari Kamis kami ambil keterangan," kata Yusri.

5 dari 6 halaman

Polisi Juga Panggil Kekasih dan Manager Rachel Vennya

Dream - Ditreskrimum Polda Metro Jaya ternyata tidak hanya memanggil selebgram Rachel Vennya terkait dugaan kabur dari karantina. Ada dua nama lain yang turut dipanggil, yaitu kekasih Rachel, Salim Nauderer, dan sang manajer, Maulida Khairunnisa.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Tubagus Ade Hidayat, membenarkan hal tersebut. Dia menyatakan sebanyak tiga orang dipanggil atas kasus ini.

" Ada tiga orang jadwal hari ini. Iya iya (kekasih dan manager)," ujar Ade.

Menurut Ade, dua nama lain akan dimintai klarifikasi terkait dugaan pelanggaran protokol kedatangan internasional di masa pandemi yang menjerat Rachel. Diketahui, Rachel diduga kabur dari karantina setelah pulang dari Amerika Serikat.

" Rencana (pemeriksaan) hari ini klarifikasi jam 1 (siang)," kata dia.

6 dari 6 halaman

Denny Sumargo Minta Rachel Vennya Ditindak Tegas!

Dream - Denny Sumargo ikut buka suara perihal kasus karantina Rachel Vennya. Sebagai salah satu orang yang ikut perjalanan ke Amerika Serikat bareng Rachel, Denny mengaku kalau Rachel meminta izin untuk pulang lebih dahulu.

Namun untuk tanggal pastinya kapan, Denny kurang mengetahuinya.

" Pas di sana kita pulangnya tidak bareng, aku masih lanjut extend ke Las Vegas dia masih di LA. Kayaknya dia menginfokan pulang duluan karena kangen anaknya," ujar Denny Sumargo dilansir dari kanal YouTube Kapanlagi.com.

Tidak hanya itu saja, alasan Rachel pulang duluan ke Indoensia karena ingin merayakan ulang tahun bersama keluarganya.

" Mau ulang tahunan juga sama keluarganya, cuma tanggal pulangnya aku gak tahu," imbuh dia.

Mengenai kasus Rachel yang sudah diproses secara hukum, Denny Sumargo mendukung. Meski berteman dengan Rachel, ia tidak membenarkan tindakan Rachel yang tidak menjalani karantina usai pulang dari luar negeri.

" Kalau dari kesalahan terbukti, harus ditindak tegas supaya ada pembelajaran semua pihak, supaya nggak ada diskriminasi. Mohon maaf Rachel ya harus ditindak," ujar Denny.

Join Dream.co.id