Heboh Diisukan Pacaran, Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Diancam Dibunuh

Showbiz | Kamis, 9 Juli 2020 15:40
Heboh Diisukan Pacaran, Sherina Munaf dan Baskara Mahendra Diancam Dibunuh

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Tak hanya mendapat komentar dengan kata-kata kasar, kedua sejoli ini bahkan mendapatkan ancaman pembunuhan melalui dm instagram dari akun @m25af.

Dream - Kedekatan Sherina Munaf dan Baskara Mahendra baru-baru ini meninggalkan pengalaman mengerikan. Rajin mengunggah foto kebersamaannya di akun instagram masing-masing, sejoli ini mendapat ancaman pembunuhan dari seorang netizen.

Sejak kabar kedekatan Sherina dan Baskara mencuat banyak respons dari para netizen di sosial media. Tak hanya mendapat komentar dengan kata-kata kasar, kedua sejoli ini juga mendapatkan ancaman pembunuhan melalui pesan langsung (DM) instagram dari akun @m25af.

Geram melihat perlakuan tak menyenangkan, Sherina mengunggah beberapa bukti isi pesan ancaman di fitur insta storiesnya @sherinasinna. Sherina meminta para pengikutnya untuk mereport akun tersebut.

" Akun @m25af beberapa kali men-DM Baskara dengan pesan-pesan ancaman. Mohon bantuan teman-teman untuk report akun ini segera. Sebagai bukti aku akan share pesan-pesan DM dia di stories berikut," tulisnya.

 Bukti Ancaman yang diterima Baskara© Instagram @sherinasinna

 Bukti Ancaman yang diterima Baskara dan Sherina© Instagram @sherinasinna

2 dari 7 halaman

Akun Pengancam Hilang

 Bukti Ancaman yang diterima Baskara© Instagram @sherinasinna

Setelah Sherina memposting bukti-bukti ancaman yang dilakukan, akun @m25af tiba-tiba saja menghilang.

Sherina pun mengucapkan terima kasih kepada para followersnya yang telah membantu untuk report akun tersebut. 

" Pagi buat teman-teman yang tadi udah bantuin report. terima kasih banget dan aku juga dapet beberapa messages dari temen-temen yang bilang bahwa akunnya udah tidak bisa direport, udah hilang. so i guess i've ever reported atau memang akun ini ngilang aja," cerita pelantun Ku Bahagia tersebut lewat Instagram Storiesnya.

3 dari 7 halaman

Akan Bawa ke Ranah Hukum

Dengan tegas Sherina mengungkapkan akan membawa masalah tersebut ke ranah hukum jika ia dan Baskara kembali mendapatkan pesan bernada ancaman.

Sherina juga berpesan bahwa dirinya tak masalah jika terdapat perbedaan pendapat, namun dirinya menyayangkan jika harus sampai melakukan ancaman yang mengerikan. 

" So again, kita sih nggak masalah dengan perbedaan pendapat cuman kalau misalkan sudah ada konteks mengancam seperti ini  akan kita tindak ke polisi untuk next time. So thank you banget untuk bantuannya. Dan untuk orang yang melakukan itu, please don't do that because i will report you, karena aku akan teruskan ke polisi. Thank you," tutupnya.

4 dari 7 halaman

Ragukan Kasiat Kalung Anti Corona, Sherina Munaf Beri Komentar Menohok

Dream- Kementerian Pertanian mengenalkan kalung yang digadang-gadang bisa menangkal virus corona. Kalung itu dibuat dari bahan eucalyptus atau kerap disebut juga pohon kayu putih.

Kalung yang diklaim bisa menangkal corona ini rencananya akan diproduksi secara massal melalui kajian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.

Sayangnya, banyak pihak meragukan temuan inovasi kalung penangkal Covid-19. Penyanyi Sherina Munaf bahkan turut serta menanggapi kehadiran kalung yang diklaim sebagai antivirus corona tersebut.

Melansir Twitter, Sherina Munaf mencuit tanggapannya. Mantan penyanyi cilik itu merasa ragu pada kalung yang terbuat dari tanaman eucalyptus itu.

Ia mempertanyakan kemampuan eucalyptus yang selama ini dikenal untuk melawan nyamuk kini akan digunakan untuk membasmi virus corona. Penyanyi 30 tahun tersebut juga menunggu penjelasan ilmiah dan berharap kalung antivirus dari Kementan bukan hanya takhayul yang diolah menjadi sedemikian rupa.

5 dari 7 halaman

Minta Bukti Ilmiah

Putri dari politisi Triawan Munaf itu kembali memperjelas bahwa covid-19 disebabkan oleh virus bernama SARS-CoV-2, bukan disebabkan oleh nyamuk. Sherina berharap hal ini benar-benar terbukti secara ilmiah, bukan hanya perkara leluhur yang kemudian diolah sedemikian rupa.

" Saya salah. Covid-19 adalah penyakitnya, yang disebabkan oleh Virusnya: SARS-CoV-2. Tapi untuk memperjelas, tetap bukan nyamuk. Ditunggu jurnal ilmiah kalung eucalyptus VS Covid-19 nya. Saya terima kalau saya blunder. Semoga nyawa tidak melayang karena takhayul yang diilmiahkan,” tambah Sherina Munaf.

Pernyataan Sherina dibenarkan oleh sebagian besar warganet. Mereka pun menyuarakan hal yang sama dengan Sherina.

Pertama, enggak ada bukti eucalyptus itu efektif untuk terapi COVID19. Kedua, Kalau pun misalkan eucalyptus itu efektif untuk terapi COVID19, ini sama aja kaya orang kena infeksi bakteri tapi antibiotiknya cuma dikalungin dan enggak diminum,” ulasnya. Pendapat lain muncul dari akun @kr_senda.

6 dari 7 halaman

Belum Teruji Secara Klinis

Sementara itu, beberapa warganet berpendapat hal ini belum teruji secara klinis. Mereka sama ragunya dengan Sherina bahwa kalung tersebut efektif membunuh Corona.

Ia memberi tahu Sherina, “ Penelitiannya baru sebatas molecular docking kak (komputasi).” “ Jadi belum diuji keefektifannya pada hewan dan manusia (uji klinik dan klinik). Jadi kajiannya masih awal/pendahuluaaan bangeet. Tapi sudah dijadikan produk,” imbuhnya.

 sherina munaf© Photo: Instagram/sherinasinna

7 dari 7 halaman

Penjelasan Kalung Anti Corona

Kepala Balitbangtan, Fadjri Djufry, mengatakan bahwa saat ini banyak negara tengah berlomba menemukan antivirus corona. Begitupun Indonesia yang kini mengeluarkan inovasi kalung anti corona dari bahan eucalyptus. Perlu diketahui, minyak eucalyptus sudah menurun digunakan masyarakat yang biasa dikenal melalui kayu putih atau minyak telon.

Kementan sudah melakukan penelitian sejak 30 tahun lalu dalam menguji golongan virus corona seperti influenza, beta corona hingga gamma corona. Dengan begitu dikatakan bahwa eucalyptus bisa membunuh 80-100 persen virus, mulai dari avian influenza hingga virus corona. Kalung anticorona yang dirilis Kementerian Pertanian diklaim dapat membunuh 42 persen virus corona apabila digunakan dalam waktu 15 menit.

Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian juga mengungkap bahwa kalung antivirus berbahan dasar Eucalyptus tidak menjadi satu-satunya produk yang dikeluarkan Kementan. Melainkan roll on dan spray juga masuk dalam deretan produk yang diklaim anticorona ini.

" Jadi ini bisa membunuh, kalau kontak 15 menit dia bisa membunuh 42 persen dari Corona. Kalau dia 30 menit maka dia bisa 80 persen. Ini ada roll-nya. Kalau kita kena iris pisau, berdarah, kasih ini bisa tertutup lukanya," kata Syahrul baru-baru ini.

Selain itu, Kementan juga berencana akan memproduksi massal pada Agustus 2020 mendatang. Sayangnya, banyak publik dan masyarakat meragukan atas temuan produk inovasi kalung penangkal covid-19 yang dikeluarkan Kementan itu.

Join Dream.co.id