'Cuma Kamu' Kolaborasi Anyar Via Vallen dan Rhoma Irama

Showbiz | Senin, 14 September 2020 10:23

Reporter : Dwi Ratih

Jangan lupa tonton musik videonya di YouTube, ya.

Dream - Kolaborasi anyar hadir buat para pecinta musik dangdut tanah air. Kali ini, pasangan Via Vallen dan Raja Dangdut, Rhoma Irama, siap temani Sahabat Dream lewat karya terbaru.

Mereka baru saja merilis single baru pada Jumat, 11 September 2020. Lagu yang dinyanyikan berjudul Cuma Kamu. Tembang ini merupakan lagu lama Rhoma Irama yang dinyanyikan ulang dengan vokal Via Vallen.

" Tepat pukul 17.00 WIB kalian tonton launching lagunya di YouTube dan jangan lupa dikomen dan like, share juga ke teman-teman kalian dan keluarga di rumah, ya," ujar Via Vallen dalam konferensi pers melalui Zoom Jumat, 11 September 2020.

'Cuma Kamu' Kolaborasi Anyar Via Vallen dan Rhoma Irama
Via Vallen & Rhoma Irama
2 dari 6 halaman

Jangan lupa tonton musik videonya

 Via Vallen Rhoma Irama
© KLY

Dalam video tersebut terlihat Via Vallen berdiri di samping Rhoma Irama yang sedang memainkan pianonya dengan syahdu.

Meski usianya yang tak muda lagi, tetapi tak menyurutkan Rhoma untuk terus berkarya. Terbukti sampai hari ini, karya-karyanya masih sangat diminati penggemar yang masih sangat antusias untuk menunggu lagu terbarunya.

" Pokoknya jangan lupa (nonton) Official Musik Video 'Cuma Kamu New Version' tayang hari ini jam 17.00 WIB di kanal YouTube @gp_records," katanya di kesempatan yang sama.

Laporan : Savina Mariska

3 dari 6 halaman

Hadiah Ultah ke-20, Nadin Amizah Rilis Album Perdana

Dream – Tepat di hari ulang tahunnya pada Rabu, 28 Mei 2020 kemarin, penyanyi belia Nadin Amizah genap berusia 20 tahun dengan merilis album perdana Selamat Ulang Tahun sebagai bekal memasuki babak baru dalam kehidupannya.

Album yang indah, menenangkan, dan percaya diri ini berisi 10 lagu dengan untaian lirik yang dirangkai dan ditulis sendiri sepenuhnya oleh Nadin.

 Nadin Amizah
© Nadin Amizah

4 dari 6 halaman

Sedangkan untuk musiknya, penggarapan album ini Nadin dibantu Tarrarin (Svmmerdose), Dissa Kamajaya (Fuzzy, i), Doly Harahap (ex-Temansebangku) dan Ramadhan Zulqi (Syarikat Idola Remaja).Serta proses produksinya dibantuproduser Petra Sihombing, Ferry Nurhayat, Ibnu Dian, Dissa Kamajaya, dan Mikha Angelo.

“ Nama-nama produser ini sama besar perannya dalam mewujudkan dengan akurat visiku yang kadang rumit untuk diterjemahkan tentang musik-musik yang ada di album ini,” ucapNadin lewat keterangannya pada Kamis, 28 Mei 2020 kemarin.

Oleh karena itu, pada akhirnya musik di album perdananya ini mampu hadir persis seperti bayangan nada dan gaya musik yang sebelumnya sudah ada di kepala Nadin.

Tentang kedewasaan

Lewat album ini, Nadin banyak berkontemplasi mengenai kedewasaan, dan juga membuat tribut untuk orang-orang terdekat di hidupnya.

 Nadin Amizah
© Nadin Amizah

“ Album ini tema besarnya adalah tentang kegelisahan, kebingungan, kesoktahuan, kebodohan dan kebahagian yang campur aduk di masa pendewasaan aku. Meskipun saat ini aku masih belum sepenuhnya dewasa, tapi yang jelas hal-hal yang lalu itu kini bisa aku tengok dengan sedikit air mata namun tetap sambil tertawa,” begitu ungkapnya.

Sekadar informasi, Nadinmemulai karirnya sebagai penyanyi di usia yang terbilang belia pada 17 tahun, danlangsung mendapatkan banyak rekognisi dari industri musik. Jadi tidak heran jika proses pendewasaan ini sangat penting baginya.

 

5 dari 6 halaman

Direkam di kamar tidur

Selain itu juga album ini berisi tentang hubungannya dengan keluarganya yang ia sayangi, serta bagaimana Nadin menanggapi berbagai hal-hal yang telah dilalui.

Semuanya dituangkan ke dalam album perdananya yang seluruhnya direkam di kamar tidur (bedroom recording) yang kemudian juga membuat album ini terasa begitu intim dan personal.

 Nadin Amizah
© Nadin Amizah

Badai  pendewasaan muncul dalam berbagai perasaan seperti rasa takut, ketidakpastian dan upaya untuk mengekspresian rasa kepada orang-orang yang paling dekat dengannya semua dituangkan ke dalam album perdananya ini.

Sehingga membuat album Selamat Ulang Tahun ini terdengar sebagai album pendewasaan yang lirih, namun tetap terdengar indah, matang, tenang dan penuh percaya diri. Semua itu hadir dalam balutan musik yang indah melengkapi untaian lirik yang dicurahkan olehnya.

6 dari 6 halaman

Banyak berksplorasi

Dalam album perdananya ini faktor lain yang jadi catatan penting bagi Nadin adalah proses penulisan lirik yang sepenuhnya ia tulis. Serta banyak bereksplorasi di area pendalaman dan teknik bernyanyi yang sebelumnya belum pernah ia coba.

 Nadin Amizah
© Nadin Amizah

“ Di album ini bisa dengan bangga aku bilang kalau begitu banyak banget pengembangan cara menulis dan bernyanyi aku dari sebelumnya. Bila sebelumya ada hal-hal yang takut dicoba karena aku masih merasa teknik bernyanyi dan menulis lirik aku masih terbatas akhirnya bisa ditemukan celahnya. Karena kalau tidak dicoba, maka lagu-lagu aku ngga akan berkembang,” ungkapnya lagi.

Sahabat Dream pun bisa mendengarkan karya-karya Nadin lewat wara digital yang tentunya sudah tidak asing lagi. Selamat menikmati.

Join Dream.co.id