Ustaz Riza Muhammad Pernah Hidup Susah, Cuma Mampu Makan Mi Instan

Showbiz | Selasa, 28 Juni 2022 16:22

Reporter : Nur Ulfa

Kejadian ini terjadi di awal tahun 2000an

Dream - Riza Muhammad pernah mengalami hidup susah sebelum menjadi ustaz. Pada saat itu, suami Indri Giana ini berjualan sendal jepit.

" Saya ingat banget jualan sandal jepit. Penghasilan enggak seberapa," ujar Ustaz Riza Muhammad dalam tayangan Rumpi.

Dia mengaku dalam seminggu hanya mendapat uang Rp50 ribu. Dari hasil penjualan itu, Rp40 ribu diberikan kepada ibunya. " Rp10 ribu buat saya," tambah dia.

Selain itu, Riza Muhammad juga pernah menjadi penyiar radio. Meski demikian, penghasilannya juga terbilang sangat kecil.

 Riza muhammad© Instagram

foto: instagram @ustdzrizmuhammad

" Jadi penyiar radio, digaji Rp45 ribu sebulan waktu itu. Bayangkan, itu tahun 2000. Saya harus bertahan," katanya.

Ustaz Riza Muhammad Pernah Hidup Susah, Cuma Mampu Makan Mi Instan
Ustaz Riza Muhammad
2 dari 5 halaman

Karena hidup dalam keterbatasan ekonomi, Riza Muhammad menjadikan mi instan sebagai menu andalan saban hari.

" Jadi inisiatif beli mie instan dua kardus. Saya makan setiap hari," tuturnya.

 Riza muhammad© Instagram

foto: instagram @ustdzrizmuhammad

Selama berbulan-bulan mengonsumi mi instan, Riza Muhamamd sempat sakit dan ususnya bermasalah.

" Alhasil, dua bulan sakit usus," tutur Ustaz Riza Muhammad.

3 dari 5 halaman

Diancam Putus Listrik Karena Telat Bayar, Ustaz Riza Muhammad: Saya Malu

Dream - Ustaz Riza Muhammad mengalami kejadian kurang menyenangkan. Dia sempat didatangi petugas PLN lantaran menunggak pembayaran listrik sebesar hampir Rp5 juta.

Dia pun berang lantaran mendapat ancaman pemutusan dari petugas tersebut. Padahal, dia baru terlambat membayar lima hari dari batas waktu yang ditetapkan PLN.

" Beberapa kali petugas datang dengan kata-kata kalau tidak dibayar hari ini juga diputus. Itu ancaman bagi saya," kata Riza, dalam cuplikan siaran yang diunggah di Youtube.

Riza menyesalkan perlakuan dari petugas PLN tersebut. Seharusnya, PLN memberikan peringatan dan memberikan waktu toleransi, mengingat saat ini semua orang terkena dampak Covid-19 yang menyebabkan pendapatan menurun drastis.

" Saya telah lima hari, itupun datang kalau tidak bayar hari ini diputus. Itu bukan kalimat yang bijak ya, karena kita warga negara punya hak juga," kata dia.

 

4 dari 5 halaman

Riza juga sempat hampir menuruti ancaman pemutusan tersebut lantaran saking kesalnya. Dia sampai meminta petugas PLN membongkar tiang listrik yang terpasang di halaman rumahnya.

" Ya enggak apa-apa (diputus), tiang listrik itu di dalam rumah saya. Dan itu tanah kekuasaan saya. Kalau memang dicabut hari ini, tiang listrik yang menerangi Barat dan Timur dicabut. Angkat dari halaman saya," kata dia.

Dia tidak peduli lagi dengan ancaman PLN. Meski dia sendiri tidak tahu akan seperti apa ke depan.

" Selanjutnya saya enggak tahu, saya tidak akan berhubungan dengan PLN lagi. Saya malu banget, saya belum pernah begini. Selanjutnya kalau mau putus, ya putus saja daripada ditagih seperti ini. Seperti saya punya utang enggak bayar-bayar, ini tekanan," kata dia.

 

5 dari 5 halaman

Mengetahui Riza yang emosi, sang istri Indri Giani, mencoba menengahi. Dia pun membayar tunggakan tersebut.

" Saya akan bayar, entah uang dari mana, kita lunasi hari ini dan nanti ke depannya kita enggak bakal telat lagi," ucap dia.

Sumber: Pojoksatu

Join Dream.co.id