Before After Makeup Aulia Sarah Jadi Badarawuhi, Banjir Pujian

Showbiz | Kamis, 26 Mei 2022 17:22

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya

Wajah manisnya seketika berubah jadi bersisik seperti ular berwarna hijau yang menyeramkan.

Dream - Film KKN Desa Penari berhasil menjadi film paling laris di Indonesia saat ini. Para pemeran tentu jadi elemen penting dalam film tersebut.

Salah satu karakter kunci dalam film ini adalah Badarawuhi, arwah ratu ular yang menjadi sosok penari. Karakter tersebut dimainkan oleh aktris Aulia Sarah.

 Instagram @whichisteutic© Instagram @whichisteutic

Baru-baru ini terlihat video perubahan Aulia Sarah sebelum dan sesudah menjadi karakter Badarawuhi. Aulia menggunakan body painting agar mirip seperti ular yang dipoleskan ke seluruh wajahnya.

Wajah manisnya seketika berubah. Penampilannya jadi bersisik ular berwarna hijau yang menyeramkan.

 Instagram @whichisteutic© Instagram @whichisteutic

Postingan ini pun sontak mendapat komentar positif dari warganet.

" Aku kaget pas nonton makeup itu aku kira buaya pliss 😭," tulis akun @rahmatinahh_.

" Ga kebayang brp lama make up kaya gituπŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ» kerenn banget sihhπŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»πŸ‘πŸ»," tulis akun @sthree.ar

" Padahal munculnya cuman sepersekian detik ajaa, totalitas πŸ‘πŸ»," komentar @ainunalf.  Videonya bisa dilihat di sini.

Before After Makeup Aulia Sarah Jadi Badarawuhi, Banjir Pujian
Doc KKN Di Desa Penari
3 dari 6 halaman

Klarifikasi Sutradara 'KKN DI DESA PENARI' Soal Honor Figuran Cuma Rp75 Ribu dan Larangan Hapus Makeup

Dream - Tidak hanya pemeran utama, ekstras tentu juga jadi elemen pendukung di tengah kesuksesan film KKN DI DESA PENARI. Bergenre horor, film yang diadaptasi dari cuitan viral di media sosial ini menyabet status sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa.

Namun di balik kesuksesan itu muncul rumor tak sedap terkait honor yang diterima oleh pemain extras sebagai salah satu hantu. Sang pemain ini mengaku hanya mendapat honor untuk perannya sebesar Rp75 ribu.

Menanggapi kabar ini, Awi Suryadi, sutradara film Kkn di Desa Penari ini mengaku tidak pernah mengetahui honor para pemainnya. 

 Instagram Calvin Jeremy© Instagram Calvin Jeremy

" Mengenai bayaran pemain, saya sebagai sutradara tidak mengetahui bayaran Tissa Biani berapa, Megantara berapa, extras berapa," tegasnya.

Namun semenjak isu sumir itu berkembang, Ai sempat mengklarifikasi kabar itu kepada tim casting yang selama ini memang bertanggung jawab terkait honor para pemain termasuk para extras.

" Cuma saya langsung konfirmasi ke bagian casting dan mereka memastikan yang keluar dari kita tidak segitu jumlahnya," kata Awi Suryadi saat sesi Zoom Festival Film Wartawan Indonesia (FFWI) yang Dream kutip dari KapanLagi.com.

4 dari 6 halaman

Diduga Telah Potongan dari Agensi Lokal

Berdasarkan keterangan bagian casting, budget untuk figuran yang dikeluarkan rumah produksi yang membuat film KKN di Desa Penari lebih besar dari inforrmasi yang beredar di media sosial.

Namun ketika nominal yang didapat setiap pemain berbeda, hal itu diduga terjadi lantaran adanya potongan dari agensi lokal yang diajak bekerja sama.

" Karena bekerja sama dengan agensi lokal sana, tentu ada potongan oleh agensi lokal tersebut. Potongan berapa tidak tahu," imbuh Awi Suryadi.

 

5 dari 6 halaman

Tidak Boleh Hapus Makeup Seharian?

Selain soal honor yang hanya Rp75 ribu, extras tersebut mengatakan selama 24 jam tidak boleh menghapus make up seram. Awi Suryadi pun memberikan klarifikasinya kembali.

Menurut Awi pengakuan tersebut tidak benar karena proses syuting yang dijalani dengan menggunakan jasa extras dilakukan di hari terakhir. Para pemain juga hanya dikontrak dari jam sepuluh pagi hingga 10 malam. 

" Jadi total 12 jam. Nggak mungkin lah nggak boleh hapus make up selama 24 jam," tegas sutradara film ini.

6 dari 6 halaman

Fakta Rumah Film KKN di Desa Penari Dijual Rp60 Juta karena Pemilik Ketakutan

Dream - Kesuksesan film KKN di Desa Penari yang mampu meraup lebih dari enam juta penonton didukung oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah lokasi syuting di desa terpencil yang semakin menambah suasana horor film itu.

Lokasi film yang dibintangi oleh aktris Aulia Sarah ini berada di Padukuhan Ngluweng, Kalurahan Ngleri, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. 

Terdapat empat rumah yang dijadikan hunian syuting film, yakni rumah Ngadinah, Ngatimin, Marsono, dan Ngadiyo.

Namun, proses syuting yang dilakukan pada awal 2020 itu tampaknya memberikan kesan berbeda di rumah Ngadiyo. Pasalnya, rumah tersebut kini tengah dijual karena kabarnya suasananya semakin menyeram. Bahkan ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini fakta dijualnya rumah syuting film KKN di Desa Penari.

Join Dream.co.id