Almarhum Nenek Dihina, Begini Reaksi Kaesang Pangarep

Showbiz | Jumat, 27 Maret 2020 16:23
Almarhum Nenek Dihina, Begini Reaksi Kaesang Pangarep

Reporter : Amrikh Palupi

Apa kata Kaesang?

Dream - Duka mendalam sedang dirasakan keluarga besar Presiden RI Joko Widodo atas meninggalnya sang ibu Sujiatmi Notomiharjo, pada Rabu, 25 Maret 2020 kemarin.

Namun di tengah kabar duka itu, masih ada saja netizen justru menyampaikan ujaran kebencian berbau rasisme. Kali ini netizen yang menjadi sorotan yakni pemilik akun akun Facebook Jefsen Satria. 

Akun Facebook atas nama Jefsen Satria mengeluarkan unggahan yang penuh kebencian. Bukan kesedihan melainkan cacian disampaikan akun Jefsen Satria atas meninggalnya ibunda Jokowi.  

Melalui media sosial Twitternya, putra Jokowi, Kaesang Pangarep memberikan respons banyaknya laporan ujaran kebencian itu.

Tapi apa reaksi Kaesang? Pemilik Sang Pisang itu justru tidak marah, dan meminta netizen tidak mempermasalahkan ujaran kebencian tersebut.

Putra bungsu Jokowi itu justru meminta kepada warganet agar mendoakan akun penebar kebencian itu, tetap sehat dan meminta warganet mendoakan almarhumah eyangnya.

 respon kaesang pangarep© respon kaesang pangarep

" Nggak usah dipermasalahin. Doakan saja mas Jefsen tetep sehat selalu. Doakan buat eyang saya yang mendahului kita," kata Kaesang Pangarep dikutip Dream dari akun twitternya, Jumat 27 Maret 2020.

 

2 dari 7 halaman

Respons Warganet

Respon Kaesang mengomentari ujaran kebencian dari akun JS ini mendapatkan pujian dari warganet. Pasalnya Kaesang tidak mempermasalahkan.

" Salut sikap mas @kaesang semoga Eyang mu diterima semua amal perbuatanya disisi Alloh yg maha kuasa,"  tulis akun @jr_kw19.

" @kaesangp Nggak apa mas.. santai aja. Kita sih kayak Putin aja. Mas yang memaafkan, masyarakat yang menghukum. Masing-masing punya bagiannya sendiri-sendiri,"  kata akun @shinesaja.

" @kaesangp mas hatinya terbuat dari apaasiiii,"  kata akun @@netizaynnn.

3 dari 7 halaman

Innalillahi, Ibunda Jokowi Meninggal Dunia

Dream - Kabar duka datang dari keluarga Presiden Joko Widodo. Sang bunda, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia pada Rabu sore hari (25/3/2020).

Sujiatmi menghembuskan napas terakhir di Solo, Jawa Tengah. Almarhumah berpulang di usia 77 tahun.

Kabar menyebar dari pesan berantai di aplikasi obrolan.

" Eyang Notomiharjo, Ibunda Bapak Presiden wafat di Solo pukul 16.45 WIB tadi. Mohon doanya semoga almarhumah husnul khotimah," begitu bunyi pesan yang diterima, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Setelah itu Sekretaris Kabinet Pramono Anung membenarkan kabar duka tersebut melalui sambungan telepon yang diterima Liputan6.com.

4 dari 7 halaman

Mengenang Sujiatmi, Ibunda Jokowi yang Bersahaja

Dream - Kabar duka menyelimuti keluarga besar Presiden Joko Widodo. Sang bunda, Sujiatmi Notomiharjo meninggal dunia pada Rabu petang 25 Maret 2020 di Solo, Jawa Tengah. Almarhumah berpulan di usia 77 tahun. 

Jokowi dikenal sebagai sosok yang kalem, sopan, sederhana, dan pekerja keras tak jauh berbeda dari almarhumah Ibunda Sujiatmi.

Dilansir dari Sahabat Keluarga KemendikbudSujiatmi menceritakan kisah hidup di masa kecilnya yang penuh perjuangan sampai dengan melahirkan dan mendidik seorang anak yang akhirnya menjadi pemimpin bagi rakya Indonesia. 

Gadis Bersahaja

Sosok seorang Jokowi memang tak lepas dari didikan Ibu Sujiatmi, pekerja keras yang membantu suaminya dalam berdagang kayu.

" Saya hanya membantu suami. Suami mencari glondong (kayu), saya di perusahaan. Kakak saya, usaha kayunya jauh lebih besar. Bagi saya yang penting cukup untuk sekolah anak-anak, tidak harus kaya raya,” kata Sujiatmi saat disambangi tim Sahabat Keluarga Kemendikbud di kediamannya kawasan Banjarsari, Solo, November 2016 silam.  

Sujiatmi kecil memang lahir dari keluarga pedagang kayu di Dusun Gumukrejo, Desa Giriroto, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Sujiatmi merupakan perempuan satu-satunya, dari tiga bersaudara putra dari Wirorejo dan Sani, yang dilahirkan pada 15 Februari 1943.

Meski ia satu-satunya anak perempuan, orangtuanya tak membeda-bedakan perlakuannya terhadap anak-anak mereka. Saat kakak lelakinya bersekolah di SD Kismoyo, sekitar 5 kilometer dari rumah, Sujiatmi juga disekolahkan.

5 dari 7 halaman

Sujiatmi Kecil

Kala itu, Sujiatmi kecil adalah satu-satunya siswa perempuan. Teman-temannya di sekolah berasal dari tiga kampung di sekitar sekolah. Jarak yang terbilang jauh itu ditempuh Sujiatmi dengan berjalan kaki, tapi tak jarang juga dengan bersepeda.

 Innalillahi, Ibunda Jokowi Meninggal Dunia© MEN

Ibunda Jokowi, Sujiatmi (Foto: Helmi Fithriansyah/Liputan6.com)

Seperti diungkapkan Sujiatmi dalam buku Saya Sujiatmi, Ibunda Jokowi (2014), karya Kristin Samah dan Fransisca Ria Susanti, Sujiatmi tidak ingat apakah ia bersekolah dengan bersepatu dan berseragam.

Yang ia ingat, rambut hitamnya selalu dikepang dua oleh ibunya. Pelajaran berhitung adalah yang paling ia sukai. Ia selalu merindukan kehadiran gurunya. Ia berusaha menjadi yang pertama mengacungkan jarinya untuk mengerjakan soal-soal hitungan di depan kelas.

Kelak, kemampuan berhitung ini menjadi kelebihan Sujiatmi dalam membantu suaminya membangun usaha.

Sang suami, Widjiatno, adalah kawan sepermainan Mulyono, kakak Sujiatmi, yang tiga tahun lebih tua darinya. Ketika bertemu dengannya, Widjiatno di bangku SMA, sementara ia di SMP. Widjiatno, yang ketika dewasa mengubah nama menjadi Notomiharjo, adalah pemuda yang berparas halus dan bertubuh gagah.

“ Pak Noto itu ganteng sekali,” kata Sujiatmi. Notomiharjo muda tinggal bersama kakek-neneknya di Dusun Klelesan, masih tetangga Gumukrejo. Orangtua Notomiharjo tinggal di Desa Kranggan, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, sekitar 25 km dari Boyolali.

Keluarga besarnya Lurah Desa Kranggan. Bapaknya, pakdenya, juga kakeknya pernah memimpin Desa Kranggan. Sujiatmi dan Widjiatno menikah di usia muda, pada 23 Agustus 1959.

Kala itu Sujiatmi berusia 16 tahun, sedangkan Widjiatno berumur 19 tahun. Keduanya belum lulus sekolah. Namun di masa itu, wanita berusia 16 tahun, sudah jamak menikah. Banyak pula, kawan-kawan Sujiatmi yang lebih belia sudah menikah lebih dulu.

6 dari 7 halaman

Kunci Mendidik Jokowi

Pembawaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kalem, sopan, santun, sederhana, dan pekerja keras itu rupanya tidak jauh-jauh dari sosok sang ibunda, Sujiatmi Notomiharjo.

 Ibunda Jokowi, Sujiatmi© Ibunda Jokowi, Sujiatmi (Foto: Helmi Fithriansyah/Liputan6.com)

Ibunda Jokowi, Sujiatmi (Foto: Helmi Fithriansyah/Liputan6.com)

 

”Yang penting, mendidik anak itu harus jujur di segala bidang. Ojo milik punya orang lain yang bukan hakmu. Dari kecil, anak-anak saya didik yang bukan hakmu jangan kamu ambil. Jangan seneng punya orang lain,” kata Sujiatmi kepada Sahabat Keluarga, kala ditanya apa resepnya dalam mendidik anak-anak.

Sahabat Keluarga menyambangi rumahnya di kawasan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, awal November 2016 lalu. Rumah yang bersahaja, untuk ukuran kediaman orangtua Presiden.

Sambutan hangat menjadi terasa istimewa dalam pertemuan sekitar dua jam. Menurut Sujiatmi, 73 tahun, kejujuran dan ojo milik (tidak tergiur memiliki) menjadi yang utama yang ditekankan Ibu Sujiatmi dan almarhum Notomiharjo kepada anak-anaknya.

Dari pernikahan bahagia mereka, lahir Jokowi, 55 tahun, anak sulung, dan adik-adiknya, Iit Sriyantini (52 tahun), Idayati (50 tahun), dan Titik Ritawati (48 tahun). Pendidikan budi pekerti, kesederhanaan hidup, kerendahan hati, menjadi pembentuk karakter Jokowi dan adik-adiknya.

Kepada Jokowi, yang sama sekali tidak diduganya akan menjadi pejabat tinggi, Ibu Sujiatmi selalu berpesan untuk selalu amanah.

”Saya cuma mengingatkan saja. Kamu bukan hanya milik keluarga, sekarang sudah punya bangsa Indonesia,” katanya.

”Sepuluh tahun kok naik pangkat tiga kali. Kamu harus bersyukur jangan menggak-menggok (belak belok), lurus saja. Jangan aneh-aneh diberi amanah sama rakyat, sama Allah. Dijalankan dengan baik.”. (Sumber: Sahabat Keluarga Kemendikbud )

7 dari 7 halaman

'Ibu, Mohon Maaf...'

Berikut pernyataan Presiden Jokowi saat Hari Ibu 22 Desember 2018 lalu: 

 

(Sumber: Instagram @jokowi)

Join Dream.co.id