Sebelum Ajal, Pedangdut `Duo Sabun Colek` Sebut Nama Syahrini

Showbiz | Senin, 26 Oktober 2015 14:27
Sebelum Ajal, Pedangdut `Duo Sabun Colek` Sebut Nama Syahrini

Reporter : Ismoko Widjaya

Windy yang tergabung dalam Duo Sabun Colek berpulang di usia relatif muda, yakni 21 tahun, karena penyakit kelenjar getah bening.

Dream - Dunia dangdut Tanah Air kembali berduka. Setelah meninggalnya pelantun 'Pacar Lima Langkah', Iceu Wong, kini pedangdut muda Windy Septia juga berpulang, pekan lalu. Windy yang tergabung dalam `Duo Sabun Colek` berpulang di usia relatif muda, yakni 21 tahun, karena penyakit kelenjar getah bening.   

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Windi sempat mencurahkan isi hatinya kepada sang manajer, Feby Sujana. Dalam curahan hatinya itu, Windi ingin karier penyanyinya sukses Syahrini.

Feby dalam akun Facebook menyampaikan keinginan terakhir Windi.

" Tante...eneng mau spt Syahrini bisa gak tante," tulis Feby.

Kepada Feby, Windi juga bercerita perasaannya setelah menjadi artis. Ia sangat menikmati kehidupannya sebagai artis.

" Tante eneng bahagia dan seneng banget bisa keluar negeri naik first class, tante eneng bingung antara karier dan keluarga. Tante, eneng capek ingin istirahat," imbuh Feby mengutip perkataan Windy.

Windi sempat bolak-balik masuk rumah sakit karena penyakit yang dideritanya itu sejak Februari lalu, ketika sedang hamil anaknya. Windy wafat Jumat 23 Oktober 2015 di Rumah Sakit Advant Bandung.  (Ism) 

 

Klik halaman berikutnya.. 

2 dari 6 halaman

`Menanti` Jenazah Olga, Tanah Makam Keluarkan Aroma Wangi

`Menanti` Jenazah Olga, Tanah Makam Keluarkan Aroma Wangi

Dream - Komedian legendaris Yoga Syahputra atau yang karib disapa Olga Syahputra berpulang di usia muda 32 tahun pada Jumat 27 Maret 2015 di Singapura. Olga yang dikenal banyak menyenangkan orang dan memberi sumbangan itu meninggal di hari baik.

Di Tanah Air, keluarga melakukan segala persiapan untuk menyambut kedatangan jenazah. Termasuk menyiapkan tempat peristirahatan terakhir Olga, liang lahat.

Lokasi yang dipilih Tempat Pemakaman Umum Pondok Kelapa, Jakarta Timur. Saat melakukan persiapan liang lahat itulah terjadi peristiwa menakjubkan. Peristiwa itu dikicaukan oleh asisten adik Olga, Billy Syahputra melaui akun twitter @abangbilly.

" Tadi pass digali tanah kuburan'a alm. Olga udah wangi banget SUBHANALLAH #RIPOlgaSyahputra #asisten,"  tulis asisten Billy Syahputra pada Sabtu 28 Maret lalu.

Sebelumnya juga disampaikan bahwa selama 10 jam lebih perjalanan dari Singapura ke Jakarta, kondisi jenazah Olga juga tidak kaku. " Mungkin inilah keagungan Allah. Selama 10 jam lebih jenazah enggak kaku," tulis asisten Billy dalam akun Twitter-nya, @abangbily. (Ism) 

3 dari 6 halaman

Detik-detik Meninggalnya Pelantun `Pacar Lima Langkah`

Detik-detik Meninggalnya Pelantun `Pacar Lima Langkah`

Dream - Dunia hiburan Tanah Air tengah berduka setelah penyanyi dangdut Iceu Srimulyati alias Iceu Wong meninggal dunia akibat kanker payudara, Rabu subuh kemarin.

Iceu sudah berjuang melawan kanker payudara sejak setahun lalu. Sebelum menghembuskan nafas terakhir, Iceu sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit sejak Selasa lalu.

Menurut sang manajer, Kang Hazee, malam sebelum kepergiannya, Iceu masih yakin berjuang melawan penyakitnya. Wanita kelahiran Bandung, 29 Agustus 1984 itu bahkan masih sempat bercanda dan ngobrol seperi biasanya.

Iceu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rancaekek, Bandung. Iceu pergi meninggalkan suaminya, Gesit dan seorang putri bernama Sabrina Vaniya Octaviyani.

Kariernya di blantika musik dangdut dimulai sejak tahun 2008 dan menelurkan hits semisal Pacar Lima Langkah, Burung Saya, Woles Aja dan Kamu Kok Gitu Sih.

4 dari 6 halaman

Cerita Isa `Bajaj` Saat Jenazah Olga Dimandikan

Cerita Isa `Bajaj` Saat Jenazah Olga Dimandikan

Dream - Ribuan penggemar, kerabat, dan mereka yang tak dikenal tumpah di pemakaman legenda muda komedian Olga Syahputra. Termasuk pelawak Isa Wahyu Prastantyo alias Isa 'Bajaj'.

Meski tak pernah satu layar dan panggung dengan Olga, Isa mengagumi Olga. Apalagi keduanya terhitung tetangga. Mertua Isa, hanya berjarak empat rumah dari kediaman Olga di Duren Sawit, Jakarta Timur.

Saat jenazah Olga tiba dari Singapura, lautan manusia tumpah di Duren Sawit. Sebagai tetangga, Isa turut menyambut kedatangan jenazah di Bandara Soekarno-Hatta sampai ke rumah duka. Dari situlah, Isa mengaku 'terjebak' di lautan manusia sehingga tidak bisa lepas dan menjauh dari keranda yang membawa komedian berusia 32 tahun itu.

Dari mulai membawa keranda di bandara, ke rumah duka, memandikan sampai menuju bibir liang lahat. Isa tak melewati sedetikpun prosesi pemakaman yang dihadiri sejuta pasang mata itu. Termasuk saat proses memandikan jenazah, Isa pun melihat kondisi fisik terakhir Olga.

" Saya membantu melepaskan jas dan sepatunya, waktu itu masih berada di dalam peti," cerita Isa saat berbincang dengan Dream.co.id, Senin 30 Maret 2015.

Saat diterbangkan dari RS Mount Elizabeth Singapura, jenazah Olga memang tidak dikafani. Olga diberi busana jas dan sepatu kemudian dibaringkan di dalam peti.

Saat jenazah tiba di Tanah Air, semua pakaian di jenazah dilucuti, dimandikan dan dikafani. Tak sedetikpun Isa melewati semua proses itu.

" Saat itu saya melihat untuk terakhir kalinya. Wajahnya senyum, seperti terlihat Olga bahagia dan tenang. Badannya juga gagah, lebih gemuk dan rambutnya tebal. Tidak terlihat dia itu sakit, lebih fresh," ungkapnya. 

5 dari 6 halaman

Shireen Sungkar Berduka, Ustazah Lutfiah Wafat

Shireen Sungkar Berduka, Ustazah Lutfiah Wafat

Dream - Kabar duka datang dari keluarga Shireen dan Zaskia Sungkar. Sang tante, Ustazah Luthfiah Ali Sungkar, wanita kelahiran Solo 12 Juli 1947 itu telah tutup usia hari ini Rabu 21 Oktober 2015.

Kabar duka ini disampaikan Shireen Sungkar yang juga keponakan dari ustazah yang kerap menghiasi  layar kaca itu. Shireen mengatakan sosok Almarhumah telah mengajarkan banyak hal untuknya.

" Innalillahi Wainna Illahi Rojiun. Tante luthfiah sayang terimakasi selalu mengajarkan banyak hal untuk kita semua, mohon dimaafkan segala kesalahannya ,smoga diampunkan segala dosanya dan diterima di sisi Allah,"  tulis Shireen.

Setelah dikonfirmasi, pihak Shireen membenarkan hal itu. " Tepatnya jam berapa saya kurang paham, tetapi benar Almarhum meninggal siang ini. Shireen akan segera datang nyelawat ke rumahnya. Nanti Insya Allah akan dikabarkan lagi," ungkap Yanna, assisten Shireen lewat pesan singkatnya.

Ungkapan belasungkawa dan doa pun membanjiri akun instagram Shireen." Inalillahiwainailaihirojiun. Semoga khusnul khotimah,, semoga amal ibadah nya diterima Allah, dan diterangkan kuburnya. Aamiin,"  ungkap netizen.

Seperti diketahui Almarhumah beberapa kali mengisi acara rohani islam di stasiun televisi seperti `Renungan Ramadan` dan `Embun Pagi`. Kakak dari Mark Sungkar ini pernah meraih penghargaan Asean Moeslem Award 2004, institusi yang memiliki kepedulian dan perhatian yang tinggi terhadap prestasi muslim.

Almarhumah meninggalkan lima anak yakni Riza Hasan, Sylvia Hasan, Helmi Hasan, Deana Hasan dan Naufal Hasan. Semoga khusnul khotimah. Amin. (Ism) 

6 dari 6 halaman

Ahmad Dhani Berduka

Ahmad Dhani Berduka

 

Dream - Kabar duka kembali datang dari keluarga besar Republik Cinta Manajemen (RCM). Irwan Setyabudhi, yang merupakan manager dari grup band Dewa19, Triad dan ALG menghembuskan napas terakhirnya pada Senin, 27 Juli 2015.

Ahmad Dhani, sebagai bos dari RCM terlihat sangat kehilangan dengan kepergian lelaki asal Surabaya tersebut. Hal itu terlihat dari akun sosial medianya yang mengabarkan tentang kepergian Iwan. Baik di akun Instagram ataupun Twitter, semalam Dhani menggugah foto lelaki yang akrab disapa Iwan nduth ini.

Disertai dengan keterangan " Rest in Peace, Mr. Irwan Setyo Budhi. (Iwan Nduth) manager Dewa 19/T.R.I.A.D/Lucky Laki/Al Ghazali/ Ahmad Brother/MAHADEWa.

Beberapa dari orang terdekat pun ikut memberi ucapan duka untuk pria yang dikenal jahil semasa hidupnya. Kemudian, lewat keterangan resmi yang diberikan pihak managemen RCM bahwa jenazah Iwan disemayamkan dan disalatkan di rumah Dhani. Sebelum dimakamkan hari ini di kota asalnya Surabaya.

Selain itu nampak juga ketiga anak Dhani, Al, El dan Dul yang turut memberi ucapan belasungkawa. Disertai dengan ucapan rasa terimakasih mereka, atas jasa Iwan dalam membesarkan perusahaan orangtuanya. Mereka juga terlihat ikut menshalatkan jenasah Iwan di barisan paling depan. (Ism) 

Terkait
Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya
Join Dream.co.id